Jumat, 12 Juni 2015

PEMBUKAAN PENDAFTARAN: KOMPETISI MOBIL LISTRIK INDONESIA 2015

PEMBUKAAN PENDAFTARAN:
KOMPETISI MOBIL LISTRIK INDONESIA 2015

TEMA KMLI 2015:

Pada Kompetisi Mobil Listrik Indonesia ini dipilih tema:
Mobil listrik sebagai kendaraan efisien, ekonomis, dan aman serta ramah lingkungan



METODE PELAKSANAAN

Kompetisi mobil listrik ini merupakan kegiatan yang mendemonstrasikan unjuk kerja mobil listrik yang dirancang dan dibangun oleh para peserta kompetisi.



Tata cara kompetisi yang dipilih adalah sebagai berikut:

1.    Setiap tim melakukan pendaftaran secara online ke website kmli.polban.ac.id, dengan mengisi identitas pendaftar, melampirkan form kelengkapan pendaftaran dan proposal mobil listrik.
2.    Proposal akan digunakan untuk seleksi dan verifikasi mobil listrik dalam penentuan peserta kompetisi. Panduan atau aturan pembuatan proposal Kompetisi Mobil Listrik Indonesia VII dapat dilihat pada Lampiran 1.
3.    Jumlah peserta kompetisi KMLI VII tahun 2015 dibatasi sebanyak 24 tim. Kompetisi Mobil Listrik Indonesia dilakukan berdasarkan kinerja mobil dalam lima kategori seperti terlampir pada lampiran 1.
4.    Penentuan pemenang kompetisi didasarkan atas hasil kompetisi setiap kategori melalui keputusan dewan juri.


PERSYARATAN PESERTA

Persyaratan peserta adalah sebagai berikut:
1.    Setiap tim dari Perguruan Tinggi beranggotakan maksimum 5 (lima) orang, terdiri dari 4 (empat) orang mahasiswa/i sebagai peserta dan 1 (satu) orang dosen pembimbing.
2.    Seluruh anggota tim peserta adalah mahasiswa aktif Perguruan Tinggi di Indonesia dengan dosen pembimbing yang dinyatakan dengan surat resmi dari Perguruan Tinggi pengirim.
3.    Anggota setiap tim dapat terdiri dari mahasiswa lintas program studi atau lintas jurusan.
4.    Tim peserta mendapat rekomendasi dari Pembantu Direktur/Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, dibuktikan dengan mengisi format terlampir.



KETENTUAN MOBIL LISTRIK

SISTEM PERLOMBAAN DAN SPESIFIKASI MOBIL LISTRIK


1.    Setiap tim peserta berlomba di arena pertandingan yang telah disiapkan Panitia.
2.    Dimensi lebar Mobil listrik adalah antara 120 - 140 cm.
3.    Berat minimum mobil dan awak atau pegemudi adalah 175 kg.
4.    Mobil listrik disarankan dilengkapi dengan tiang sensor sebagai acuan alat ukur untuk posisi start dan finish pada uji percepatan, uji pengereman, dan uji daya tanjak. Contoh spesifikasi tiang sensor terlampir.
5.    Baterai yang dapat digunakan dalam pertandingan adalah baterai kering, atau baterai basah, atau baterai semi kering komersial.
6.    Tegangan baterai maksimum 48 volt (sesuai name plate pabrikan) dan kapasitas total baterai maksimum 2,2 kWh, boleh dirangkai seri, pararel, atau seri-pararel.
7.    Sumber daya listrik untuk aksesoris harus berasal dari baterai atau sumber tegangan utama (tidak boleh ada baterai tambahan)
8.    Daya total motor maksimum yang diijinkan adalah 2 kW.
9.    Mobil listrik harus dirancang agar dapat dijalankan dalam segala kondisi cuaca.


10. Kompetisi dapat ditunda apabila terdapat gangguan teknis pada peralatan pengujian perlombaan berdasarkan keputusan dewan juri.
11. Baterai tidak boleh diisi (charged) atau diganti selama satu hari perlombaan.
12. Pengemudi boleh diganti untuk setiap kategori perlombaan, dengan didahului proses penimbangan ulang berat mobil dan awak, serta persetujuan dewan juri.
13. Keterlambatan kehadiran mobil dan awak ke arena uji saat pemanggilan urutan pelaksanakan diberikan waktu selama 20 menit.
14. Mobil masuk garasi paling lambat pada pukul 21.00.
15. Tempat mencoba mobil listrik adalah di jalan sebelah utara Pendopo Agung (di depan gedung P2T), kecuali pada sesi latihan yang ditentukan Panitia, peserta dapat mencoba mobil listrik di lintasan lomba.


JENIS KATAGORI PENGUJIAN.

Kategori yang diurutkan berdasarkan jadwal pelaksanaannya adalah sebagai berikut:

1. Uji daya tanjak

Uji daya tanjak dilakukan dengan cara menempatkan mobil listrik peserta pada posisi start dari keadaan diam kemudian dijalankan sepanjang lintasan uji dengan kemiringan ± 15° dan beda ketinggian 2,4 m sampai garis finish. Pengujian dilakukan dengan menghitung waktu tempuh sepanjang lintasan, berat mobil listrik dan pengendaranya.
Tips: Semakin singkat waktu tempuh pada berat mobil yang sama, maka
semakin besar daya tanjak yang dimiliki mobil listrik.







2. Uji Percepatan

Uji percepatan dilakukan dengan menempatkan mobil listrik pada posisi start dari keadaan diam kemudian dijalankan sepanjang lintasan sejauh 30 meter sampai garis finish. Pengujian dilakukan dengan menghitung kecepatan akhir di garis finish dibagi dengan waktu tempuh antara garis start-finish, kemudian nilai percepatan dimunculkan di display.
Tips: Semakin singkat waktu yang diperlukan melintasi lintasan uji, maka
semakin tinggi percepatan yang dimiliki mobil listrik.



3. Uji Pengereman

Uji pengereman dilakukan dengan cara mengerem mobil listrik sesaat mobil listrik mencapai garis finish uji percepatan. Mobil listrik direm sampai berhenti. Pengujian dilakukan dengan menghitung jarak pengereman dari garis finish uji percepatan sampai dengan ujung paling depan mobil listrik (Uji pengereman dilakukan bersamaan dengan uji percepatan).
Tips: Semakin dekat jarak pengereman yang terukur pada kecepatan awal yang sama, maka semakin besar daya pengereman (deselerasi).


4     Uji Kecepatan (Waktu Tempuh)

Uji waktu tempuh dilakukan dengan cara menjalankan mobil listrik dari garis start hingga finish pada lintasan sepanjang 1.000 meter, sebanyak 10 putaran (total jarak tempuh 10 km).
Tips: Semakin singkat waktu yang diperlukan melintasi lintasan uji, maka
semakin tinggi kecepatan rata-rata yang dimiliki mobil.






5. Uji Efisiensi

Pengujian efisiensi dilakukan dengan menggunakan watt-hour meter yang dipasang pada kendaraan untuk melihat konsumsi energi baterai yang digunakan selama menempuh jarak 10 putaran dengan mempertimbangkan waktu tempuh. Uji efisiensi dilaksanakan bersamaan dengan uji waktu tempuh.
Tips: Semakin kecil nilai yang terbaca pada watthour meter dan semakin pendek waktu tempuh, maka semakin efisien kendaraan dalam menggunakan energi.


INFO SELENGKAPNYA:

DOWNLOAD PDF PANDUAN KLIK DISINI


DIPUBLIKASIKAN KEMBALI OLEH: ELECTRIC IS ART. BOGI POWER.




0 comments:

Poskan Komentar