Rabu, 15 Juli 2015

MEMBUAT BLDC SEPEDA LISTRIK BERKECEPATAN TINGGI.



MODIFIKASI BLDC DENGAN ELECTRIC TRANSMISI


  Ide kreatifitas ini muncul setelah Tim mobil listrik UNY di awal tahun 2011 berhasil menemukan logika hall sensor untuk membalikkan putaran BLDC. Sistem electric transmisi ini dirancang untuk mendapatkan putaran awal BLDC yang hi torsi, namun juga memiliki speed yang bagus di rpm tinggi. Mengingat juga di regulasi Kompetisi tidak diijinkan mengganti susunan gear ratio.

         
            Sistem yang digukanan dikala itu adalah sistem pengajuan timing hall sensor, dimana pola no 1 diganti menjadi pola nomor 6. Seperti pada tabel berikut. Prinsip kerjanya sama persis dengan timing pengapian busi pada motor bakar. Semakin tinggi rpm maka pengapian akan dimajukan.


            Maka dari itu untuk menghasilkan output pada 3 phase motor yang diharapkan maka input pada hall sensor harus diubah menjadi:


            Nah disini kita merekayasa logika bagaimana agar nilai 1-0-0 dapat berubah menjadi 1-0-1 , 1-1-0 berubah menjadi 1-0-0, dan seterusnya?. Diwaktu itu tim riset menggunakan microcontroller Atmega 8. Cara kerjanya adalah mengumpamakan logika input sebagai biner lalu merubahnya dahulu ke mode decimal lalu dikembalikan lagi ke biner sebagai output. Selebihnya dapat dilihat pada tabel berikut:


            Dalam tabel tersebut dapat dilihat digit decimal 4 diubah menjadi 5, 6 menjadi 4, 2 menjadi 6 dan seterusnya. Digit decimal  0, dan 7 ditiadakan.
            Sistem tersebut dipasangkan sebuah relay switch untuk memindahkan transmisinya. Ketika putaran rendah menggunakan normal mode, dan ketika putaran tinggi menggunakan mode maju  1 pola. Proses tersebut sama persis seperti sebuah sepeda motor berganti gigi presneling. Trotle gas saat ganti gigi pun harus dikurangi dahulu seperti halnya sepeda motor (karena kalau langsung terjadi hentakan mendadak)
Dan hasilnya adalah demikian:

Pada detik ke 19 adalah saat pindah gigi transmisinya:

Putaran motor yang dihasilkan lebih dari 1200rpm atau skitar 90km/jam apabila dalam kondisi berjalan.
            Namun putaran dengan maju 1 pola tersebut masih dirasa terlalu jauh rationya. Seperti dari gigi prosneling 1 langsung menuju prosneling 4. Maka dari itu untuk memperapat ratio disini melakukan pemasangan hall sensor baru yang bertujuan “maju setengah pola”. 3 buah hall sensor baru cukup diletakkan beberapa mili meter di depan (depan dari arah putaran) hall sensor yang sebelumnya.
 Pembuatan dudukan hall sensor baru.

            WARNING:: Hasil riset tersebut hanya merupakan hasil riset eksperimen untuk menambah ilmu pengetahuan saja. Saat kompetisi KMLI 2011 ternyata diijinkan mengganti gear ratio sprocket, sehingga belum teruji langsung efek electric transmisi tersebut. Untuk aplikasi keseharian alangkah baiknya jangan menggunakan teknologi modifikasi utak atik sendiri yang tidak standart. Karena sesuatu yang di luar standar akan memiliki banyak kelemahan dan malah bisa timbul kerusakan. Saran dari kami apabila menginginkan speed yang lebih cepat bisa menggunakan motor yang sudah dirancang untuk hi speed. Karena kecepatan rpm adalah karakter yang sudah melekat pada motor itu sendiri (statement dari kellycontroller).  

Semoga Bermanfaat,




2 comments:

  1. Hebat terus dikembangkan kang
    khususnya dlm hal Kwalitas

    BalasHapus
    Balasan
    1. trims gan..
      kreativitas dan inovasi selalu dikembangkan,,,

      Hapus