Senin, 11 April 2016

CARA PINTAR MEMILIH KONTROLLER KENDARAAN LISTRIK

CARA PINTAR MEMILIH KONTROLLER KENDARAAN LISTRIK


Dalam kesempatan kali ini mengulas bagaimana cara kita memilih kontroller kendaraan listrik pada umumnya. Yaitu brushed DC dan BLDC. Akhir-akhir mulai banyak ragam variasi macam2 kontroller. Yang lebih parah lagi belakangan ini kontroller-kontroller imitasi kualitas murahan mulai masuk ke Indonesia. Belakangan ini di workshop bogi power electric sudah menserviskan kontroller milik user yang masih dalam kondisi baru namun sudah mengalami kerusakan. Maka dari itu sebagai EV lovers haruslah pintar memilih kontroller untuk kendaraan listrik.




Cara paling mudah menilai kontroller adalah dari Ampernya.

Amper adalah nilai arus yang tidak bisa dibohongi. Berikut adalah acuan untuk menentukan daya kontroller yang sebenarnya:
350W = 16-18A
400W = 20-25A
500W = 30-32A
800W = 35A
1000W = 45A
2000W = 60A
2500W = 65A

contoh data spesikasi pada kontroller 1000W / 1500W

contoh data spesifikasi dan dimensi pada kontroller 800W


Jadi apabila ditemukan kontroller 1000W tapi kurang dari 40A sudah pasti itu kualitas kurang bagus. Kontroller tersebut akan cepat panas dan cepat rusak untuk memutar motor 1000W. Begitupula untuk daya yang lain.

Jumlah mosfet atau besarnya kontroller

Berikutnya adalah jumlah MOSFET pada kontroller untuk menentukan kualitas kontroller. Jika kita tidak bisa mengetahuinya, cukup melihat dari besarnya kontroller. Kontroller BLDC 350W adalah ukuran paling kecil panjang sekitar 9cm. Kontroller 500W panjang sekitar 12cm dan kontroller 1000W panjang lebih dari 15cm. Untuk 2000W kontroller lebih basar lagi, panjang 24cm.

contoh dimensi kontroller 2500W


contoh dimensi kontroller 1000W


Perbedaan kontroller BLDC biasa dan kontroller full fitur.


Kontroller memiliki macam-macam jenis pula, ada kontroller standar ada juga kontroller full fitur. Kontroller standar pada umumnya harga relatif lebih murah, namun secara fungsi hanya untuk memutar motor BLDC saja. Sedangkan kontroller full fitur sudah support untuk regen, switch pembalik putaran, self study kalibrasi, alarm function, speed sensor, dll.
Tabel perbandingan kontroller 500W full fitur dan 500W biasa

contoh kontroller 350W full fitur

SEMOGA BERMANFAAT


INFO TERKAIT:


0 comments:

Poskan Komentar