Kamis, 20 Juli 2017

KOMPETISI MOBIL LISTRIK INDONESIA. live report 2016

KOMPETISI MOBIL LISTRIK INDONESIA.

Rewind - Live report KMLI 2016


                 Kesempatan kali ini akan kita ceritakan jalannya acara balapan seru mobil listrik Indonesia tahun 2016. Mobil listrik balap terbaik dari seluruh Indonesia bertanding dalam kompetisi ini. Berbagai teknologi baru diterapkan oleh beberapa tim, dan beberapa mobil juga masih menggunakan teknologiyang sudah dipakai di kompetisi tahun sebelumnya.

                 Admin bogipower electric pun turut  hadir memantau perform dari beberapa teknologi yang telah diterapkan. 80% finalis telah menggunakan komponen dari bogipower electric. Beberapa teknologi uji coba kami juga terapkan di Mobil Listrik peserta. Seperti teknologi Alumunium Core motor yang bertujuan suhu dingin motor kita terapkan di mobil STTNAS dan UBB. Teknology super power kontroller kita terapkan di mobil listrik Sevta Poltera madura. Dinamo kelas ringan dan efisiensi kita terapkan di mobil NGX titen dan PML4 Polines. Kontroller sinewave kita juga turut meneliti performnya di mobil Weimana Udayana. Kami dari bogipower electric mengucapkan terimakasih atas kerjasama tim-tim finalis KMLI yang telah bersedia menguji/riset  komponen bersama kami.

LIVE REVIEW JALANNYA KMLI 2016




HARI PERTAMA- KUALIFIKASI      

                 Hari pertama kualifikasi adalah Jumat 18 November 2016. Sore hari hujan deras masih belum reda sehingga waktu kualifikasi menjadi mundur. Setelah hujan reda mobil STTNAS INELCA mulai turun kualifikasi dengan track jalanan yang masih basah. Torehan waktu yang kurang maksimal karena jalan basah diraih 1 menit 21 detik. Banyak kejadian tergelincir pada sesi kualifikasi, dan beberapa tim memilih cari aman dalam kualifikasi. Banyaknya tim yang terpeleset karena lintasan basah, bahkan untuk Amtenar dan kaliurang Unisi mobil dengan ban lebar sekalipun sempat hampir terpeleset di lintasan. lalu  titen GX juga harus menabrak pembatas jalan. Ini adalah kecelakaan pertama Mobil titen di ajang KMLI. Sehingga kualifikasi harus ditunda.
                 Laga kualifikasi akhirnya dilanjutkan pada malam hari untuk menunggu track lintasan kering. Ini adalah balapan pertama malam hari dalam sejarah KMLI. Kondisi sirkuit yang gelap juga menjadikan perform beberapa drive kurang maksimal. Sisa air basah di sirkuti juga membuat beberapa mobil masih tergelincir. Termasuk sang juara 1 dan 2 pole position mobil Weimana dan PML4 juga merasakan tergelincir di R7. Sementara pole position tahun lalu Arjuna UGM berapa di urutan 3, dan jawara race tahun lalu kaliurang Unisi di urutan ke 5.

Balapan malam pertama Di ajang Mobil Listrik


Hasil laga kualifikasi adalah:
1.    Weimana Udaya = 1 menit 18 detik
2.    PML4 Polines = 1 menit 19 detik
3.    Arjuna UGM = 1 menit 20 detik
4.    STTNAS INELCA = 1 menit 21 detik
5.    Kaliurang Unisi = 1 menit 21 detik
Untuk urutan ke 6 dan seterusnya terpaut jauh dibelakangnya.

HARI KE 2.
UJI TANJAKAN
                   Uji daya tanjak dinilai berdasarkan bobot kendaraan dikalikan nilai poin pada daya tanjak. Secara bobot perkalian yang tinggi maka mobil listrik INELCA INSPIRATION tentu sudah menang telak sebelum bertanding. Dengan bobot yang diatas 200kg dan engine motor yang digunakan adalah kelas desain terbaru.  Namun di peringkat 2,3,4,5 akan terjadi persaingan beda tipis antaran mobil Kujang UNPAS, Weimana, Mandalika, Sttnas INELCA, dan UBB.

MObil dari Politeknik Sriwijaya. New comer dalam debut KMLI

Mobil dari STTNAS langganan juara uji tanjakan.

                   Kompetisi seru terasa pada nilai poin daya tanjak. Semakin cepat mobil melibas tanjakan maka semakin besar pulan poin yang diperoleh. Mobil SAKERA SPEED  tahun ini kembali mampu menjadi yang tertinggi pada 6,3 poin, sedikit lebih menurun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya di 6,5 poin. Dan posisi ke 2 diraih oleh STTNAS INSPIRATION pada 6,0 poin sedangkan peringkat ke 3,4,  5, 6 dst  bervariasi antara UGM, Kujang UNPAS, UNRAM dan STTnas INELCA.
       Perform mobil STTNAS INSPIRATION ini memang benar-benar inspirasi. Dengan membuktikan perpaduan teknologi dinamo dan super power kontroller yang mampu membawa kendaraan dengan bobot diatas 220kg melibas sebuah tanjakan di uji daya tanjak.

UJI AKSELERASI
Uji akselerasi dan pengereman           .
       Uji akselerasi dan pengereman dilakukan dalam satu paket. Setiap tim memiliki 3 kali kesempatan uji. Pada umumnya uji yang pertama tim memilih untuk fokus pada akselerasi, lalu uji yang ke dua fokus pada pegereman, lalu uji yang ke 3 digunakan untuk memperbaiki perolehan nilah yang dirasa belum memuaskan.

Sakera speed, masih konsisten dengan warna pink - kuning
tampang unyu tapi perform gahar.

     Kloter kesempatan yang pertama mobil Sakera dan Poltera langsung meraih poin maksimal di 3.3 m/s2 diikuti oleh posisi ke 2 oleh STTNAS INSPIRATION di 3.0 m/s2 dan posisi ke 3 ditempati oleh ARJUNA UGM dengan nilai yang hampir sama 3.0 m/s2. Urutan posisi ini tidak berubah hingga kesempatan ke 3 dilakukan.

UJI SLALOM
                 Uji slalom adalah katagori yang baru di ajang KMLI. Model lintasan di sirkuti hanya berbentuk lajur huruf S saja. Semakin cepat mobil melintas maka semakin bagus torehan waktu yang diraihnya.
                 STTNAS INELCA dan Inspiration mengawali uji slalom. Tim yang kloter awal-awal ini benar-benar kesulitan dalam melibas uji slalom. STTNAS, UBB, UII , Amtenar dan beberapa mobil dengan casis panjang sangat tidak cocok pada uji ini. Maka tak heran jika cone-cone pembatas menjadi sasaran tabrak mobil listrik.

                 Dari gosip yang beredar ketika uji slalom beberapa tim ingin mengajukan banding keberatan dengan uji slalom.    Namun hal itu ditepis oleh beberapa mobil yang dengan lancar melibas uji slalom. Titen GX jember adalah tim tak diduga, meraih poin top skore sementara dengan waktu 6,0 detik. Lalu secara mengejutkan mobil sakera speed meraih nilai yang sangat bagus di 5,3 detik. Semakin mendekati kloter akhir semakin mengejutkan hasilnya, mobil UGM mampu membutikan bahwa casis panjang bukan halangan, Arjuna UGM meraih waktu di 5,7 detik.
mobil Amtenar terperosok ke luar lintasan


                 Klasemen sementara hingga pengujian ke 2 dan 3 dilaksanakan urutan teteplah sama. Sakera Speed, Arjuna UGM dan Titen GX. Belum ada mobil listrik lain yang dibawah 6 detik. Namun pada detik-detik akhir hasil mengejutkan ditunjukkan oleh mobil KUJANG UNPAS yang menorehkan waktu 5.9 detik. Menggeser posisi Titen GX di posisi juara 3.

Cuplikan total uji tanjakan, akselerasi, deselerasi dan slalom.



UJI RACE DAN EFISIENSI
                   Uji Race kecepatan dan efisiensi berlangsung dalam satu paket bersama. Seperti biasa mobil yang sudah sadar diri nilai efisiensi boros pasti akan memilih fokus untuk melaju cepat dan finish diurutan terdepan, begitupula mobil yang sudah sadra diri tidak bisa melaju kencang memilih untuk maen kalem dan fokus uji efisiensi. Race dilaksanakan pada 3 kloter yang berbeda.


RACE PERTAMA.
       Race pertama adalah terdiri dari peserta
Urutan starting grid adalah:
1.    WEIMANA- UDAYANA
2.    STTNAS-INELCA
3.    BLUE WARRIOR - PNJ
4.    KUJANG  - UNPAS
5.    UNSRI
6.    EL-MACHETE - TELKOM
7.    TITEN nGX-JEMBER



Jalannya Race pertama: setelah bendara start dikibarkan perform apik ditunjukkan oleh mobil KUJANG yang start dari posisi grid ke 4. KUJANG langsung menyalip 2 mobil, STTNAS dan PNJ. Semua mobil pada race pertama ini memacu gas full kecuali mobil titen NGX yang kalem-kalem kejar poin efisiensi saja.

Mobil Titen NGX, selalu memilih untuk kelam kejar poin efisiensi

                 Belum genap 1 lap penuh mobil PNJ Jakarta menabrak pembatas lintasan di R7, kerusakan mobil yang parah terpaksa tidak bisa melanjutkan balapan. Posisi lap 1 urutan mobil adalah: WEIMANA, KUJANG, STTNAS INELCA dan dibelakangnya jauh terdapat mobil dari UNSRI dan TELKOM University. Mobil EL-machete dari INACOS Telkom harusnya bisa lebih kompetitif di papan atas karena menggunakan engine BLDC 2KW, Namun karena mobil ini adalah yang paling sering tergelincir di R7, sehingga tidak bisa mengejar barisan depan.



                 Duel  battle terjadi pada perebutan posisi ke 2: KUJANG VS STTNAS selama lebih dari 4 lap mobil STTNAS selalu mencoba mencari celah untuk menyalip. Namun sial bagi STTNAS ketika di pertengahan lomba ketika mobil EL machete di Overlap. Harusnya bedera biru yang mengartikan harus memberi jalan, namun mobil El machete malah tergelincir di R7 dan menyebabkan tabrakan beruntun 3 mobil. KUJANG bisa langsung lepas dan melanjutkan balapan, sementara mobil STTNAS harus sedikit lebih lama untuk lepas dan melanjutkan balapan.

                 Gap jarak antar mobil peringkat 2 dan 3 ini kini sudah menjauh. Balapan sudah tidak seru lagi. Mobil WEIMANA melaju jauh di depan, urutan ke 2 KUJANG, dan urutan ke 3 STTNAS. Posisi ini tidak berubah hingga akhir balapan.
Urutan 3 besar Podium:
1.    WEIMANA - UDAYANA
2.    KUJANG-UNPAS
3.    STTNAS - INELCA


Posisi yang sama dalam kondisi hampir understeer. Mobil Inacos dan Sttnas inelca


RACE KEDUA. (RACE PALING SERU)
       Race kedua adalah terdiri dari peserta
Urutan starting grid adalah:
1.    PML-POLINES
2.    KALIURANG UNISI
3.    AMTENAR - PENS
4.    ZELENA - ITS SURABAYA
5.    TARSIUS UBB
6.    SAKERA SPEED - POLTERA
7.    TITEN GX -UNEJ


           Jalannya race ke 2: bendera start dikibarkan perubahan posisi langsung terjadi. Kaliurang Unisi turun 2 posisi disalip oleh Zelena dan Amtenar. Perform yang sama seperti tahun 2015 lalu, mobil kaliurang unisi juga kurang bagus saat start. Belum genap 1 lap ketika Memasuki zona tanjakan lurus, mobil kaliurang UNISI langsung kembali menyalip mobil Zelena dan Amtenar dan langsung menempel ketat Polines sebagai pimpinan balapan. Semua mobil memacu kencang pada balapan race 2 ini, kecuali mobil Titen GX dan Sakera speed. Meski sebenarnya sakera mampu melaju kencang pada race, Namun Sakera lebih memilih safety karena sudah memimpin klasemen juara umum sementara dengan menjuarai Uji akselerasi dan Slalom.
sakera speed lebih memilih kalem safety pelan


PML4-POLINES VS KALIURANG UNISI
           Lap pertama urutan mobil adalah: POLINES , Kaliurang Unisi, Amtenar,   Zelena , UBB dan dibelakang jauh mobil Sakera dan Titen hanya kalem saja. Duel battle perebutan posisi 1 terjadi antara Polines sang juara race 2 tahun lalu VS Kaliurang Unisi sang Juara Race 1 tahun lalu. Duel antar mental juara diuji disini.

Polines VS kaliurang Unisi

           Memasuki  lap ke 4 kaliurang Unisi mampu menyalip Polines di lajur track start finish, urutan berubah dan kaliurang Unisi memimpin balapan. Namun driver Polines dengan sabar mencari celah dan timing untuk menyalip kembali. Hasilnya kaliurang unisi hanya memimpin balapan selama 2 lap saja, PML Polines berhasil menyalip lagi pada sektor tanjakan panjang.
           Masih duel berlanjut kaliurang unisi tetap melakukan pressing untuk mencari celah menyalip merebut pimpinan balapan. Hingga akhirnya ketika mobil UBB teroverlap kemelut sirkuit terjadi. Polines berhasil memanfaatkan momen ini untuk lepas dan melaju ke depan, Namun sial bagi Kaliurang Unisi yang terhambat. Penurunan waktu ini dimanfaatkan oleh Amtenar untuk memperpendek gap.

KALIURANG UNISI VS AMTENAR-PENS
           Sektor track lurus barat yang panjang dimanfaatkan oleh mobil Amtenar untuk menyalip Kaliurang Unisi. Amtenar posisi ke 2 dan Kaliurang posisi ke 3. Secara matematis mobil kaliurang Unisi lebih cepat daripada mobil Amtenar. Namun Driver mobil Amtenar lebih pintar dalam melakukan defend. Apabila pada regulasi F1 internasional defend hanya diijinkan 1 kali arah saja. Berbeda jika di KMLI melakukan defend boleh banyak kali dan jumlah arahnya bebas. Disini mungkin regulasi KMLI harus dipertegas tentang regulasi ini. Terlihat sekali dari Onboard video Kaliurang Unisi dimana mobil Amtenar selalu menutup lajur supaya tidak tersalip.

           Duel mobil kedua mobil dengan ban besar ini berlangsung lama untuk perebutan peringkat 2 dan 3.  Kaliurang Unisi dengan mobil berkonsep FSAE melawan Mobil Amtenar yang berkonsep Ariel Atom Wright Speed. Mobil dimensi besar VS mobil dimensi besar. Kaliurang Unisi memiliki waktu bagus pada berbagai sektor. Salah satunya adalah sektor start finish,  Tempat dimana berhasil menyalip  mobil Polines tadi. Kaliurang Unisi mencoba menyalip pada track tersebut. Ketika mobil Kaliurang sudah masuk menyalip mobil Amtenar menutup jalur untuk kesekian kalinya, dan ini berujung tabrakan moncong mobil Kaliurang VS bemper belakang Amtenar. Akibatnya mobil kaliurang UNISI mengalami patah moncong depan. Kaliurang UNISI berhasil menyalip dan merebut posisi ke 2 finish, tepat pada R7, atau 2 tikungan sebelum garis finish.

Kaliurang Unisi yang moncong depannya copot, berhasil menyalip dan finish di urutan 2


urutan 3 besar podium
1.    PML 4 - POLINES
2.    KALIURANG UNISI - UII
3.    AMTENAR - PENS

RACE 3. RACE YANG STABIL, TAPI SERU DI START AWAL
Race ketiga adalah terdiri dari peserta
Urutan starting grid adalah:
1.    ARJUNA -UGM
2.    MANDALIKA - UNRAM
3.    POLBAN
4.    POLSRI
5.    SPEEDER RR - STTNAS
6.    POTACHI HB - POLTEK TEGAL



Bendera start dikibarkan race dimulai, kejadian seru langasung terjadi. Mobil Arjuga UGM crash dengan Mobil Mandalika Unram, detail kecelakaan bisa kita saksikan pada video nya. Hal ini merupakan kesempatan emas bagi mobil STTNAS speeder yang langsung mengambil alih posisi balapan. Selepas lap pertama posisi urutan: Sttnas paling depan, diikuti Mobil Polban dan potachi dari poltek tegal. Lalu di posisi akhir mobil Mandalika dan Arjuna kembali menyusul dan merangkat pelan-pelan menyalip ke depan. 

Memasuki lap ke 4 mandalika memacu mobilnya semakin kencang hingga berhasil di posisi ke 2 dan mendekati pimpinan balapan, Namun hingga akhir balapan mobil Sttnas Speeder tetep kokoh menjadi leader dan finish urutan pertama. Posisi ke 3 dan 4 selang selih berganti antara mobil Arjuna UGM dan P Elcar Polban. Sangat disayangkan , efek tabrakan di lap awal membuat performa mobil UGM tidak bagus. Di lap akhir mobil listrik UGM tidak mampu melanjutkan balapan. Selain mobil UGM, mobil Potachi dari tegal juga mengalami kesalahan teknis pada bagian steering kemudi yang mengakibatan roda tidak bisa diarahkan.
Arjuna UGM, mengalami kerusakan pada kolong mobil bagian depan


hasil podium 3 besar adalah:
1.    Speeder RR - Sttnas
2.    Mandalika Unram
3.    P elcar Polban





PENGHARGAAN JUARA :
1.    Jawara Umum 1 = Sakera - Poltera madura
2.    Jawara Umum 2 = STTNAS - Speeder RR & Inelca
3.    Jawara Umum 3 = Kujang - UNPAS
4.    Juara katagori daya tanjak = STTNAS - Speeder
5.    Juara katagori akselerasi = Sakera - Poltera
6.    Juara katagori deselerasi = kaliurang UNISI- UII
7.    Juara katagori Slalom = Sakera - Poltera
8.    Juara katagori race keseluruhan = Weimana -Udayana
9. Juara katagori Efisiensi = Titen NGX - Univ Jember
10.    Penghargaan best presentasion = Potachi HB - poltek Tegal
11. Penghargaan best tim = Univ Bangka Belitung
12. Penghargaan best teknologi = Arjuna UGM
13. Penghargaan best konstruksi = Kujang - UNPAS


3 comments:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Seru race keduanya apalagi melihat kegigihan kaliurang unisi. Mantap kali min. Btw mau tanya yang jumlah jawara umum paling banyak di KMLI dari tim mana ya min?

    BalasHapus
    Balasan
    1. UNY = 3X juara umum 1

      UNEJ JEMBER = 2X juara umum 1
      1X runner up

      Poltera MAdura = 2X juara umum 1.

      Polban = 1X juara umum 1.

      Hapus