ALL ABOUT ELECTRIC VEHICLE INOVATION

Mobil Listrik, Sepeda Motor Listrik, Sepeda listrik Ebike

ALL EBIKE INOVATION

DIY ebike kits konversi

BOGI POWER MOTOR BIKE

SUPER POWER MOTOR HUB, 48V 3000W

OPTIMIST E BIKE

48V 1500W, REAR HUB BLDC MOTOR

C ONE E-BIKE

With BLDC EBIKE KITS KONVERSI

BOGI POWER CAR

With Natural view

SATELIT TV MODIFICATION

All different tips n trik about satelites TV

ALL ABOUT ELECTRIC INOVATION

With Unlimite Creativited

E-bike

Sepeda Listrik Kits konversi

Minggu, 01 Juli 2018

MERAKIT SEPEDA LISTRIK MURAH, DENGAN MOTOR DC

MEMBUAT SEPEDA LISTRIK MURAH, DENGAN MOTOR DC

MOTOR BRUSHED DC PADA EBIKE 

Motor Brushed DC adalah dinamo motor listrik yang sederhana. Hanya menggunakan 2 kabel, dan jika dilangsungkan ke aki akan langsung berputar kencang. Kelebihan dan kekurangan brushed DC pada sepeda listrik sudah pernah dibahas pada artikel ini: Perbedaan Brushed DC dan BLDC

Sepeda dengan motor Brushed DC
dinamo diletakkan di depan kayuhan kaki


Kelebihan motor brushed DC dalam merakit sepeda listrik

Ø  Biaya murah, ( dibawah harga motor jenis brushless DC / BLDC dalam watt yang sama)

JIka BLDC 250W - 350W kits = Rp 1.8jt  - 2.5 jt an
sedangkan Brushed DC 250-350W kits = Rp . 800rb - 1.4 jt an

MOtor Brushed DC motor.
harga dinamo geargox mode sekitar 750rb an.

sedangkan ebike konversi harga dinamo saja 1.8jt an, 
lengkap dengan kontroller dan handle gas sekitar 2.1jt an



Ø  Sparepart mudah didapat dan murah
Ø  Misal kejar murah, seken nya di pasar loak mudah didapat

DI OLX, Bukalapak, TOkopedia, ataupun di toko elektronik lokal sudah banyak yang menjual


harga kontroller untuk brushed DC kontroller juga relatif murah. 250rb an untuk imitasi.
harga 350rb sudah dapat yang original berkualitas

Ø  Mekanisme cara kerja dinamo simple, tidak menggunakan sensor-sensor

hanya terdapat komponen Kumparan, magnet dan Brush / sikat
ada juga yang mengatakan Colboster


Ø  Apabila terjadi kerusakan, banyak mekanik tempat servis yang bisa memperbaiki

Kelemahan motor Brushed DC pada ebike

Ø  Boros baterai, efisiensi tidak sehemat motor BLDC
jika BLDC ebike hub dalam 12Ah baterai bisa jarak tempuh 40-60km
sedangakan Brushed DC ebike dalam 12Ah baterai jarak tempuh 15-20km



Ø  Pemasangan dan instalasi di sepeda cukup sulit, karena harus melibatkan adapter dan beberapa harus membuat kontruksi yang baru


model pada umumnya ditaruh di kayuhan kaki. ( mid drive)


Ø  Tenaga torsi dan speed tidak sekuat motor BLDC pada watt yang sama
Ø  Suhu dinamo lebih panas daripada motor BLDC
Ø  Kualitas keawetan tidak seawet motor BLDC

REFERENSI MODEL PENEMPATAN DINAMO

Bagi user pemula dalam merakit tentu akan kesulitan dalam merakit motor brushed DC pada ebike. Karena salah satu kelemahan utama motor brushed DC pada ebike adalah perakitannya yang sulit. Berikut adalah referensi hasil rakitan kreativitas user yang telah merakit.



Bentuk dinamo Brushed DC motor

model penempatan

model penempatan pada roda belakang (side gir)





CONTOH SEPEDA YANG SUDAH JADI:





SEMOGA BERMANFAAT



TERKAIT:

SEPEDA MOTOR LISTRIK 100km/jam 48V 3000W

SEPEDA MOTOR LISTRIK 100km/jam 48V 3000W

BOGI POWER ELECTRIC MOTOR BIKE


Spesifikasi umum:

Ø  Power motor         : 48V 3000W QS motor V2 export Hi Grade.
Ø  Kontroller              : Kellycontroller 4KW REGEN KEB48401X
Ø  Kecepatan maks : 90-110km/jam
Ø  Jarak tempuh       : 40-110km
Ø  Lama charging    : 2 - 6 jam



Spesifikasi Detail Sepeda motor:

Ø  bobot kendaraan                         = 75kg
Ø  ukuran roda                     = 10"
Ø  ban luar                            = Kenda 10" 100/80
Ø  velg depan                       = velg kymco matic
Ø  disk cakram                      = kymco matic
Ø  disk brake depan             = SUpra X
Ø  lampu depan                    = LED
Ø  suspensi depan              = kymco
Ø  master rem depan            = supra X
Ø  master rem belakang       = Yamaha Nmax
Ø  body depan                      = speda motor cina merk FACE
Ø  casis                                  = besi hiten
Ø  Dashboard speedometer = costums + AMpermeter
Ø  ampermeter                      = 100A with sunt resistor
Ø  handle gas                       = standar twist trotle 0-5V
Ø  suspensi belakang         = YSS suspension
Ø  disk brake belakang       = satria F150
Ø  Ban Belakang                  = Kenda 10" x 100/80




Spesifikasi Kelistrikan

Ø  Dinamo                 : 48V 3000W QS motor V2 exsport Hi Grade.
Ø  Kontroller              : Kellycontroller 4KW REGEN KEB48401X
Ø  Baterai                   : Lithium battery, LiNiMn, 13S , 48V 60Ah. 150A BMS.
Ø  Dashboard           : Speedometer, baterai level, ampermeter, voltmeter, panel
Ø  Kelistrikan lampu:
ü  Lampu kepala
ü  Lampu dimmer flip kepala
ü  Lampu tanda belok
ü  Lampu rem
Ø  Handle gas           : Twist throttle 0.76-4,3V
Ø  REGEN                 : 0-30A
Ø  BMS balance   : 05-1A
Ø  Charger Lithium  : 54V 6A







Hasil uji dengan Alat ukur:

Alat ukur pemantau                    = WH meter, Digital Ampermeter, Speedometer, timer.
konsumsi daya                = 15,62Wh/km (10km tercatat 156,2Wh). 40-60 km/Kwh

Speed rata-rata ideal jalan raya            = 40-50km/jam
amperage kecepatan ideal pd jalan datar = 12A-18A
Top speed  = 1189Rpm = 110,3 km/jam pada ban luar ukuran 10x2,25 
Top speed saat pengujian         = 93 km/jam
Amperage saat top speed = 140A (mentok batas kontroller)
Akselerasi = 0 sampai 30 meter = 4,9 detik
Akselerasi = 0 sampai 70km/jam = 7-8 detik
Kemiringan tanjakan tertinggi = tanjakan plikon Magelang. (bisa disimpulkan semua tanjakan jalan raya normal bisa dilewati, )


hasil test manuver



Uji test daya tanjak. Tanjakan bukit bintang, Patuk, Gunung kidul



test turunan, tanpa tersalip kendaraan lain


HASIL UJI TEST DRIVE JARAK JAUH (Klik Disini)



Kamis, 28 Juni 2018

MENGENAL BATERAI LITHIUM PADA SEPEDA LISTRIK

MENGENAL BATERAI LITHIUM PADA SEPEDA LISTRIK

BERDASARKAN POSISI PEMASANGANNYA


Kesempatan kali ini akan mengulas jenis-jenis baterai sepeda listrik berdasarkan pemasangannya. Kalau secara jenis baterai lithium juga dibagi menjadi beberapa jenis seperti LiMnCo dan LiFePO4, dan sebagainya akan diulas lain waktu. Meletakkan posisi baterai adalah hal biasa membuat bingung pada perakit sepeda listrik. Pemasangan yang ideal adalah aman dari guncangan agar cell-cell baterai tetap terjaga. 


Mari kita simak ulasannya untuk pengenalan macam-macam nama baterai lithium pada sepeda listrik.

1.    Rear Rack

Dudukan instalasi posisi ini adalah yang paling sederhana, mudah dan paling aman. Untuk baterai lithium model rear rack mampu hingga kapasitas lebih dari 20Ah. Bahkan untuk baterai Aki lead acid pun kuat untuk ditopang. Jumlah cell jika menggunakan Li ion 18650 dapat memuat 91 - 117 cell.


Posisi ini memiliki kelamahan adalah apabila sudah menggunakan motor hub besar di roda belakang maka titik berat sepeda akan terkumpul di belakang. hal ini lah yang menjadi kurang disukai oleh beberapa kalangan.






2.    Water Bottle

Model ini adalah paling umum menggunakan cell dengan ukuran 18650. Casing water botle biasanya memuat 52-65 cell didalamnya. Apabila tegangan 36V maka dengan cell 2800 MAh maksimal mampu memiliki kapasitas 36V 15Ah. Namun apabila dengan 48V maka kapasitas hanya 12Ah. 


Model ini biasanya dudukan baterai dibautkan pada dua titik baut dudukan botol air minum pada sepeda. Kelemahan model ini adalah tidak support/ compatible dengan motor yang berdaya besar, mengingat kapasitas model ini terbatas .





3.    Dolphin case / Trapes

Hampir sama dengan model botol, model dolphin case atau yang lebih dikenal dengan model trapes memuat 50 - 65 cell.

Tambahan 8 cell cukup untuk meningkatkan 2800-3000 Mah total kapasitasnya. Model ini juga sama-sama dibaut pada frame sepeda bagian baut untuk dudukan botol

50 cell




4.    Triangle Mount

Masih kurang puas dengan kapasitas baterai?. Penempatan triangle mount mampu memuat hingga > 80 cell baterai 18650. Titik berat sepeda juga terkumpul di bagian tengah. 

Namun model ini terkesan memaksakan, maka tak heran jika jarang ada baterai yang dijual dengan model ini. Model ini biasanya adalah rakitan handmade sendiri oleh modifikator.




5.    Silver fish

Silvel fish adalah baterai yang pada aplikasi penempatannya terletak membujur di bagian tengah sepeda. Pemasangan dan pelepasan adalah ditarik / dimasukkan dari atas. Baterai ini memilii cirikhas terdapat sebuah pegangan untuk jinjingan (pegangan). 

Dimensi casing silfer fish adalah 89x89x401 mm. Jumlah cell yang dimuat adalah 52-65cell. Kapasitas maksimum pada umumnya dengan cell 2800Mah hampir sama dengan model botol. 



..

6.    Frog

Diberikan nama frog karena memang casing baterai ini berwujud menyerupai kodok. Jumlah cell yang dimuat juga hampir sama dengan model silferfish ataupun bottle. Dimensi casing ini adalah 80*150*180 mm dengan cell yang dimuat adalah 52-65-78 cell 18650. 

Baterai model frog memiliki dua opsi pemasangan, yaitu pada boncengan belakang atau pada bagian belakang stang kemudi.


.

7.    Front Rack

Model ini tidak cocok digunakan apabila kita telah memasang penggerak roda depan. Penggerak belakang dengan motor hub yang ukuran besar, barulah boleh coba menggunakan front rack. Keuntungan model ini adalah memberikan ruang yang bebas. Namun apabila jumlah cell yang terakit semakin banyak maka bobot akan semakin  besar pula. Bobot yang besar terkumpul di depan stang kemudi tentunya akan membuat manuver menjadi tidak nyaman.




8.    Backpack

Backpack adalah baterai sepeda listrik yang terletak di dalam tas ransel. Modelnya unik memang tapi efektifitas titik berat adalah paling seimbang.  Model ini tidak ada pabrikan yang menjual, biasanya adalah modifikasi EV lover saja. Jumlah cell yang mampu dimuat juga sesuai selera, bahkan bisa > 100 cell (asal tidak keberatan saja yang membawa). 

Kelemahan model ini apabila dipakai di Indonesia adalah: ketika sepeda diparkir kita jadi bingung apakah tas ransel ditinggal di sepeda atau kita jalan kaki meninggalkan sepeda tapi masih membawa baterai yang berat.


.


SEMOGA BERMANFAAT