ALL ABOUT ELECTRIC VEHICLE INOVATION

Mobil Listrik, Sepeda Motor Listrik, Sepeda listrik Ebike

ALL EBIKE INOVATION

DIY ebike kits konversi

BOGI POWER MOTOR BIKE

SUPER POWER MOTOR HUB, 48V 3000W

OPTIMIST E BIKE

48V 1500W, REAR HUB BLDC MOTOR

C ONE E-BIKE

With BLDC EBIKE KITS KONVERSI

BOGI POWER CAR

With Natural view

SATELIT TV MODIFICATION

All different tips n trik about satelites TV

ALL ABOUT ELECTRIC INOVATION

With Unlimite Creativited

E-bike

Sepeda Listrik Kits konversi

Senin, 01 Juli 2019

CARA MEMILIH MOTOR PADA SEPEDA LISTRIK

CARA MEMILIH MOTOR PADA SEPEDA LISTRIK


Ulasan berikut adalah salah satu FAQ yang paling sering ditanyakan. Bahkan beberapa waktu lalu terdapat user yang ingin merakit sepeda motor listrik dengan motor 500W tapi mengharapkan kecepatan 80 km/jam, hal ini tentunya sangat tidak singkron sekali. Hal yang lain yang terjadi adalah kebingungan user EV lover yang ketika ingin merakit dan bingung memilih spec apa yang terbaik. Maka dari itu electricisart-bogipower.com merilis bagaimana cara menentukan motor penggerak pada kendaraan listrik.

Kesempatan kali ini akan dibahas secara khusus pada sepeda listrik dengan aspek yang ditinjau dari kecepatan yang diharapkan.

SEPEDA LISTRIK

Ranah sepeda listrik disini adalah:  MTB, Fixie, BMX, sepeda onta, dan semua kendaraan roda 2 dengan bobot dibawah 25kg. Kunci dalam menentukan daya motor adalah kecepatan yang diinginkan dan Alokasi biaya yang diharapkan.

Sepeda Listrik

a.    Kecepatan 30-40km/jam

Opsi pilihan untuk kecepatan ini yaitu BLDC hub 250W , dan mid crank Brushed DC




Motor BLDC hub 250W  Pada umumnya adalah dinamo yang biasa digunakan untuk sepeda listrik yang dijual utuh siap pakae oleh dealer atau Toko. Seperti merk Sunrace, SELIS, Super rider, dll. Motor ini memiliki kelebihan mudah didapat di beberapa seller. Untuk komponen seken nya juga sudah banyak dijumpai di pasar-pasar loak atau di kolektor kendaraan listrik seken. Namun kelemahan disini adalah bobotnya yang besar dan dimensi instalation size belum fix onsize dengan casis sepeda. Tidak fix size dengan frame sepeda pada umumnya, jadi perlu kreativitas dalam merakit. Secara harga motor saja ini kisaran 1,5jt sampai 1,6jt an apabila baru. Jika seken kisaran 700-800rb an.  Aki untuk kits ini biasanya hanya membutuhkan 36V, 3 biji aki. Harga kontroller bervariasi dari 300-400rb an

motor hub kelas ini umumnya 36V 250W

model ini sudah banyak ditemukan seken-nya




untuk kelas baru, motor 250W / 350W biasa digunakan pada selis pasaran



Mini ON kits.  MiniON adalah golongan motor BLDC jenis outrunner yang bekerja dengan cara ditempel gesekkan ke roda.  Harga motor kits ini tidak bisa dibeli secara eceran. Harus dibeli utuh, info harga akhir tahun 2017 adalah seharga 4.8jt komplit kits set dengan baterai. Untuk spesifikasi dan detail review bisa kita saksikan di video berikut:


Mini ON , motor kecil dan ditempel ke roda.


review video Mini ON


Motor brushed DC hanya memiliki keunggulan murah secara harga. Namun secara kualitas sangat jauh dibawah BLDC. Tingkat efisiensi motor brush DC juga sangat boros jika dibanding BLDC. Kekuatan torsi motor brushed DC juga tidak sekuat BLDC, Brushed DC biasanya juga menggunakan tegangan 24V. Maka dari itu untuk motor Brushed DC jika diaplikasikan ke sepeda alangkah baiknya sudah menggunakan sistem gearbox gigi redusi, supaya lebih kuat torsi dan dinamo tidak cepat panas. Lalu Alangkah baiknya kontroller menggunakan 24V 500W. 

Biaya kits brushed DC cukup murah, Kisaran 1.2jt an untuk 250W + gearbox mode. Untuk aki juga hemat karena hanya menggunakan 2 biji. Alokasi anggaran maks 2jt sudah dapat lengkap dengan aki dan charger. Namun kits ini memiliki power dan kecepatan yang sangat pelan . 15 km/jam. 



contoh motor Brushed DC + Gearbox mode

contoh pemasangan pada kayuhan sepeda

Contoh sepeda dengan motor brused DC



b.    Kecepatan 40-50km/jam

Opsi pilihan untuk kecepatan ini yaitu BLDC ebike hub 48V 350W, 48V 350W besar (hi torsi),  dan mid crank BLDC. Untuk kelebihan dan kekurangan dapat dilihat pada ulasan berikut:

Contoh sepeda dengan motor 350W hi torsi



Motor 48V 350W, terbagus kelas ini adalah (350W hi torsi) memang adalah yang termurah untuk kecepatan 40-50km/jam. Kelemahan model ini adalah bobotnya 7kg, dan dimensi nya yang gemuk besar. Namun seiring besarnya dimensi fisik tentu disertai power yang maksimal pula. Ketahanan terhadap panas lebih Ok, keawetan juga terjamin. Model ini cocok dipasang ke MTB bentuk Downhill, sepeda onta, BMX, dan sebagainya. Harga motor kits ini di 2.4jt an . Untuk baterai bisa menggunakan 4 biji aki UPS 48V 7Ah minimal. Jika ada dana lebih bisa menggunakan baterai lithium ion 48V 10Ah minimal. Harga baterai lithium ion 48V 10Ah pada akhir tahun 2017 sekitar 3.5jt an. Namun performa ini sebanding dengan harganya.


contoh motor 48V 350W. ring roda 18" , ke sepeda BMX


contoh pada sepeda Onthel


Motor BLDC ebike 48V 350W memiliki keunggulan dimensi yang ramping, ukuran sudah fix onsize dengan sepeda yang umum. Tersedia juga untuk penggerak roda depan yang aman. Secara harga lebih murah sedikit daripada 350W besar. Namun kelas 350W kecil harus pandai memilih kualitas nya. mengingat dimensi yang kecil tentu jika kualitas motor kurang bagus , pasti cepat panas.
         laporan kerusakan untuk kualitas imitasi sudah cukup banyak. Maka dari itu hendaklah kita bijak dalam memili. Harga motor kits tanpa baterai 48V 350W ebike hub untuk yang bagus (original planetary ebike motor) kisaran 2.2jt an. dan untuk yang imitasi kisaran 1.8jt an. (harga versi akhir tahun 2018 di jawa)
           Untuk baterai masih sama. Minim menggunakan aki UPS 48V 7Ah, atau jika ada dana lebih bisa menggunakan baterai lithium ion. Sekitar 3.5jt an baterai lithium ion kelas bagus Panasonic / samsung cell 48V 10Ah

kits ebike hub 350W

contoh penggerak roda depan


contoh penggerak roda belakang & contoh baterai lithium semi botol

motor ebike planetary, saat ini paling banyak disukai





BLDC mid crank adalah motor yang diletakkan di poros tengah sepeda, model ini tentunya memberikan kebebasan pada transmisi roda belakang, kelemahan dari model ini adalah harganya yang mahal, dan secara teknis model ini harus menggunakan crankset gir depan yang  khusus.

contoh BLDC mid crank.



c.    Kecepatan 50-60km/jam

Hanya ada 1 opsi terbaik pada kecepatan ini yaitu BLDC hub 1000W atau 1500W. Harga kits ini kisaran di angka 3.5jt-4jt an. Kekurangan motor hub ini hanyalah pada harga yang mahal dan bobot yang berat. Selain itu kelebihan motor ini adalah: ukuran yang langsung pas dengan frame sepeda, torsi besar, dan kecepatan yang tinggi.
    Untuk baterai yang sesuai pada kits ini memang cukup rumit, yaitu 48V 15Ah minimal. Jika menggunakan baterai 10-12Ah saja, maka tidak boleh maen gas full kebut menggunakan dinamo ini, cepet rusak nanti baterai.

kits 48V 1000W

contoh pada roda belakang


Sepeda dengan motor 48V 1000W


Sepeda dengan motor BLDC 48V 1500W 


d.    Lebih dari 60km/jam

Opsi terbaik disini adalah menggunakan BLDC motor 3000W ebike atau lebih besar. Kisaran harga motor dengan daya sebesar ini lebih dari 6jt an ( di Indonesia masi minim sekali ini). Motor BLDC model ini sudah menyamain standarisasi motor listrik pada sepeda motor. Kelebihan motor BLDC hub 3000W adalah torsi dan speed yang tinggi sedangkan kekurangan adalah harga yang mahal serta membutuhkan perlakuan khusus ketika instalasi ke frame sepeda
     Keperluan baterai untuk kits kelas super watt besar ini tentu lebih sulit dipadat lagi dengan biaya kecil. Bisa 7jt sendiri untuk baterai.


kits motor 3000W


ebike dengan motor 3000W

super power.

SEMOGA BERMANFAAT


INFORMASI TERKAIT:




Rabu, 19 Juni 2019

CARA MEMPERBAIKI CHARGER SEPEDA LISTRIK

CARA MEMPERBAIKI CHARGER SEPEDA LISTRIK


Charger sepeda listrik pada umumnya adalah menggunakan sistem swiching mode. Dalam skematic charger secara umum hanya dibagi menjadi 2 bagian. Yaitu bagian block DC dan bagian block AC. Kedua jalur ini dipisahkan oleh trafo swiching. Dalam kesempatan kali ini kita akan fokus membahas ke arah block AC terlebih dahulu, karena untuk block DC pengecekan dan perbaikannya cukup mudah.


Ciri ciri charger rusak di blok AC:

1.    Tidak hidup sama sekali
2.    Jika terhubung ke listrik PLN langsung trip / jeglek
3.    Tercium bau gosong dari luar charger.
4.    Secara internal terlihat:
Ø  Mosfet meledak
Ø  IC terbakar
Ø  Jalur PCB ada yang putus
Ø  Ada bagian blok yang terbakar.

Sedangkan ciri-ciri kerusakan charger di jalur DC adalah:

1.    lampu hijau terus meski colok ke aki,
2.    lampu kedip2 flow atau berpola,
3.    Tidak keluar listrik sama sekali,
4.    Tidak respon apa2 saat tancep ke aki.



CONTOH PERBAIKAN UNTUK KERUSAKAN BLOCK AC.

Gejala eksternal yang terjadi: apabila dicolok ke listrik PLN langsung jeglek/ trip.

Langkah perbaikannya sebagai berikut:

1.    Buka cover body charger



2.    Meskipun kita sudah melihat beberapa komponen yang gosong, kita tidak boleh hanya mengganti komponen yang gosong saja. Harus dilakukan pengecekan se-jalur semuanya. Karena bisa jadi ada komponen lain yang rusak lagi. Namun sebelum itu kita pahami dulu skema wiring diagram rangkaian AC block switching dengan IC UC3842 swiching.
beberapa komponen yang gosong dalam charger
skematic block AC charger


3.    Ukur dioda fast recovery. Dioda ini tidak boleh putus ataupun konslet.

Cara pengecekannya sederhana cukup gunakan ohmeter untuk mengetahui konektivitasnya. Dioda tidak boleh terkoneksi di 2 arah sisi, karena dioda hanya bisa terkoneksi dari 1 arah saja.
pengecekan dioda

4.    Pengecekan resistor pengatur Amper. 0.2 Ohm.

Ini adalah resistor hambatan kecil dengan nilai 100-500 mili ohm. Toleransi resistor ini harus sangat kecil, dan resistor ini sering rusak juga.


pengecekan resistor kontrol Amper.


5.    Pengecekan mosfet.

Pengecekan mosfet sama seperti pengecekan pada umumnya. Setiap kaki tidak boleh konslet. Seri ini biasanya 8N60, untuk charger imitasi cina biasanya 6N60 , rekomendasi apabila diganti bisa diperkuat menjadi 8N60 atau 10N60.


pengecekan mosfet
Info pembelian mosfet 8N60 dan 10N60 ada di: Jual mosfet 10N60 PWM swiching

6.    Melepas IC KA3842 , atau UC3842 swiching.

Apabila terjadi masalah di block AC, sudah pasti IC ini juga kena. Maka dari itu dalam perbaikan charger IC ini diganti lebih bagus.




ICKA3842A yang baru dapat dibeli di: INFO PENJUALAN IC KA3842A

7.    Pengecekan resistor 1K dan 100 ohm.

Kedua resistor hanyalah R untuk hambatan gate mosfet. Pengecekan cukup menggunakan ohmmeter multimeter.




8.    Lepas semua komponen yang bermasalah



9.    Siapkan komponen penggantinya


Dalam kesempatan contoh kali ini kita mengganti komponen:
ü  Dioda fast recovery, ganti semua
ü  Mosfet ganti ke 8N60
ü  IC KA384 ganti baru
ü  Resistor 1K dan 100Ohm ganti
ü  Resistor kontrol amper diganti 0.5 Ohm, tujuan ini supaya amper charger turun dan charger bisa lebih awet.
Perlu diingat charger yang sudah cacat rusak tentu tidak akan bisa sembuh normal kembali seperti baru.

10.  Pasangkan komponen-komponen penggantinya.


pemasangan IC baru

resistor 0.5 Ohm, 100Ohm dan 1K





11. Uji charger, jangan lupa tutup dulu bagian block AC untuk antisipasi dari terjadi komponen yang akan meledak lagi.

Charger telah normal kembali dengan komponen baru.

12. Rakit kembali ke dalam body charger, dan charger sudah siap digunakan.




13. Lakukan test dengan WH meter untuk memantau amper charger yang dihasilkan.

Pada umumnya amper charger sepeda listrik adalah 2A. Dengan mengganti nilai resistor kontrol amper dari 0.2 ohm ke 0.5 ohm akan berpengaruh dengan amper outoput, namun itu bertujuan supaya charger tetap awet. Hendaklah resistor yang dipilih memiliki toleransi yang kecil.
Ø  0.2 ohm = 1.8-2A
Ø  0.3 ohm = 1.3-1.6A
Ø  0.4 ohm = 1.0-1.3A
Ø  0.5 Ohm = 0.8-1.0A



PERBAIKAN UNTUK BLOCK DC.

Gejala eksternal paling umum: lampu charger hidup normal, tidak membuat listrik PLN menjadi jeglek namun ketika dicolok ke aki, charger tidak respon.
Sebenarnya charger tidak respon itu adalahkarena ada jalur yang terputus dari supplay charger + dan -. Apabila yang terputus adalah di unit kendaraan , maka ini bukan ranah perbaikan charger tentu. Jadi kali ini kita fokus pada jalur yang rusak atau terputus di dalam charger.

Sebelum ke arah panduan pengecekan, mari kita simak cara kerja sederhama skema block DC pada charger.



LANGKAH PENGECEKAN:

1.    Cek dioda pengaman 1 dan 2. Dioda ini tidak boleh short ataupun putus.
Jika dioda short maka gejala eksternal yang terlihat adalah lampu charger kedip-kedip secara cepat.
2.    Cek fuse resistor, apabila fuse resistor mati maka jalur B- sudah terputus.
3.    Cek transistor BT 151, pengecekan cukup diujicoba menggunakan transistor yang baru.
4.    Untuk charger kelas bagus full automatic, biasanya selain ada transistor BT 151 juga terdapat mosfet untuk proteksi keamanan charger.
5.    Apabila terjadi kerusakan di osilator, maka gejala yang terlihat adalah lampu charger berkedip secara flow meski tidak terhubung ke baterai.

Keterangan:
1.    Trafo swiching
2.    Dioda 5A
3.    Dioda 2A
4.    Fuse resistor
5.    Transistor BT151
6.    Komparator LM324
7.    kapasitor

SEMOGA BERMANFAAT.