ALL ABOUT ELECTRIC VEHICLE INOVATION

Mobil Listrik, Sepeda Motor Listrik, Sepeda listrik Ebike

ALL EBIKE INOVATION

DIY ebike kits konversi

BOGI POWER MOTOR BIKE

SUPER POWER MOTOR HUB, 48V 3000W

OPTIMIST E BIKE

48V 1500W, REAR HUB BLDC MOTOR

C ONE E-BIKE

With BLDC EBIKE KITS KONVERSI

BOGI POWER CAR

With Natural view

SATELIT TV MODIFICATION

All different tips n trik about satelites TV

ALL ABOUT ELECTRIC INOVATION

With Unlimite Creativited

E-bike

Sepeda Listrik Kits konversi

Minggu, 22 April 2012

MENENTUKAN JARAK 2 LNB


MENGHITUNG JARAK 2 LNB PADA ANTENA PARABOLA

Perlu kita ketahui sebuah parabola memiliki karakteristik sebagai berikut:
a.    Sinar datang sejajar sumbu utama akan dipantulkan melalui titik fokus.
b.    Sinar datang yang bersumber dari titik fokus akan dipantulkan sejajar dengan sumbu utama parabola.
Untuk lebih lengkapnya mengenai kedua sifat dasar tersebut silahkan datang ke taman Pintar yogyakarta. Disana terdapat media pembelajaran yang berjudul “Parabola Berbisik”.





Cara kerja parabola berbisik adalah sebagai berikut. Seseorang berbisik pada titik fokus parabola A, kemudian pada parabola B seseorang lagi mendengarkan pada titik fokusnya. Dengan demikian 2 orang tersebut dapat berkomunikasi dengan lancar, padahal jarak antara kedua parabola tersebut adalah 50 meter.  
Dalam media pembelajaran tersebut diungkapkan bahwa:
Sinar datang yang sejajar sumbu utama akan menjadi konvergen (menguat), sedangkan yang tidak sejajar akan menjadi divergen (melemah).
Hal ini terbukti dengan jernihnya suara yang didengar oleh 2 orang yang berbisik antar parabola, padahal dengan jarak 50 meter itu terdapat suara2 lainnya seperti suara orang mengobrol, suara orang berjalan, dll. Namun suara tersebut tidak mengganggu. Begitupula dengan TV satelit. TV satelit mampu menirima sinyal satelit dengan baik karena sinyal yang dipancarkan oleh satelit sejajar dengan sumbu utama parabola. Sedangkan sinyal satelit yang dipancarkan oleh satelit lain dilemahkan oleh kontruksi kelengkungan parabola itu sendiri. Atau dengan kata lain tidak mengganggu sinyal pada titik fokus. dalam gambar berikut ditunjukkan oleh anak panah yang berwarna orange terkumpul pada titik fokus parabola. sedangkan anak panah yang berwarna hitam tidak mengganggu titik fokus utama, hal ini dikarenakan arah sinar datang anah panah yang berwarna hitam tidak sejajar dengan sumbu utama parabola.



Perlu kita ketahui apabil sinar datang tidak sejajar sumbu utama, sebenarnya membentuk titik fokus baru ditempat yang lain, coba perhatikan gambar berikut:



dari gambar diatas dapat dilihat bahwa sinar datang yang tidak sejajar sumbu utama parabola ternyata membentuk titik fokus ditempat yang lain. hal ini kemudian digunakan untuk pemasangan LNB lebih dari satu atau memasang LNB yang bersifat offside fokus, contoh antena parabola offside fokus adalah : antena parabola untuk ATM, antena indovision, astro, dll. dalam gambar diatas hanya bagian A hingga B saja yang efektif memantulkan sinyal ke titik fokus, hal ini lah yang menyebabkan terkadang semakin besar sudut offside maka kuantitas sinyal sering melemah.

Dalam posting sebelumnya sudah disebutkan bahwa persamaan antena parabola berupa y=ax2 dengan titik fokus pada persamaan x2=4fy

untuk menentukan jarak pemasangan antar 2 buah LNB,
Langkah yang pertama adalah mengetahui posisi titik fokus utama parabola. Kemudian langkah selanjutnya mencari titik fokus yang kedua pada sinar datang dengan off set tertentu. Setelah posisi kedua diketahui maka dengan rumus phytagoras jarak titik fokus tersebut dapat diketahui.






Panjang garis a adalah ketinggian titik fokus parabola, garis b adalah jarak titik fokus kedua yang diukur dari pusat parabola dan panjang garis b = garis a. Dengan demikian a = b. Garis c adalah jarak titik fokus a dengan titik fokus b. Garis c dapat diketahui dengan rumus phytagoras
a2+b2 – 2ab cos α = c2                dengan a = b , α adalah sudut off set
2a2 – 2aa cos α = c2               
Sqrt (2a2 - 2a2 cos α) =c
C = Sqrt (2a2 - 2a2 cos α)       dengan keterangan c = jarak LNB, a = titik fokus

Contoh soal:
Pada parabola berukuran 6 fett. Berapakah jarak peletakan titik fokus apabila sinar datang melenceng 10°dari timur
Diketahui :       diameter = 180cm
                        Ketinggian = 30cm
                        Penyimpangan sinar datang = 10 derajat
Ditanya            jarak titik fokus dari pusat utama
Dijawab:
F = D2/16d
F=180²/16*30 = 32400/480 = 67,5 cm
Jarak antar LNB = Sqrt (2*67,5²-2*67,5²cos 10)
Jarak antar LNB = sqrt(9112,5 – 8974,061)
Jarak antar LNB = sqrt(138,43)
Jarak antar LNB = 11,76 cm. Ke arah barat

perlu kita ketahui sudut penyimpangan bukan dihitung dengan cara mencari selisih sudut koordinat satelit A yang dikurangi koordinat satelit B. (contoh Palapa 113BT dikurangi Telkom 108BT =  5 derajat).  hal itu berlaku apabila kita memasang antena parabola di pusat bumi, tidak berlaku apabila kita memasang antena parabola di permukaan bumi.
Pada kenyataannya sudut penyimpangan yang diukur untuk satelit telkom dan palapa adalah 6,2 derajat, pada daerah dengan ketinggian 101 MDpl, 7,32LS dan 110,7 BT. Sudut penyimpangan juga tergantu pada lokasi pemasangan antena juga.



gambar diatas adalah Contoh prototipe susunan 5 LNB untuk piringan 6 feet. dalam penyusunan LNB pada titik fokus, kedudukan LNB tidaklah sejajar, namun membentuk kelengkungan sesuai jenis piringan yang diguakan. semakin besar piringan parabola maka susunan LNB semakin lebar dan rata sejajar, Namun apabila semakin kecil ukuran piringan maka susunan LNB akan semakin rapat dan semakin melengkung.


baca juga :

pemasangan 5 LNB pada dish kecil
cara menentukan titik fokus parabola
modifikasi antena parabola
modifikasi aktuator parabola
receiver TV satelit multifungsi
modifikasi receiver TV satelit

Senin, 16 April 2012

MODIFIKASI ANTENA PARABOLA

MODIFIKASI ANTENA PARABOLA
Chapter :  DOUBLE ACTUATOR



Antena parabola mampu menerima sinyal dengan maksimal apabila sinyal datang dari satelit berada secara sejajar dengan antena parabola. Maka dari itu penyetelan secara tepat perlu untuk dilakukan. Terkadang kita perlu merelakan untuk naik ke atap untuk mensetting antena parabola agar mendapatkan sinyal secara maksimal. Berawal dari pengalaman itulah inovasi ini dilakukan.
Coba perhatikan antena TV satelit berikut, terlihat ada sesuatu yang berbeda::



Dari gambar diatas terlihat sesuatu yang berbebeda. Yaitu terdapat 2 buah aktuator yang digunakan untuk menggerakkan antena dengan gerakan timur-barat dan gerakan utara-selatan.


Dalam Gambar berikut ditunjukkan aktuator yang digunakan untuk gerakan timur-barat. Aktuator dipasang sesuai dudukan yang ada pada baawaan antena parabola. Namun baut penyetel gerakan utara selatan telah dilepas.



Sedangkan gambar berikut ini adalah aktuator yang dipasangkan pada antena parabola, dimana aktuator berikut untuk gerakan utara-selatan. Bagian yang ditunjukkan oleh anak panah adalah bagian yang dibuat sendiri. Pembuatan cukup dilakukan dengan menggunakan besi plat 4mm, kemudian dibentuk profilnya, lalu dilas dengan besi utama dudukan antena parabola, pembuatan lubang dengan diameter 14mm untuk dudukan aktuator, dan langkah terakhir adalah mengecatnya agar terlihat lebih rapi.



gambar penampilan kedua aktuator penggerak.

Dan hasilnya... hanya dengan dish berukuran 7 feet RCTI bisa 82%




Baca juga::

MODIFIKASI RECEIVER TELEVISI SATELIT

MODIFIKASI ANTENA PARABOLA
Capter “ MODIFIKASI RECEIVER DIGITAL TV SATELIT “

Dalam kesempatan kali ini membahas tentang receiver Televisi Digital. Awal mula inovasi ini dilakukan atas dasar penggunaan sarana display pada Notebook, LCD proyektor atau monitor TV, mengingat output receiver adalah jeck RCA video bukan VGA. Selain itu dengan tambahan posisioner mengakibatkan komponen penerima sinyal menjadi semakin banyak/ribet. Terdapat 3 komponen terpisah yaitu Receiver, positioner, dan Konverter.  3 perangkat tambahan tersebut masing-masing memerlukan suplay arus AC.  Berawal dari itulah utak atik ini dibuat.



Secara sekilas memang terlihat menyeramkan seperti robot atau bom rakitan, namun seperangkat komponen tersebut memiliki banyak fungsi untuk menikmati fasilitas TV satelit

Dalam gambar berikut dijelaskan fitur-fitur yang terdapat dalam seperangkat alat receiver multy fungsi:



    
Gambar receiver tampak depan:
1.    Internal Speaker 1
Walaupun sudah dilengkapi colokan untuk eksternal Speaker, namun karena ngak punya SubWoofer atau Sound sistem yang keren maka speaker kecil 8Ω 15Watt juga ngak ada salahnya dipasang. ya agak cempreng suaranya.

2.    Power Suply 2
Power Suplay jenis swicthing memang paling efisien untuk saat ini. Konsumsi daya listrik dari PLN juga tidak terlalu boros karena sistem  AC matic memiliki efisiensi yang tinggi.  Power suplay ini digunakan untuk mensuplay tegangan 12V, 13V, 18V dan 5V. Sedangkan sumber tegangan 36V yang untuk menggerakkan aktuator disuplay oleh trafo 4A karena power suplay AC matic jenis swicthing ini tidak kuat untuk menggerakkan aktuator.

3.    Card Reader 3
Apabila bosen dengan 500an channel FTA (Free To Air / Gratisan ) se-jangkauan asia, fitur ini mungkin sangat membantu. Tinggal isi voucher dari pay TV alias TV berlangganan langsung bisa menikmati channel2 yang sebelumnya tergolong non FTA. Dalam gambar diatas dicontohkan card Irdeto2 yang bisa digunakan untuk telkomvision dan Yes TV.

4.    Receiver Panel 4
Pada Panel receiver terdapat tombol power, up/down channel dan up/down volume. Tombol2 lengkapnya ada di remotenya.

5.    Positioner nort-south 5  
Positioner untuk mengatur gerak parabola utara-selatan. Gerakan ini jarang digunakan, cukup sekali seting untuk seterusnya. Kecuali kalo antena parabolanya terkena badai atau angin ribut. Fitur ini lumayan membantu perbaikan posisi karena tidak mewajibkan penyetelan dengan naik ke atap menuju antena parabola.

6.    Positioner east-west 6
Positioner untuk mengatur gerakan timur barat memang sudah banyak dibugakan pada antena TV satelit pada umumnya, begitupula dengan alat ini.

7.    Main Saklar 7
Saklar utama yang memutus dan menghubungkan seluruh rangkaian elektronik pada alat ini.



Gambar Receiver tampak belakang:

1.    Input & output audio
Jika input audio untuk internal speaker yang cempreng, lalu output audio untuk sound sistem yang lebih OK dan lebih lagi dengan stereonya.

2.    VGA output
Fungsi dati fitur ini Intinya buat nonton TV sambil kerja or maen komputer. So leptop ataupun monitor pun jadi. Tahun 2011 fitur ini pernah digunakan untuk presentasi  ilmiah dengan memadukan output TV digital dengan slide presentasi pada LCD proyektor.

3.    S-video output
Fitur yang digunakan untuk colokan S-video

4.    RCA port
Fitur yang digunakan untuk colokan audio dan video tipe RCA, yang dihubungkan pada televisi/LCD umumnya.

5.    Actuator Control
Port yang berisi 4 kabel (2 motor, 2 sensor) untuk mengontrol actuator

6.    UHF signal input
Pengin nonton TV lokal?.. Jogya TV, TVRI jogya, TA TV yang tidak terdaftar di satelit, maka Fitur UHF ini dapat digunakan. Selain itu sangat membantu juga untuk menonton acara TV yang biasanya diacak ketika siaran langsung seperti sepak bola liga primere inggris, seri A italy, piala eropa dan piala dunia.

7.    Coaxcial to LNB
Colokan Kabel input dari LNB

8.    Coaxcial to receiver
Colokan Kabel yang terhubungkan ke receiver. Kabel ini dibuat eksternal karena tidak bisa digantikan dengan kabel internal.  L

9.    Fan
Rencana fan ini akan dilengkapi LN35 sebagai sensor suhu yang menyensor suhu daripada transformator suplay 36V. Jadi fan akan mulai bekerja hanya pada saat trafo dalam kondisi panas. Karena kalau kipas berputar secara kontinyu tentunya agak membuat kebisingan berdengung yang mengganggu kenikmatan menonton televisi hehehe.


tambahan::
1. USB. untuk keperluan upgrade via flasdisk, da koneksi dengan leptop
2. port HDMI,  untuk keperluan output display hight definition media image
3. remote kontrol berbasis wireless pengatur aktuator
4. Tiket Fly

Spesifikasi keseluruhan
1. 3000 channel memori
2. output display AV, S-Video, VGA, HDMI
3. Stereo / mono audio
4. suport HDTV, SDTV, MPEG2, MPEG4, DVB-S2, DVBS

5. suport biss key
6. suport Fly CARD
7. suport card pay TV
8. 50 meter kendali remote kontrol wireless 27Mhz (bukan infrared)
9. suport aktuator ganda (utara-selatan dan timur-barat)
10. Tiket Fly (untuk saluran TV berbayar)




tampilan output via Leptop




gambar double tampilan output:



beda siaran pun bisa. LCD Leptop menampilkan RCTI sedangkan Monitor menampilkan GLOBAL TV




Minggu, 08 April 2012

MENETUKAN TITIK FOKUS PARABOLA

MENENTUKAN TITIK FOKUS ANTENA PARABOLA

Nah, dalam kesempatan kali ini akan dibahas mengenai titik fokus antena parabola.
Sering kita mendapatkan rumus titik fokus parabola dengan persamaan
F= (Diameter^2 / 16 kedalaman piringan)
Atau
F = D2/16d
Dengan D= diameter piringan, d = kedalaman piringan

Namun, darimana rumus itu berasal, nah berikut adalah detail pembahasannya
Dikutip dari proposal PKMKC,  Brilian Prasetyo.( 2012:17)
Parabola didefinisikan sebagai tempat kedudukan titik-titik P(x, y) pada bidang kartesius, sedemikian hingga terdapat titik itu berjarak sama dari suatu titik tertentu yang disebut fokus dan garis tertentu yang tidak memuat fokus dan disebut direktrik. Untuk menentukan persamaan parabola, pertama ditinjau parabola dengan fokus berada pada sumbu-x dan dengan direktrik tegak lurus sumbu-x. Sedangkan sumbu-y diletakkan di tengah-tengah segmen garis hubung dari titik fokus F ke garis direktrik D.
       
Misalkan jarak antara garis direktrik dengan fokus adalah 2c, maka koordinat titik fokusnya adalah F(c, 0) dan persamaan garis direktrik d adalah x = –c, c ¹ 0. Jika P(x, y) adalah sembarang titik pada parabola, maka dari definisi kurva parabola diperoleh hubungan                                                
                                         garis PF = garis PD 
Û                               (xc)2 + y2  = (x + c)2
Û                      x2 – 2cx + c2 + y2  = x2 + 2cx + c2
Û                                                y= 4cx                                                    (1)

Persamaan (1) di atas merupakan persamaan parabola yang dicari yaitu parabola yang mempunyai fokus F dengan koordinat (c, 0) dan persamaan garis direktrik d º x = –c, c ¹ 0. Jika dilakukan pertukaran x dan y dalam (1) maka diperoleh
                                   x2 = 4cy,        (2)
persamaan (2) merupakan persamaan parabola dengan fokus di titik (0, c) pada sumbu-y dan garis direktrik dengan persamaan d º y = –c.

dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa x2=4cy dengan c adalah nilai titik fokusnya, maka dari itu persamaan titik fokus dapat disebutkan
F=x2/4y
dengan x adalah sembarang titik x di garis parabola dan y adalah sembarang titik ypada garis parabola.


Pada Antena Parabola TV satelit diameter piringan parabola disebutkan dengan dua kali nilai X (karena titik pusat pada koordinat kartesius adalah (0,0) , sedangkan kedalam piringan disebutkan dengan nilai Y
Maka dari itu,
F = X2 / 4Y
F = (½ * D)2 / 4d
F =( (1/4) * D2 ) / 4d
F = D2 / (4*4d)
F = D2 / 16d    

Nah.. sudah ketahuan kan asal muasal rumus tersebut berasal,
Contoh soal nih, : pada piringan parabola berukuran 7 feet, tentukanlah posisi titik fokusnya.
Diketahui : diameter = 210 cm, kedalaman = 35 cm
Ditanyakan : berapakah ketinggian titik fokus?
Dijawab :
F = D2 / 16d    
F = (210)2 / 16*35
F = 44100 / 560
F = 78,75cm
Jadi ketinggian titik fokusnya adalah 78,75cm


mari kita lihat bentuk nyata antena parabola 7 feet



baca juga :

Selasa, 13 Maret 2012

Gerakan Mobil Listrik Nasional, Dahlan iskan 4 tahun lalu. - repost

dikutip dari : http://dahlaniskan.wordpress.com/2012/03/11/saatnya-putra-petir-harus-melawan/#comment-8586

Saatnya Putra Petir harus melawan

Terbukti,
Setiap Presiden Indonesia terjerat oleh BBM.
Terbukti,
Siapa pun presidennya, kapan pun masanya, harus menaikkan harga BBM.
Terbukti,
Setiap terjadi kenaikan BBM menimbulkan kehebohan nasional.
Terbukti,
Setiap kehebohan menguras energi nasional.
Energi dihambur-hamburkan.
Energi terbuang-buang sia-sia.
Energi yang mestinya untuk mendorong maju menjadi energi yang habis untuk berputar-putar.

Karena itu:
Mari kita lawan BBM!
Mari kita tolak BBM!
Mari beralih dari BBM ke listrik!

Mari!
Kita lawan BBM!
Untuk penyelesaian yang tuntas jangka panjang.
Agar BBM tidak lagi menjerat-jerat presiden-presiden yang akan datang.
Agar BBM tidak habis-habisnya menimbulkan kehebohan nasional.
Agar tidak terus-menerus menguras energi nasional.

Mari kita lawan BBM!
Mari kita produksi mobil-motor listrik nasional.
Kita pakai kendaraan listrik.
Bukan kendaraan yang haus BBM.

Jangan ketinggalan.
Seluruh dunia mengarah ke kendaraan listrik.
Seluruh dunia akan beralih ke kendaraan listrik.
Seluruh dunia akan meninggalkan kendaraan BBM.

Jangan sampai kita ketinggalan lagi.
Hanya untuk terjerat-jerat BBM sepanjang masa.
Hanya untuk berheboh-heboh tiada habisnya.
Hanya untuk menguras energi semua manusia Indonesia.

Mari kita produksi kendaraan listrik.
Mari kita manfaatkan listrik murah ketika tengah malam.
Ketika semua orang tidur dengan lelapnya.
Ketika AC-AC kantor tidak bekerja.
Ketika TV-TV tidak menyala.
Ketika lift-lift gedung bertingkat beristirahat.

Listrik tengah malam.
Terbuang sia-sia.
Listrik tengah malam.
Alangkah bermanfaatnya bila untuk nge-charge kendaraan kita.

Mari kita produksi motor listrik nasional.
Mari kita produksi mobil listrik nasional.

Kita!
Putra-putri bangsa.
Pasti mampu merealisasikannya.
BUMN siap menjadi pelopornya.
BUMN siap menjadi pemrakarsanya.
Inpres hemat energi No 05/2006 harus menjadi nyata.

AYO!
Siapa pun Anda.
Yang merasa sebagai putra bangsa.
Yang sudah lama mimpi mobil-motor listrik nasional.
Yang memiliki konsep, bukan yang hanya bisa mengeluh.
Yang siap bekerja keras, bukan yang hanya bisa bicara keras.
Yang bisa melakukan R&D sendiri.
Yang bisa melahirkan kualitas motor listrik tidak seperti yang kita kenal hari ini.
Yang siap bikin blueprint dan working prototype untuk produksi mobil/motor listrik nasional.
Yang mampu menemukan teknologi tidak sekadar merakit yang sudah ada.
Yang siap melibatkan lembaga pendidikan nasional jangka panjang.
Yang siap untuk mengikuti sertifikasi pengujian nasional.
Yang kalau dipatenkan bisa diterima.
Yang siap membangun perusahaan nasional.

Dan tentu.
Yang siap bekerjasama dengan BUMN.

Ayo kumpul di BUMN.
Kita bicarakan bersama.
Kita wujudkan bersama.
Kita jalankan bersama.

Ayo kita lahirkan motor listrik nasional.
Ayo kita lahirkan mobil listrik nasional.

Ayo!
Jeratan nasional itu kita urai.
Kehebohan nasional itu kita cegah.
Pemborosan energi nasional itu kita akhiri.

Ayo.
Indonesia jangan ketinggalan lagi.

Mari!
Kita akhiri keluh-kesah.
Kita ganti dengan motor listrik nasional.
Kita ganti dengan mobil listrik nasional.

Mari kita songsong bersama.
Lahirnya……
Jabang bayi PUTRA PETIR ini!

*)
Tanggal 20 Mei 2012 adalah target kesepakatan mendirikan perusahaan nasional patungan BUMN-partner. Bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional.
Respons terhadap gagasan ini silakan email: dahlanlistrikiskan@gmail.com.
Peminat serius menjadi partner usaha dan partner dalam konsep dan rancangbangun mobil-motor listrik nasional silakan email ke: dahlanmobillistriknasionaliskan@gmail.com paling lambat 21 April 2012 bertepatan dengan Hari Ibu Kita Kartini.
Pertemuan-pertemuan intensif dilakukan antara 21 April 2012 sampai 15 Mei 2012

Senin, 27 Februari 2012

Front Wheel Aligment





Sabtu, 25 Februari 2012

menerima siaran televisi luar negeri

cara menerima siaran televisi luar negeri
...
sebenarnya teknologi berikut bukanlah teknologi baru, tapi ada sesuatu yang membuat saya heran.. kenapa belum banyak orang mengetahuinya. di langit negeri ini terdapat lebih dari 10 satelit yang tersebar, dari 94 derajat bujur  timur daerah NAD hingga 144 derajat bujur timur daerah papua sono. ada satelitnya china, jepang, vietnam, malaysia hingga satelit palapa yang konon katanya sudah bukan milik Indonesia lagi :-( . setiap satelit memiliki orbit yang teratur, kebanyakan berada di garis khatulistiwa atau yang disebut geo stasioner namun adapula beberapa yang di luar garis khatulistiwa atau meo stasioner. setiap satelit memiliki sorotan / beam jangkauan sinyalnya masing-masing. seperti satelit Palapa D1 memiliki jangkauan hingga area china, oceania dan australia jadi apabila kita pindah rumah ke ausie,, maka kita tetep bisa nonton TV One, metro TV, dan juga sinetron dan FTV di SCTV hahaha. tapi berbeda dengan satelit TELKOM 1.. jangkauan sinyalnya hanya pada wilayah Indonesia saja, negara luar yang bisa menerima sinyal dari satelit telkom hanya negara timor leste saja.. so kalo kita ada di malaysia gk bisa nonton OVJ atau nonton tukul cozz Trans TV dan ANTV ikutnya satelit TELKOM 1,, untuk lebih lengkapnya mengenai sorotan-sorotan tiap-tiap satelit bisa dilihat di www.lyngsat.com

kembali ke bagaimana cara menerima siaran televisi luar negeri. ada banyak sekali satelit yang memancarkan sinyalnya ke arah Indonesia. nah.. kita ambil aja sinyalnya itu.. cukup memakai antena parabola sudah bisa kok.

langkahnya adalah sebagai berikut:
1. merakit parabola
2. tempatkan LNB pada titik fokus yang tepat
3. pilih satelit yang akan dipilih
4. arahkan arah parabola ke satelit tersebut
5. merangkai dengan seperangkat receiver dan TV
6. searching channel
7. pengepasan/penyetelan posisi yang tepat
8. enjoyyy.....

lengkapnya bisa dibaca di

cara menentukan titik fokus dapat dilihat disini:

nah.. kalo pengin tau koordinat satelit tuh berada di mana bisa di cek disini pren..

kalo aku yg hafal itu
PALAPA D1 =113,5BT
TELKOM 1= 108BT
CHINNASAT 6B = 115BT
ASIASAT 3 = 105BT
ASIASAT 5= 100,5BT
MEASAT 2/3=92BT
ASIASAT 4=120BT
INSAT 3D= 93BT
THAICOM = 78BT
INTELSAT barat = 68BT
INTELSAT timur = 168BT

kemudian untuk mengetahui koordinat posisi kita tidak perlu pake GPS,, terlalu mahal,,, lihat aja di www.google.maps ntar dicari posisi tempat pasang parabola trus dicatet koordinatnya,, cukup sampai 2 digit dibelakang koma aja.
klo yg aku hafal itu...
Yogyakarta dan skitarnya = 7,32LS , 110,7 BT

nah klo sudah tahu berarti cara menerawang posisi satelit bisa dilakukan dengan membandingkan koordinat kita dengan koordinat satelit, contoh misal mau menerima satelit CHINNASAT 6B yang di 115BT , 0 derajat khatulistiwa.
langkah-langkahnya berarti
1. apabila parabola tegak lurus ke atas itu adalah 7,32LS , 110,7BT
2. miringkan parabola ke arah utara dengan kemiringan (7,32LS - 0 LS) = 7,32 derajat
3. kalo sudah miring k utara sebesar 7,32 dari posisi tegak maka selanjutnya memiringkan ke arah timur sebesar (115T - 110,7BT) = 5,7 derajat
4. geser2 dikit arah piringan parabolanya dengan memutar baut penyetel utara-selatan dan penyetel timur-barat hingga didapat sinyal yang maksilmal.

sepertinya itu bukan rahasia public lagi dech.. para mekanik parabola dari jaman dulu juga udah tau.. bahkan penjual es kencur di perempatan fakultas MIPA UNY juga tau..

nah.. jika memakai satu LNB maka hanya satu satelit aja yang dapat diterima,, misal cuma CHINNASAT doank.. klo pengin bisa nangkep satelit palapa gimana?.. harus geser ke 113,5BT???  nah.. itulah beberapa teknologi menggunakan motor penggerak yang dilengkapi sensor posisi untuk merubah arah jika ingin menangkap sinyal dari satelit lain.. atau kalo pengin lebih hemat memakai LNB lebih dari satu.

berikut adalah teknologi yang sudah dikembangkan
1. teknologi motor penggerak
teknologi ini berfungsi menggerakkan piringan parabola agar dapat merubah arah sesuai satelit mana yang akan kita terima sinyalnya. keunggulan teknologi ini mampu menjangkau banyak satelit dari wilayah pojok barat hingga pojok timur. namun kelemahannya setiap kali kita mau pindah channel antar satelit harus sabar yang nunggu dulu, coz nunggu motor bergerak terlebih dahulu, selain itu apabila menggunakan motor jumlah LNB yang dipasang tidak boleh lebih dari satu.. tapi saya sudah bisa membuat adapternya sehingga LNB 4 masih bisa digabung dengan motor penggerak,, hehehe

2. teknologi multi antena parabola
jika kita punya satu antena parabola  utuk nangkep sinyal dari satelit A. lalu kalo mau nagkap sinyal satelit B di posisi lain dengan cara memasang parabola satu lagi buat nangkep sinyal stelit B. tapi kayak e itu cara konyol n gk mutu dech.. buang-buang biaya saja.tapi itu masih sering digunakan di beberapa gedung-gedung tinggi, cz aku sering liat ada beberapa antena parabola di atas gedung itu..

3. multi LNB
kalo satu LNB dapat menerima satu sinyal satelit saja, maka kalo banyak LNB ya bisa jadi banyak sinyal donk.. tepat banget, namun sayangnya sebanyak-banyaknya cuma 4 LNB cz alat receiver yang sudah ada  hanya mampu mengolah 4 satelit saja.. tapi no problem bisa diakali pake kombinasi 22k dan DiseqC yg canbang 4. selain itu syarat sebuah antena mampu dipasang 4 LNB harus memiliki ukuran minima 7 feet atau lebih..

4. Televisi Berlangganan
TV berlangganan adalah kumpulan channel2 faforit secara terpadu kemudian hanya dipancarkan dalam satu frekuensi/ satelit tertentu. semisal Indovision menggunakan satelit cakrawarta, Yes TV pada satelit Telkom, Astro di satelit Measat dan masih banyak lainnya. mulai dari paket 60ribuan hingga 200ribuan juga ada.
mmm Tanpa mengurangi rasa hormat para perusahann TV berlangganan, TV berlangganan jaman sekarang di Indonesia Semuanya adalah REPLAY TV!!!.. masak channel STAR WORD, MGM, Start Movie, Celestesial movie,  ada subtitle Indonesianya????.. saya pernah mencocokkan Start SPORT yang asli di online TV dengan Start Sport punya TV berlangganan ternyata siarannya beda.. Start Sport yang asli menyiarkan liga primer inggris tapi start sport yang TV berlangganan malah nyirai golf.. bukti yang lain, Celestesial movie TV yang asli menyiarkan film cina dan bahasanya cina tanpa subtitle, tapi di channel Celestesial movie TV punya Tv berlanggan malah film barat dan ada subtitle Indonesia nya, what this??? kalo gk percaya buktiin aja weiisss.


nah.. ini dudukan LNB hasil eksperimenku tahun 2007 silam dan dibangkitkan lagi tahun 2011 karena dapet dukungan dana sebesar 2 kali 5 juta, gubrackkkk sisa berapa ????...
ada 6 LNB sekaligus



kalo untuk versi 7 feet yang fixed bisa pakai ini:

5 buah LNB C band dan 1 buah LNB Ku-Band
terus pembagian agar bisa menangkap lebih dari 4 satelit menggunakan kombinasi seperti ini:

..
dengan demikian maka satelit yang dapat diterima adalah:

Atau lebih mudahnya menggunakan diseqC 1.1. tapi hanya beberapa receiver yg suport dengan diseqC 1.1.



satu antena, satu TV 200 channel coey...
mantabs.. gak cuma siaran TV lokal doank,,, channel vavorit ku ada CCTV 4, 7, 1 dan 9 yang isinya seputar siaran teknologi2 di cina sono.. terus ada lagi Beijink KAKU TV yang isinya film2 kartun sperti dragolball, naruto, shaun a sheep, digimon, dll.. terus kalo berita ada di NHK TV , Al jazerra TV dan Channel news Asia. kalo TV yang isinya sepak bola melulu juga ada ALKASS TV dan Aljazerra sport Channel.. dan masih banyak lagi channel faforit lainnya..

sekian info yang dapat saya bagikan, lain waktu saya post kan detail teknologinya.. sekarang mau mbikin data seputar karya ini cz lagi aku ikutkan PKM-KC biar bisa dapet duit 7 juta hehehehe mumpung masih jadi mahasiswa....

baca juga ::

pelayanan pemasangan TV satelit / pembelian komponen /modifikasi bisa didapat di
>>>>>>><<<<<<