Jumat, 02 Mei 2014

FOTOGRAFI SEDERHANA DENGAN CAMERA POCKET NON SLR, UNTUK PEMULA

Teknik Fotografi Sederhana Menggunakan Camera Biasa
Pocket camera, Non SLR


               Fotografi adalah sebuah keindahan seni visual, dimana dalam, sebuah foto terdapat suatu pesan dan makna yang disampaiakan. Kesempatan kali ini akan mengulas tentang fotografi sederhana untuk pemula menggunakan camera pocket non SLR. Tidak selamanya kamera digital pocket biasa kalah dengan SLR, optimalisai penggunaan kamera sederhana hasilnya juga tidak kalah keren dengan SLR.



1.    Tips memilih objek fotografi
         Dalam fotografi terdapat 2 buah objek, yaitu objek dekat dan objek background. Objek dekat contohnya seperti manusia yang difoto, benda, hewan, dll. Sedangkan objek jauh / background contohnya seperti pemandangan alam, laut, bangunan, atau benda latar belakang lainnya. Fotografi yang bagus adalah yang memiliki nilai seni yang bagus pada kedua objek tersebut, yang difoto ya bagus, background pun juga bagus. Maka dari itu berikut adalah hal yang perlu diperhatikan:

a.    Perhatikan intensitas cahaya
         Fotografi sangat erat kaitannya dengan cahaya. Nuansa fotografi yang bagus dan mudah diambil gambarnya adalah cahaya matahari cerah di pagi hari. Namun bukan berarti keindahan cahaya berada di pagi hari saja, suasana sore / senja, atau malam juga tidak kalah menariknya meski membutuhkan teknik untuk mendapatkannya. Karena mata lensa kamera tidak sebagus mata manusia memandang, jadi belum tentu apa yang indah dimata manusia akan indah dimata camera.
         Untuk kamera pocket teknik sederhana menyesuaiakan cahaya adalah sebagai berikut:
Ø  Cahaya sangat terang (matahari siang hari, matahari pantai)
         Dalam kondisi seperti ini paling banyak variasi fotografi antara lain: zoom jarak jauh, teknik pendekatan bacground, foto melayang, dll
         Hal yang perlu diperhatikan dalam kondisi ini adalah: bayangan cahaya matahari (jangan sampai yang memfoto terlihat bayangannya atau ketika objek pakai topi/jilbab jangan sampai mukanya kena bayangan), gunakan flash ketika objek membelakangi cahaya, jika melakukan zoom pastikan objek tidak terhalangi bayangan cahaya matahari.

berikut adalah contoh shot pada suasana terang namun terdapat sebuah kesalahan.

background dan pencahayaan sudah bagus, Namun objek belum optimal

Ø  Cahaya terang (suasana, pagi, sore, siang berawan)
Ini adalah kondisi yang normal untuk fotografi, berbagai macam shot dapat dilakukan dari close up sampai wide lanscape dapat diperoleh gambar yang bagus. Kondisi ini paling mudah dan hasil bagus untuk variasi fotografi menggunakan kamera pocket



Ø  Cahaya normal (indor / di dalam ruangan, cahaya lampu)
         Suasana ini hanya cocok untuk foto close up saja, yaitu jarak camera dengan objek yang dekat (antara 1 sampai 5 meter). Kurang efisien untuk zoom jarak jauh mengingat cahaya kurang.
         Hal yang perlu diperhatikan adalah: gunakan single flash dan red eye redution flash ketika ingin memfoto objek saja tanpa memperhatikan background, gunakan double flash ketika ingin memfoto objek dan backgroud (dalam penggunaan double flash kondisi tangan ketika shot tidak boleh goyang), Gunakan fitur tanpa flash ketika objek yang difoto adalah benda-benda saja dan jaraknya agak jauh. Atau bisa juga menggunakan mode "museum"

Ø  Cahaya redup (suasana malam lampu kota, senja, sunrise, sunset) dan suasana minim cahaya (malam hari, pemandangan malam)

Suasana sunrise

         Ini baru memerlukan teknik. Berikut adalah hal yang perlu diperhatikan untuk memfoto dengan kondisi cahaya matahari yang redup.
ü  Dilarang menggunakan single flash, sudah pasti bacground akan terlihat gelap
ü  Turunkan nilai brightness (tujuannya agar meningkatkan kecepatan cahaya shoot). Mengenai hasil agak gelap nanti bisa dicerahkan kembali di photoshop :-D
ü  Gunakan tripot / kamera ditaruh lalu menggunakan timer untuk mengambil objek jarak jauh (hal ini bertujuan menghindari shot yang bergoyang)
ü  Perhatikan polusi cahaya (karena semburat cahaya akan tertangkan oleh mata kamera)
ü  Gunakan mode double flash ketika ingin mengambil objek jarak dekat dan jauh dalam waktu bersamaan


b.    Perhatikan nilai seni, keindahan, dan keunikan objek
Tentu saja, sudah pasti apalah fungsi kita mengambil gambar kalau objeknya hanya sesuatu yang biasa-biasa saja. Maka dari itu pilihlah tempat dengan sudut pandang keindahan yang layak untuk diabadikan. 

c.    Posisi objek, gradasi warna dan posisi pengambilan gambar
Warna sangat erat kaitannya dengan fotografi,
Lebih detail mengenai opsi ini akan dikupas pada poin 2 dan 3 betikut:

2.    Teknik wide
a.    Teknik fotografi wide landscape
Paling mudah dalam mode landscape adalah memfoto satu objek jauh saja, yaitu memfoto pemandangan luas. Apabila terdapat 2 objek dekat dan jauh maka perpaduan warna objek yang difoto dan warna bacground sangat penting dalam teknik ini. Warna yang bagus adalah yang saling kontras antar kedua objek tersebut. Posisi objek depan dan belakang juga harus tepat.

Contoh posisi yang kurang tepat:
Objek depan gambar diatas adalah kapal, dan objek jauh adalah pemandangan gunung, Masih terjadi "ngambang" antara air dan langit dalam shot diatas. Objek depan juga terkesan menutupi objek belakang.

Contoh foto lanscape yang benar:


b.    Teknik selective shot
Ini merupakan teknik sederhana optimalisasi zoom.
Perhatikan gambar berikut:
tanpa selektive shot:

Gambar diatas terlihat biasa-biasa saja, Namun Dengan menggunakan selective shot dan kita fokus pada target maka dihasilkan gambar:



Alangkah baiknya zoom menggunakan optical zoom, jangan menggunakan digital zoom, lebih baik menggunakan mode crop daripada digital zoom.

c.    Teknik pendekatan bacground / memperbesar background
Yang dibutuhkan dalam teknik ini adalah: intensitas cahaya yang cukup, terdapat 2 objek yaitu objek dekat dan jauh, objek dekat berjarak minimal 10 meter dari kamera, dan objek jauh berjarak minimal 100m dari objek depan/dekat, dan yang terpenting adalah maksimum zoom pada camera

berikut contoh shot model wide landscape, tanpa pendekatan backgound: Perhatikan latar belakang gunung yang berjarak jauh di belakang objek.

dengan metode pendekatan background seolah gunung di belakang terasa dekat, namun objek depan tetap menjadi fokus utama.


d.    Teknik backlight
Teknik ini digunakan ketika objek membelakangi cahaya terang, gunaka mode single flash, jarak camera dengan objek dekat jangan lebih dari 4 meter. Teknik ini alangkah baiknya digunakan apabila terpaksa saja, smisal: tempat yang bagus cuma disitu saja, atau ada cahaya pengganggu di latar background.

e.    Teknik cahaya rendah
Seperti yang telah dikupas diatas:
ü  Dilarang menggunakan single flash, sudah pasti bacground akan terlihat gelap
ü  Perhatikan polusi cahaya (karena semburat cahaya akan tertangkap oleh mata kamera)
ü  Turunkan nilai brightness ketika banyak polusi sumber cahaya (tujuannya agar meningkatkan kecepatan cahaya shoot). Mengenai hasil agak gelap nanti bisa dicerahkan kembali di photoshop :-D , yang penting cahaya-cahaya pengganggu bisa diredupkan
ü   Naikkan nilai brightness ketika suasana bersih dari polusi cahaya, misal: di alam. Gunakan tripot / kamera ditaruh lalu menggunakan timer untuk mengambil objek jarak jauh (hal ini bertujuan menghindari shot yang bergoyang)
ü  Gunakan mode double flash ketika ingin mengambil objek jarak dekat dan jauh jalan tangah hasil optimal di keduanya 

Ketika menggunakan brightness normal (gambar jadi blur karena efek polusi cahaya)

Ketika menurunkan brightness di -2, gambar lebih jernih

Ketika menggunakan tripot dan timer


3.    Teknik close up
a.    Makro / fokus dekat
Berikut yang perlu diperhatikan dalam foto close up makro:
Ø  Pilih mode makro pada menu camera
Ø  Warna objek kontras dengan warna background, dan jarak background jangan terlalu dekat dengan objek
Ø  Apabila warna objek hampir sama dengan background, maka jarak antara lensa dengan objek jangan terlalu jauh, 3cm sampai 10cm
Ø  Intensitas cahaya cukup (antara 1/125 sampai 1/500)

contoh makro dengan background kontras:

contoh makro dengan background hampir seragam



b.    Teknik menangkap benda melayang
Hal yang perlu diperhatikan adalah
Ø  Intensitas cahaya harus cerah (antara 1/250 sampai 1/1000)
Ø  Timing pengambilan shot: apabila intensitas cahaya sudah memenui maka jangan khawatir telat, tinggal kunci fokusnya lalu tunggu objek melayang baru shot
Ø  Pilih efek background yang sesuai, usahakan warna objek dan background kontras
  

c.    Penggunaan flash pada close up
Efek sigle flash pada pada objek yang dekat akan membuat background menjadi gelap, tapi pada kondisi tertentu situasi ini dapat mempertajam objek yang difoto.

d.    Selfie
No coment. 
Selfi merupakan foto close up jarak dekat tanpa mementingkan background, Tingkat keindahan foto ditentukan oleh objek itu sendiri bukan ditentukan oleh teknik fotografinya.



Sekian terimakasih..............
SEMOGA BERMANFAAT ..............




4 comments: