Jumat, 11 Agustus 2017

SKEMA WIRING DIAGRAM KONTROLLER BRUSHED DC.

SKEMA WIRING DIAGRAM KONTROLLER BRUSHED DC.


       Kontroller brushed DC adalah kontroller yang umumnya untuk memutar dinamo DC  2 kabel dengan permanen magnet. Kontroller ini biasa dijumpai di kendaraan listrik mini seperti Trail listrik, Otopad listrik, scoopy mini, dsb. Dalam kesempatan kali ini kita akan kupas tuntas bedah kontroller brushed DC dari pabrikan YIYUN tech. Karena kontroller brushed DC dengan pabrikan inilah yang paling banyak umum dijumpai di lapangan. Selain itu peluang sembuhnya untuk diservis cukup tinggi kontroller dari brand ini. Mari kita simak pembahasan wiring diagramnya.




1.    Block power mosfet, MBR dioda dan Motor.

Penjelasan:
Pada input B+ 24V hanya dicabang menjadi 4 cabang. Ke Motor +, Charger + ,  key lock + ,  dan sisanya untuk menerima bias dari MBR dioda dan distabilkan oleh capasitor.

Keterangan:
1. kapasitor 50V 470uF
2. Mosfet
3. MBR dioda
4. Shunt resistor


  
wiring kelistrikan power utama mosfet, MBR dan motor.


2.    Block power suplay 15V dan 5V

Key lock atau power lock adalah kunci dari ON-OFF nya kontroller ini. Suplay key lock memiliki nilai B+ dan akan mensuplay ke beberapa titik: bateray indicator, suplay lampu rem, bahkan juga untuk exteded power.
Suplay 15V dan 5V sendiri cukup mudah. Hanya dengan IC regulator 7515 dan 7805 saja.

keterangan:

1. DIODA pengaman 5V
2. kapasitor 50V 47uF
4. IC regulator 7815
5. IC regulator 7805
6. Resistor 10K
7. dobel resistor 15K



Skema jalur diagram


3.    Skema Gate mosfet

Gate mosfet kontroller ini cukup sederhana sekali. Hanya menggunakan 2 buah transistor. 1 transistor untuk mensuplay gate ON, sedangkan 1 lainnya untuk pembuang bias saat gate off. Sistem ini bisa kita katakan kurang sempurna dalam PWM, jadi tak heran banyak kontroller brushed DC mengalami kerusakan mosfet.

Skema dobel transistor PNP dan NPN untuk drive mosfet.


4.    Cara kerja di Sistem input throttle signal dan brake signal

Input throttle disini diolah langsung oleh IC LM339, dengan berbasis comparator pembandung tegangan saja, sangat sederhana.
Sedangkan untuk input brake benar-benar tidak ada kaitannya dengan IC utama. Cukup dengan menshotkan dengan ground kabel signal data throttle maka dinamo sudah off. Dan untuk menghidupkan lampu rem cukup hanya menghubungkan kabel lampu rem dengan ground. Kelemahan sistem ini adalah jika dioda short rusak maka sudah otomatis handle gas akan mengalami kerusakan. Bahkan juga micro IC komparator terkena imbasnya. 




Skema handle gas dan sistem rem


5.    Block IC komparator LM339-OMP


Ini adalah inti poin dari kontroller brushed DC. Basis cara kerjanya adalah komparator tegangan dengan IC LM339. Jika Vin - lebih kecil dari Vin + maka V out akan bernilai mendekati 5V. Begitupula sebaliknya, jika Vin - lebih besar daripada Vin + maka pada Vout akan bernilai mendekati 0V. IC LM339 dalam kontroller kontroller ini adalah jenis Quad comparator. Dimana ke 4 fitur komparator digunakan untuk.

kode urutan kaki.

jalur tiap kaki IC LM 339

posisi IC LM 339 pada board kontroller.

 4 fitur komparator digunakan untuk.

Ø  Mendeteksi upper voltage error.
Ø  Mendeteksi under voltage error.
Sistem pengaman under voltage error dan upper voltage error hanya sebatas data olahan saja. Tidak mematikan micro dan rangkaian lainnya. Jadi ketika terjadi voltage yang berlebih pada kontroller maka wajar saja jika IC regulator akan rusak seketika. Dan ketika terjadi polaritas terbalik wajar saja jika kapasitor akan langsung rusak. Karena sistem pengaman pada kontroller kelas brushed DC memang tidak sebagus BLDC.
Ø  Mengkonversi input besaran signal handle gas, menjadi sebuat besaran tegangan pada input drive mosfet. Di dalam rangkaian kontroller ini tidak ditemukan PWM mosfet secara frekuensi. Cukup wajar jika kontroller model ini bisa memutar dinamo jenis series wound.
Ø  Sebagai sensing current. Mengolah data dari sensor amper yang masuk, bertujuan untuk membatasi arus pada motor.



SEMOGA BERMANFAAT




2 comments: