ALL ABOUT ELECTRIC VEHICLE INOVATION

Mobil Listrik, Sepeda Motor Listrik, Sepeda listrik Ebike

ALL EBIKE INOVATION

DIY ebike kits konversi

BOGI POWER MOTOR BIKE

SUPER POWER MOTOR HUB, 48V 3000W

OPTIMIST E BIKE

48V 1500W, REAR HUB BLDC MOTOR

C ONE E-BIKE

With BLDC EBIKE KITS KONVERSI

BOGI POWER CAR

With Natural view

SATELIT TV MODIFICATION

All different tips n trik about satelites TV

ALL ABOUT ELECTRIC INOVATION

With Unlimite Creativited

E-bike

Sepeda Listrik Kits konversi

Tampilkan postingan dengan label galeri sepeda listrik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label galeri sepeda listrik. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 Januari 2022

MERAKIT SEPEDA LISTRIK, 8 - SYARAT SEPEDA LAYAK DIJADIKAN LISTRIK.

 MERAKIT SEPEDA LISTRIK,

8 - SYARAT SEPEDA LAYAK DIJADIKAN LISTRIK.


                 Prolog dongeng: Dikisahkan di suatu daerah terdapat seserang pemuda yang selalu menggunakan sepeda kayuh untuk aktivitas. Pulang-pergi aktivitas rata-rata 10-15 km per hari. Sepeda yang digunakan adalah sepeda yang kurang bagus dan memiliki bobot berat. Dikayuh pun juga terasa berat karena gir dan rantai juga masih bawaan sepeda model lama. Lalu sering sekali pemuda tersebut kecapaian dalam mengayuh. Terbayanglah suatu benak pemikiran dia untuk menjadikan sepeda miliknya supaya lebih ringan. Yaitu sumber tenaga listrik supaya bisa ringan dan kecepatan lebih kencang, jarak jelajah juga harapannya bisa semakin jauh. Lalu seseorang tersebut ingin menjadikan listrik sepeda yang sering digunakannya.



Pertanyaan dari prolog cerita tersebut,
Apakah menjadikan sepedanya menjadi listrik adalah keputusan yang tepat???.
Jawabannya adalah "KEPUTUSAN yang SALAH"
                 Kenapa demikian?. Inti topik masalah yang dihadapi oleh pemuda pada cerita diatas adalah: Sepedanya yang kurang bagus dan berat. Jadi solusi terbaik supaya sepedanya menjadi ringan adalah bukan dipasangkan kits listrik. Melainkan cukup diupgrade saja sepedanya. Gunakanlah sparepart gir dan rantai yang bagus, juga grub set dengan standar yang bagus. Jika Frame masih bahan besi atau hiten wajar kalau berat. Upgrade lah frame menggunakan kelas alumunium yang standar. Hal itu akan lebih murah, efisien dan efektif daripada menjadikannya listrik. Karena pada Medan 10-15 km perjalanan baik datar maupun tanjakan-turunan semua sepeda MTB yang standar bagus akan ringan dipakai pada  jarak ini. Tidak perlu harus listrik.

Frame dan grub set yang standar bagus, 
tentu akan membuat sepeda ringan dikayuh, 
nyaman digunakan, dan tidak mudah capek dipakai


                 Namun hal ini masih banyak dilakukan oleh kalayak umum masyarakat Indonesia, dimana sepeda yang tidak standar dipaksa untuk dijadikan listrik. Hasilnya?. Berujung kecewa karena tidak efektif, ataupun malah makin tambah rusak sepeda nya setelah dibuat listrik. Berawal dari latar belakang inilah kita tim artikel electricisart-bogipower.com merilis artikel tentang sepeda apa yang tidak layak menjadi listrik, dan sepeda apa saja yang layak menjadi listrik.

sepeda model lama, kurang cocok untuk dijadikan listrik,
keamanan / safety kurang

Namun masih saja ada yang menjadikannya sepeda tidak layak untuk jadi listrik. 
Hal ini membuat sepeda listrik seken menyebar di bursa pasar OLX atau kolektor seken

contoh sepeda tidak layak listrik namun dipaksakan menjadi listrik




MENGENAL SEPEDA YANG LAYAK MENJADI LISTRIK


1.    Pastikan rem sudah cakram atau yang kelas bagus.

           Rem adalah faktor keselamatan dalam kendaraan. Sepeda yang sudah dijadikan listrik sistem rem harus pakem dan aman. Jika merk brand yang digunakan adalah Shimano Altus keatas, Sram X4 keatas sudah pasti layak pakai apapun modelnya.
rem cakram adalah model yang bagus untuk keamanan sepeda yang dijadikan listrik

           Untuk standar minimalis ,Gunakanlah rem cakram minimal merk Tektro, atau Torney. Diatasnya lebih bagus. untuk rem hidrolik dari DEORE itu sudah lebih bagus lagi. Untuk model V brake, jika dari brand merk yang bagus boleh lah dipakai. Misal V brake dari Shimano Alivio keatas.

Berikut adalah daftar rem yang tidak layak pakai
Ø  Rem tapal kuda.
rem ini biasanya dipakai di sepeda model lama atau di sepeda BMX, modelnya seperti gambar berikut:
rem model tapal kuda tidak layak untuk sepeda listrik


Ø  Rem segitiga kawat / cantilever / U brake
rem ini biasanya digunakan di sepeda federal lama
model rem cantilever segitiga tidak aman untuk sepeda listrik

Ø  V brake logan atau V brake tak ber merk.
rem V brake kelas dibawah harga 150rb kurang layak aman untuk sepeda listrik


2.    Untuk penggerak depan, fork wajib menggunakan suspensi

Jika penggerak depan Fork depan harus sudah menggunakan suspensi yang bagus / jangan suspensi yang imitasi, Jika menggunakan penggerak depan motor hub namun fork belum menggunakan suspensi maka sepeda akan lebih berbahaya. Kom steer atau head part juga harus sudah menggunakan model metal bearing tidak boleh menggunakan model cones. Karena jika listrik penggerak depan dan belum menggunakan metal bearing, maka kom steer fork depan akan lebih mudah kocak. Dan itu sangat bahaya sekali.

Fork depan suspensi adalah hal yang wajib jika motor penggerak depan


contoh sepeda listrik motor penggerak depan



3.    Untuk penggerak belakang, casis dudukan as tidak boleh model lengkung miring

Casis sepeda dengan  lengkung miring adalah sebagai berikut:

model ini tidak cocok kalau dipasangkan motor listrik penggerak belakang.
mode as ini bisa membuat as motor lari ke depan lepas dari casis


Model yang diajurkan untuk sepeda dijadikan listrik penggerak belakang adalah model yang tegak lurus kebawah. Semua casis alumunium model terbaru adalah model yang tegak lurus kebawah. Yang artinya jika casis sudah menggunakan kelas alumunium atau diatasnya maka sudah bisa dikatakan casis frame tersebut layak menjadi listrik. Berikut contoh model dudukan as yang layak menjadi listrik

Model dudukan as tegak lurus ke bawah. 
Aman untuk dipasangkan motor listrik hub belakang


Jika model as sepeda tidak layak penggerak depan ataupun penggerak belakang (untuk sepeda model TA -tubular axle). Maka rekomendasi terbaik gunakanlah motor penggerak jenis mid drive ataupun model out runner BLDC.

Mid drive adalah dinamo yang dipasangkan di kayuhan kaki



4.    Usahakan casis sudah alumunium, jangan casis besi atau hiten

Tujuan disini adalah: Casis frame sepeda yang masih besi tentu akan kesulitan dalam upgrade sparepart. Namun untuk casis alumunium akan lebih mudah dalam upgrade sparepart dengan model terkini. Lalu apa hubungannya dengan kits listrik?. Kits listrik saat ini sudah didesain fix on size sesuai dengan geometri casis model-model terbaru. Jadi untuk frame alumunium atau diatasnya tentu akan cocok compatible untuk dijadikan listrik.

casis besi. Kelemahannya selain berat, modelnya juga kurang kompatible dengan sparepart terkini

casis Alumunium, titanium, carbon, sudah tidak diragukan kualitasnya.

casis besi bisa cocok dijadikan listrik.
dengan syarat sepeda adalah costum rakitan sendiri dan standar keamananya sudah bagus


5.    Grub set jangan menggunakan kelas bawah atau tidak bermerek.

Sangat tanggung sekali jika sepeda sudah dijadikan listrik namun sparepart grub set pada sepeda tidak layak standar. Karena untuk kecepatan tinggi komponen sepeda yang tidak layak tentu akan cepat rusak.
grub set sepeda model lama, riskan rusak kalau untuk sepeda dijadikan listrik


contoh grub set yang layak bagus, bisa dari Sram atau Shimano



6.    Power Watt listrik harus menyesuaikan bentuk sepeda.

Misal Jika sepeda hanya bentuk sepeda onthel biasa, 350W sudah cukup ideal. Jika bentuk MTB 1000W pun masih berani standar. Jika sepeda bentuk Downhill atau All terain bike maka 3000W juga berani.

model seperti ini cocoknya 250-350W


model MTB, City bike, cross country seperti ini cocoknya 350W maks 1000W

sepeda MTB berani untuk diberikan 1000-1500W motor

Sepeda Downhill atau All terain bike berani untuk wakk besar hingga 3000W




7.    Sesuaikan alokasi biaya yang diharapkan

           Ada kualitas tentu ada harga, ada harga tentu ada performa. Harga kits sepeda ideal standar untuk 350W ebike hub adalah sekitar 1,9jt - 2,4jt tanpa baterai. Untuk 1000W ebike hub sekitar 3,3jt an komplit tanpa baterai. Model mid drive rata-rata 2,5jt -3,4jt an tanpa baterai. Untuk kejar murah ada model brushed DC motor. Untuk 250W harga sekitar 1.2jt komplit tanpa baterai. Selengkapnya model lain dapat klik disini : Biaya merakit sepeda listrik

contoh salah satu kits sepeda listrik

           Lalu untuk harga baterainya berapa?. Harga baterai juga sama, ada harga ada kualitas. Paling hemat ada baterai UPS yang harganya Cuma 200rb/ biji 12V 7Ah, atau bahkan untuk yang imitasi Cuma 140rb. Namun bobot aki UPS mencapai 3kg / biji, padahal dalam sebuah sepeda listrik membutuhkan 3 atau 4 biji baterai 12V. Sedangkan untuk harga chargernya sekitar 250rb untuk yang kualitas bagus. namun sekali lagi aki UPS adalah bobot berat dan kurang nyaman untuk sepeda kayuh listrik.

aki UPS adalah alternatif kejar murah untuk aki sepeda listrik, 
namun bobot aki ini sangat berat

           Kalau baterai kelas ringan dan bagus bagaimana?. Ada  Lithium ion baterai. Dalam 48V 10AH harga baterai lithium ion yang bagus 3.2jt -3,6jt an komplit set dengan charger. Atau untuk yang imitasi biasanya 2.6-2.9jt an. baterai lithium ion memang saat ini yang paling cocok untuk dipakai di sepeda listrik. Karena faktor ringannya.



baterai Lithium ion. bobot ringan namun secara harga masih tinggi


8.    Sepeda costum modifikasi / buatan sendiri.

Ini adalah tergolong sepeda yang layak dijadikan listrik, Namun dengan syarat: Sepeda dibuat setelah kits listrik didapatkan. Karena untuk sepeda costums modifikasi, tentu desain harus menyesuaikan kits listrik yang akan dipakai juga. Berikut contoh sepeda listrik model costum rakitan kreativitas mandiri.

merakit costum sendiri, standarisasi dapat sesuai selera.
Namun kits listrik harus dimiliki dahulu, baru casis frame dibuat

Model juga sesuai selera

casis stainless maupun casis besi tidak masalah



SEMOGA BERMANFAAT







Senin, 20 April 2020

PEDAL ASSIST SENSOR, SEBERAPA PENTING SIH?. FAKTA TENTANG PEDAL ASSIST SENSOR


PEDAL ASSIST SENSOR, SEBERAPA PENTING SIH?. 

FAKTA TENTANG PEDAL ASSIST SENSOR 

KELEMAHAN DAN KELEBIHAN PEDAL ASSIST SENSOR

Pedal assist sensor atau yang disingkat dengan PAS adalah sebuah alat yang dipasangkan di sensor kayuhan kaki (crank pedal) yang berfungsi mendeteksi putaran kaki lalu memberikan sinyal ke kontroller untuk memutarkan motor secara otomatis. Sangat sederhana memang definisinya ini, namun taukah kita terkait fakta-fakta realita produk di lapangan berdasarkan hasil survey dan testimoni costumer/ user pengguna sepeda listrik.

Pedal assist sensor, penting ngak sih???


Salah satu rangkuman chat diskusi survey terkait pedal assist sensor ada di grub facebook KOMUNITAS SEPEDA LISTRIK INDONESIA yang arsip diskusinya sudah admin simpan pada link berikut: SURVEY PEDAL ASSIST SENSOR.


diskusi testimoni pedal assist sensor.

sumber langsung ada di:

  

1.    PAS ADALAH KOMPONEN AKSESORIS TAMBAHAN SAJA.

PAS adalah komponen aksesoris tambahan saja, bukan komponen utama. Jadi tidak digunakan tidak masalah juga. Namun masih banyak calon user sepeda listrik masih beranggapan jika tanpa pedal assist maka sebuah sepeda listrik tidak bisa digowes secara manual. Masih banyak itu yang berasumsi demikian. Jadi faktanya ada pedal assist sensor ataupun tidak ada sebuah sepeda listrik tetap bisa digowes manual selayaknya sepeda kayuh biasa.



tanpa pedal assist sepeda listrik tetap bisa digowes manual.


2.    PAS TIDAK SEPENUHNYA MEMBUAT BATERAI HEMAT.

"pakai saja pedal assist sensor maka baterai akan irit dan jarak tambah jauh" pernyataan itu tidak sepenuhnya benar. Disini kita katakan berdasarkan riset eksperiment banyak situasi kondisi yang menyebabkan PAS justru membuat semakin boros baterai. Yaitu situasi apa?, adalah situasi dimana putaran gowesan kaki hanya menjadi putaran kosong tidak menggerakkan laju sepeda melainkan sepeda sudah melaju sendiri karena faktor dorongan motor listrik. Sehingga posisi ini mengakibatkan perbandingan 100% gerakan motor listrik dan 0% dorongan kayuhan kaki.

Pedal assist sensor sangat erat kaitannya dengan Cadence putaran kaki gowes


Ideal yang bagus yang bagus pada pedal assist sensor adalah 50% putaran kayuhan kaki dan 50% dorongan mesin listrik. Hal itu perlu dilakukan setting dan kalibrasi secara tepat. Yaitu dengan cara mengurangi jumlah magnet pada pedal assist sensornya. Setiap orang memiliki gaya gowes masing-masing. Ada yang bermain cadende tinggi, ada juga yang bermain cadence rendah. Cadence adalah = RPM putaran kaki ketika mengayuh gowes pedal.

Berikut adalah tabel ideal jumlah titik magnet pedal assist dengan gaya gowes cadence ideal.


posisi titik magnet pada disc pedal assist.


3.    HANYA COCOK UNTUK MOTOR WATT KECIL

Realistik produk di lapangan. Saat ini pedal assist hanya biasa dipadukan dengan motor 250W dan maksimal 350W saja. Untuk 500W, 1000W, 3000W jarang sekali ditemui produk yang dengan fitur pedal assist. Dari produsen pabrik saja sudah tidak memproduksi tentu pasti ada alasannya.

Sepeda commuter dengan watt kecil yang biasanya dilengkapi pedal assist sensor


Kalau menurut referensi beberapa sumber mengapa motor watt besar tidak memerlukan pedal assist sensor itu karena faktor power akselerasi motor yang sudah tidak sebanding dengan power tenaga gowesan kaki. Satuan daya gerak gowes kaki memutar pedal adalah watt, dan di dunia balap sepeda sering disebut FTP (Functional Threshold power). Rata-rata Seorang atlet balap sepeda paling besar memiliki FTP sebesar 300-400Watt, apalagi yang Cuma hobbiest sekitar 100W nilai FTP nya.. Sedangkan motor listrik kalau menggunakan 1000 Watt itu artinya sudah melebihi batasan kekuatan putaran kaki bukan? Tidak mungkin posisi ideal 50%:50% lagi, jadi mungkin itu alasan pedal assist sensor kurang cocok untuk motor watt besar.

Grafik power statistik kekuatan kaki Atlet sepeda.


Sepeda listrik dengan motor watt besar, jarang dilengkapi pedal assist sensor

4.    COCOK UNTUK IBU-IBU ATAU ANAK-ANAK

Pembagian kooordinasi tubuh yang menyebabkan poin ini dibahas. Berdasarkan testimoni costumer bogipower electric untuk wanita dan anak-anak lebih ternyata tidak bisa membagi gerakan tangan dan kaki secara seimbang dalam waktu bersamaan. Jadi apabila kaki berputar gowes maka tangan tidak bisa fokus mengontrol putaran handle gas. Begitupula ketika tangan fokus mengontrol putaran handel gas maka kaki tidak bisa konsentrasi memutar crank kayuhan kaki. Jadi harus salah satu yang kerja.



Hal ini semacam koordinasi tubuh yang bingung membagi tugas. Maka dari itulah pedal assist sensor menjadi solusi untuk kalangan yang mengalami kesulitan pembagian koordinasi tubuh ini. Tapi untuk kalangan laki-laki, lebih lagi sudah terbiasa menyetir mobil transmisi manual dengan 3 pedal, tentu membagi tugas koordinasi tubuh antara kaki dan tangan bukan suatu hal yang sulit.


5.    KURANG COCOK UNTUK GOWESER ATAU ATLET

Jaman sekarang kalangan hobbiest sepeda sudah bisa dikatakan mulai menyamai atlet tingkat regional. Bisa kita lihat di instagram atapun postingan-postingan Strava para hobbiest goweser yang sudah pada enteng bersepeda 50-100km dalam sekali perjalanan. Lalu mengapa pedal assist dikatakan kurang cocok pada kalangan ini?, kembali pada poin nomor 2 diatas kaitannya: yaitu terkait cadence atau putaran kaki gowes.

saat gigi dalam posisi ratio ringan, putaran kaki menjadi lebih tinggi.
padahal speed belum tentu dalam keadaan kencang


Seorang hobbiest goweser biasa memiliki RPM cadende 80-90RPM, sedangkan untuk atlet  memiliki cadence 105RPM keatas. Meskipun setting pedal assist sudah di set bagian LOW, dan magnet sudah dilepasin Cuma sisa 1 biji magnet sekalipun, jika yang pakai atlet atau goweser maka yang terjadi hanya putaran kosong saja kaki yang memutar crank pedal. Karena kontroller akan mendeteksi bahwa cadence 80 rpm up itu adalah kondisi sepeda sedang butuh power besar untuk kecepatan tinggi. Padahal RPM cadence tinggi belum tentu gir dan rantai berada pada gear ratio yang mode speed tinggi (depan besar - belakang kecil). Bisa jadi sedang mode santai (depan kecil - belakang besar)





6.    KURANG COCOK UNTUK KECEPATAN PELAN

Mengapa pedal assist sensor kurang cocok untuk kecepatan pelan?. Ok coba mari kita bayangkan ketika kita santai-santai sepedaan sore hari, lewat gang-gang kampung, ketika santai santai kadang kaki gerak gowes kadang pula kaki diem tidak gowes karena sepeda sudah meluncur , lalu saat kaki memulai gerak memulai gowes lagi tiba-tiba pedal assist aktif dan motor menghentak berjalan sendiri dengan power kuat dan melakukan akselerasi. Apa yang terjadi ?. kurang nyaman dalam gowes santai , karena sepeda jadi "nyentak-nyentak" jalan sendiri.



7.    COCOK UNTUK JALAN DATAR PADA KECEPATAN 30 UP

Lhoo.. kenapa di poin ini mengatakan cocok di jalan datar dan kecepatan di 30km/jam lebih?. Poin nomor 7 ini adalah kaitannya dengan RPM batasan maksimal si motor listrik. Sebuah motor listrik 250W rata-rata memiliki top speed 25-30km/jam sedangkan 350W bisa sampai 35km/jam. Saat sebuah sepeda sudah melaju kecepatan 30km/jam lebih lalu apabila pedal assist aktif maka motor sudah tidak terlalu kerja keras lagi. Istilah "nyentak-nyentak" pada poin 6 sudah tidak terjadi.  Yang terjadi motor hanya putaran kosong saja karena laju sepeda sudah menyamai putaran maksimal dari si motor. Pada situasi ini akan terjadi perbandingan tenaga 10-20% tenaga motor listrik dan 80% tenaga dari kayuhan kaki. Sehingga pada posisi situasi ini BENAR JIKA PEDAL ASSIST MEMBUAT IRIT.

pada kecepatan diatas 30km/jam , pedal assist cukup efektif


Berikut adalah tabel perbandingan kisaran tenaga motor listrik banding pedal assist saat sepeda melaju di jalan datar kecepatan up to 30km/jam.



Selain itu pada jalan datar dan durasi yang lama menekan throttle juga akan membuat tangan menjadi pegal-pegal. Nah di posisi inilah pedal assist sensor akan sangat membantu.

8.    BEBERAPA TESTIMONI MENGATAKAN BAHAYA

Poin nomor 8 ini adalah kelanjutan dari poin nomor 6 diatas. Efek sepeda yang "nyentak-nyentak" alias berjalan tidak stabil itu bisa menjadi titik bahaya tersendiri bagi pesepeda.
Pernah ada laporan testimoni dari user: saat dia mau menyebrang jalan raya besar. Yang dilakukan sebelum menyebrang jalan adalah menunggu jalanan sepi tentu, namun saat menunggu user tersebut sambil naik sepedanya dan kaki gowes pelan supaya sepeda tetep laju pelan dan kaki tidak perlu turun. Ketika kaki bergerak, pedal assist sensor aktif ON, dan yang terjadi sepeda tiba -tiba meluncur akselerasi mendadak dan masuk ke jalan raya yang masih ramai. Bisa dibayangkan bahayanya kan?





9.    TIDAK BISA DIPASANG DI SEPEDA DENGAN MODELK PRESSWITCH BOTTOM BRAKET DAN HOLLOWTECH CRANK

Pedal assist sensor modelnya adalah terdiri dari 2 bagian, bagian pertama berupa ring besar yang dipasangkan di frame sepeda dengan mekanisme dicapit oleh bottom braket sedangkan bagian satunya adalah magnet sistem yang dipasangkan di as crank pedal.
Sepeda dengan model integrated Bottom braket dan presswitch bottom braket ring pembaca sensor tidak bisa dipasangkan, karena model frame sepeda bukan baut seperti bottom braket biasa.

Sepeda dengan model crank hollowtech memiliki as besar, sehingga magnet pada pedal assist tidak bisa masuk ke dalam as hollowtech crank. 


press switch bottom bracket, integrated bottom braket, tidak bisa dipasang pedal assist


Ya itulah tadi 8 poin terkait pedal assist sensor. Supaya menjadi pertimbangan kita semua ketika memilih fitur pedal assist sensor. Jangan sampai kita memilih pedal assist hanya karena fanatik ataupun ikut trend-trend yang ada di marketplace Online shop, atau hanya ikut-ikutan trend sepeda listrik saja tanpa mengetahui basic dasar cara kerja alatnya.

TERIMAKASIHSEMOGA BERMANFAAT