ALL ABOUT ELECTRIC VEHICLE INOVATION

Mobil Listrik, Sepeda Motor Listrik, Sepeda listrik Ebike

ALL EBIKE INOVATION

DIY ebike kits konversi

BOGI POWER MOTOR BIKE

SUPER POWER MOTOR HUB, 48V 3000W

OPTIMIST E BIKE

48V 1500W, REAR HUB BLDC MOTOR

C ONE E-BIKE

With BLDC EBIKE KITS KONVERSI

BOGI POWER CAR

With Natural view

SATELIT TV MODIFICATION

All different tips n trik about satelites TV

ALL ABOUT ELECTRIC INOVATION

With Unlimite Creativited

E-bike

Sepeda Listrik Kits konversi

Selasa, 22 Oktober 2019

APA ITU KITS EBIKE DAN BERAPA KISARAN BIAYA MERAKIT SEPEDA LISTRIK


APA ITU KITS EBIKE,
DAN BERAPA KISARAN BIAYA MERAKIT SEPEDA LISTRIK

Kits ebike, atau kits ebike konversi.  Adalah sebuah serangkaian alat komponen yang berfungsi untuk diterapkan di sebuah sepeda kayuh biasa lalu dimodifikasi menjadi sepeda listrik. Atau bisa juga sebuah kendaraan roda 2 yang sejak awal pembuatannya sudah dirancang menggunakan penggerak motor listrik berbeda lagi dengan apa itu paket kits, paket kits adalah lebih spesifik ke arah daftar pilihan produk yang sudah ditentukan oleh seller dari motor, kontroller handle gas hingga aksesoris. Definisi paket setiap seller, setiap user pun  berbeda beda. Maka dari itu lebih baik user memilih setiap komponennya secara manual agar lebih mendapatkan masing-masing komponen yang sesuai selera.

definisi paket kits setiap orang beda-beda.
maka memilih komponen secara manual sesuai selera lebih asyik.



Selanjutnya jika ditanya berapa biaya dalam merakit sebuah sepeda listrik, tentu jawabannya sangat bervariatif. Dari harga 1 juta an sampai 8 jt an lebih pun ada. Tapi bagi user pemula itu tentu bukan sebuah jawaban memuaskan kalau Cuma dijawab 1 jt sampai 8jt an begitu. Maka dari itu electric art bogipower merilis tentang update daftar harga kits ebike dari berbagai opsi pilihan watt masing-masing.


ranah pembagian jenis jenis kits ebike.



secara minimalis kits sepeda listrik itu cuma 4 komponen saja:
motor , kontroller, handle gas dan baterai.
LED panel, pedal assist sensor, handle rem. itu cuma aksesoris saja.
tidak dipakai tidak masalah.



Pada umumnya kits itu adalah komponen diluar baterai, karena baterai memiliki opsional tersendiri lagi sesuai selera pilihan user perakit. Berikut detail tentang klasifikasi daftar harga baterai untuk sepeda listrik:


1.    Kits brushed DC motor biasa (kecepatan 15-20km/jam)

Brushed DC motor adalah dinamo 2 kabel saja. Dinamo ini biasa digunakan di ranah mainan anak-anak. Tegangan yang digunakan biasanya hanya 24V saja dan dinamo ini bisa juga diputar tanpa harus menggunakan kontroller. 


Secara harga kits brushed DC model ini termasuk murah.
Untuk motor dinamo kisaran harga sekitar 500-600rb an
Kontroller 24V brushed DC sekitar 280-350rb an
Handle gas sekitar 90-150rb an
Sedangkan untuk baterai bisa menggunakan 2 buah aki SLA yang kisaran harganya 880-950rb an jika yang 12Ah.
Jika baterai menggunakan aki UPS 7Ah maka dalam 24V sekitar 400rb an.

contoh penempatan pada sepeda

sepeda lipat dengan 2 aki 12Ah di box boncengan belakang.
dinamo brushed DC.
karya dari : Semarang. 


2.    Kits brushed DC motor gearbox mode

Poin no 2 ini sebenarnya hampir sama dengan poin no 1 diatas. Hanya saja dinamo yang sudah gearbox mode lebih kuat dalam torsinya di sepeda listrik. Serta sudah menggunakan rantai ukuran besar standar sepeda kayuh biasa. (bukan rantai katup / kamprat seperti motor non gearbox)


Untuk motor dinamo kisaran harga sekitar 750-800 rb an. Untuk komponen lainnya sama seperti no 1. Kontroller 24V brushed DC sekitar 280-350rb an, Handle gas sekitar 90-150rb an,  Sedangkan untuk baterai bisa menggunakan 2 buah aki SLA yang kisaran harganya 880-950rb an jika yang 12Ah. Jika baterai menggunakan aki UPS 7Ah maka dalam 24V sekitar 400rb an.



aneka contoh penempatan pada sepeda.



3.    Kits BLDC 350W hi torsi (35-40km/jam)

                        Mulai poin no 3 s dan seterusnya disini model dinamo adalah HUB motor, atau dinamo yang berada di as tromol hub roda sepeda. Meksipun ada beberap jenis mid drive motor yang dipasangkan di kayuhan kaki, namun karena saat ini di pasaran lokal Indonesia sudah jarang yang jual maka mid drive tidak kita masukkan pembahasannya.
                         350W jenis besar, ini adalah dinamo paling umum digunakan oleh EV lovers dalam modifikasi kendaraan listrik. Karena ini adalah dinamo multifungsi yang secara aplikasi bisa bebas diterapkan ke aneka bentuk kendaraan listrik yang berbobot  90-150kg.


detail selengkapnya tentang dinamo ini dan aneka bentuk kendaraan apa saja yang bisa menggunakan dinamo motor ini bisa klik di link berikut:

Untuk motor dinamo ranah ini kisaran 1.8jt an, kontrollernya bisa bervariasi antara 350W harga 400rb an,  500W  harga 580rb an hingga 800W harga 700rb an. (harga informasi update akhir tahun 2019) untuk kontroller kelas bagus dan bukan imitasi cina tentunya.
khusus untuk motor hi torsi, kontrollernya mampu diberikan input overwatt hingga 35A.
jadi terbuka bebas untuk kontroller guna opsional torsinya.

Sedangkan untuk baterai nya ada 2 opsional, antara menggunakan lithium ataupun SLA. Aki SLA murah secara harga, dalam 48V 12Ah sekitar 1.8jt tapi 48V aki SLA akan sangat terasa sekali berat bobotnya yang 18kg. Sedangkan lithium harganya tinggi 3.6jt an yang kelas bagus dalam 48V 10Ah namun bobotnya ringan dan praktis.

sepeda MTB costum fullsus


sepeda lowride costum

bahkan becak listrik juga.


4.    Kits BLDC 350W ebike (35-45km/jam)

Model ini adalah penyemnpuraan dari 350W jenis besar. Jadi di poin 4 dan seterusnya disini adalah kits ebike yang sudah fix on size, alias dalam pemasangan tidak perlu melakukan banyak modifikasi pada frame sepeda. Jika poin 1 sampai 3 memang banyak titik yang harus dimodif dari sepeda standarnya.

keunggulan tipe 350W ebike adalah tersedia untuk penggerak depan juga

penggerak belakang dengan dudukan gir slop juga ada.



Jika 350W pada poin 3 adalah berbobot 7kg dinamo nya saja, maka di ebike 350W poin ke 4 ini bobotnya hanya 2.8kg saja. Sangat ringan dan disukai oleh kalangan hobby goweser. Perbedaan yang kedua dari poin sebelumnya adalah; motor 350W ebike memiliki ukuran fix onzise atau fix dengan frame sepeda MTB pada umumnya, tidak perlu melakukan banyak modifikasi di casis sepeda. 

ukuran langsung cocok pasang dengan frame atau fork sepeda pada umumnya.


Keunggulan yang selanjutnya model 350W ebike sudah dilengkapi dengan planetary mode, yang mendukung untuk meningkatkan efisiensi torsi saat sepeda melaju di tanjakan, maka tak heran jika banyak user kits ebike versi ini telah berhasil foto-foto menaklukkan tanjakan di gunung.

motor 350W ebike lebih cocok untuk melibat tanjakan pada sepeda MTB ringan.


Kisaran harga untuk kits ini sekitar 2.5-3jt an tanpa baterai. Sedangkan untuk baterai nya ada 2 opsional, antara menggunakan lithium ataupun SLA. Aki SLA murah secara harga, dalam 48V 12Ah sekitar 1.8jt tapi 48V aki SLA akan sangat terasa sekali berat bobotnya yang 18kg. Sedangkan lithium harganya tinggi 3.6jt an yang kelas bagus dalam 48V 10Ah namun bobotnya ringan dan praktis.



contoh-contoh sepeda MTB dengan kits ebike 350W planetary


Detail selengkapnya tentang kits ebike 350W ada di:

lalu untuk galeri foto-foto hasil rakitan ada di:

5.    Kits BLDC 1000W ebike (55-60km/jam)

Sebenarnya ada kits ebike 500W atau 800W yang setingkat diatasnya 350W. Namun karena harga tidak jauh beda dengan 1000W maka di pasar lokal Indonesia jarang sekali dijumpak ikits ebike 800W atau 500W.
 Maka dari itu langsung saja kita masuk ke kits ebike 1000W. Model ini sudah termasuk fix onsize motor, dengan ukuran opensize as 13.5cm maka sudah cocok sesuai masuk ke frame sepeda MTB pada umumnya. 



Keunggulan utama motor BLDC hub motor ini adalah speed kecepatan yang mudah sekali mencapai 60km/jam. Dinamo ini cocok untuk kalangan hobby kebut-kebutan.
Harga kits motor ini tanpa baterai kisaran 3.1jt sampai 3.8jt an tergantung rincian komponen paketnya dan aksesorisnya terdiri dari apa saja.
Sedangkan untuk baterai direkomendasikan menggunakan lithium baterai, minimal rekomendasi adalah 48V 12-14Ah. Harga baterai lithium kelas bagus dalam kapasitas tersebut kisaran 4jt - 4.2jt  an.



sepeda dengan motor dinamo 1000W ebike


6.    Kits BLDC 1500W super torsi (60-65km/jam)

Hampir sama dengan poin no 5. Motor ini adalah setingkat tipis diatasnya 1000W ebike. Motor 1500W memiliki lebar magnet yang lebih lebar serta amper kerja yang lebih besar. Jika 1000W ebike amper kerja kontroller di 48V 1000W 32A ataupun 35A. Sedangkan 1500W ebike di 48-72V 1500W 45A.  Kisaran harga kits 1500W sekitar 4.5jt an tanpa baterai. Sedangkan baterai nya untuk ideal rekomendasi 48V 20Ah, atau boleh 60V, atau 72V. Kisaran harganya tentu diatas 4.5jt an baterainya.
motor 1500W ebike. memiliki opensize dudukan frame yang lebih lebar.
tidak lagi fix onsize 13.5cm sepeda MTB

contoh pada sepeda semi motor listrik

pada sepeda costum full suspensi
co




7.    Kits BLDC 3000W ebike (up to 70km/jam)

Super monster ebike!!. Mungkin itu gambaran sebuah sepeda listrik dengan menggunakan motor dinamo ini. Tapi hanya untuk yang original (bukan yang imitasi cina). Dinamo yang the real 3000W ebike memiliki RPM diatas 900rpm dan power amper yang luar biasa =  diatas 60Amper.
Harga motor dan kontroller saja untuk dinamo spesifikasi ini kelas bagus sekitar 5,8jt  - 6jt an.



Sedangkan baterainya ideal menggunakan 72V 20Ah minim, ideal 72V 40Ah.
Woww .. Harga baterainya saja sudah diatas 6jt juga itu.
Kits 3000W ataupun motor yang watt-watt besari ini sangat cocok untuk kalangan hobby perakit modifikasi supaya sepedanya terlihat "woow its ebike broo".


sepeda costum dari Le Bui, menggunakan motor hub BLDC watt besar ini.

bahkan motor honda C 70 pun kuat digerakkan oleh dinamo ebike 3000W ini
(meskipun diluar ranah fungsi- karena dinamo ebike dirancang bobot hanya 30kg beban kendaraan, atau sepeda kayuh. bukan sepeda motor)

dinamo 3000W ebike.

8.    Minion Gowes On kits. (15-20km/jam , low torsi)

Setelah dari motor-motor kelas gahar, mari saatnya pindah ke motor kits ebike kelas kalem speed santai. Kits ini adalah gowes On minion, produk made in Indonesia yang jenis nya outrunner BLDC. Modenya bukan hub motor lagi, namun model gesek tempel di roda. Kits ini sangat cocok untuk kalangan hobby goweser fanatic sepeda ringan. Tidak mementingkan "its wooww ebike broo" , tidak mementingkan untuk terlihat listrik.
Minion gowes ON kits hanya tersedia 1 opsi pilihan paketnya dalam setiap edisi. Pada akhir tahun 2019 ini edisi adalah V2 goweson yang dijual dengan harga 4.8jt. sudah full set dengan baterai.



gowes On minion lebih cocok untuk sepeda lipat.
atau sepeda yang kejar ringan.



Ya itulah tadi rincian ulasan ulang tentang apa itu kits ebike, tentang apa itu paket paket ebike kits. 

tabel rangkuman.

Semoga menjadi referensi teman-teman calon perakit maupun teman-teman calon upgrade sepeda listrik. Mari bijak dalam menggunakan komponen sesuai ranah aplikasinya dan semoga bermafaat untuk melangkah go green.



TERIMAKASIH.SEMOGA BERMANFAAT


Minggu, 06 Oktober 2019

AKTUATOR JUMBO MODIFIKASI MOUTING PARABOLA DENGAN AKTUATOR JUMBO 24 INCHI.


AKTUATOR JUMBO MODIFIKASI MOUTING PARABOLA
DENGAN AKTUATOR JUMBO 24 INCHI.


       Sudah sangat lama sekali electric art tidak memposting tentang artikel TV satelit. Terakhir kali postingan adalah tahun 2014 tentang cara kerja aktuator parabola. Dalam kesempatan kali ini setelah 5 tahun berlalu akan hadir kembali dengan tema modifikasi mounting parabola supaya support dengan aktuator parabola jumbo 24 inchi, yang tentunya sebuah disc parabola ukuran lumayan yang akan menjadi bahan eksperimennya.
       Admin disini menyadari kalau jaman 2019 ini fenomena youtuber lebih nge-tren daripada menulis blogger. Tapi perlu diketahui bahwa blog lebih bermanfaat secara arsip tulisan, serta lebih membangun dalam belajar. Selain itu conten artikel bisa update diedit kapan saja text tulisannya. Sedangkan youtube video cendurung lebih ke arah permanen dimana sekali posting maka conten video tidak bisa diedit kembali. Maka dari itu apabila ada salah kata atau ulasan, mohon tuliskan komentar yang positif di kolom komentar, admin siap merevisi conten artikel sesuai perkembangan jaman.



       Awal ide ini berasal dari inspirasi dish solid 6 feet tanaka powersat yang sudah menggunakan bearing dalam H-H mounting putar timur barat. Sedangkan untuk disc mesh kebanyakan masih belum bearing, dan beberapa dish mesh memang tidak dirangcan cocok dengan aktuator yang siap menjangkau timur barat secara maksimal.


rongsokan dish solid

tapi mountingnya sudah bearing, bisa dimanfaatkan.


       Langkah pertama yang dilakukan adalah proses penghilangan karat-karat serta proses pembuatan adapter agar cocok masuk dipasangkan ke dish paragon 10 feet. Proses perontokan karat adalah dengan cara gerinda dan amplas beberapa titik yang berkarat. Serta tambal dan las apabila ada bagian yang berlubang, serta pembuatan bagian mounting-mounting baru agar pas cocok ke dish 10 feet paragon.

baut pada bilah jaring paling bawah adalah titik kunci dudukan mounting baru.

pembuatan besi siku U, yang nantinya untuk mengikat bilah jaring parabola

pengeboran lubang ke lingkaran mounting harus tepat.
menyesuaikan jarak antar besi U yang ada di 4 titik.

gunakanlah plat penahan sementara agar antar besi siku U tidak geser.


Proses pembuatan adapter disc adalah dengan cara kalibrasi ukuran dengan baut-baut payung disch paragon yang khususnya adalah baut yang paling dasar. Untuk membuat "mal" pengacu ukuran adalah dengan alat bantu besi plat sementara, agar nantinya setelah dibuatkan bor dudukan baut ada di lingkaran mounting bisa pas dengan dish paragon 10 feet yang akan kita buat eksperimen kali ini.

besi siku U yang telah terpasang di lingkaran mounting.


Proses selanjutnya setelah selesai membuat bor lubang pada lingkar mounting adalah proses pembuatan dudukan aktuator jumbo 24 inchi. Rumus segitiga yang perlu kita hitung adalah bagaimana agar total panjang lengan aktuator bisa optimal dengan daya jangkauan kemiringan parabola. Jangan sampai pula lengan dorong aktuator justu terjadi terkunci mati karena kesalahan kontruksi. Rumus hitung titik segitiga lengan aktuator adalah sebagai berikut:

rumus perhitungan engsel angkat aktuator.
semakin tajam sudut engsel maka semakin berat kerja aktuator.
semakin landai kemiringan sudut maka semakin ringan kerja aktuator.

Pada gambar diatas maksudnya adalah jika aktuator yang kita gunakan adalah 18 inchi linier aktuator maka jarak A ke B yang ideal adalah 9 inchi. Jika aktuator menggunakan 24 Inchi maka panjang A ke B adalah 12 inchi, cukup mudah bukan. Dengan catatan parabola adalah saat diposisikan tegak lurus menghadap langit, tidak condong ke barat ataupun ke timur, bahkan lebih akutar tidak condong ke utara ataupun ke selatan. Jadi benar-benar dalam positi setimbang lurus atas.

pembuatan dudukan aktuator dengan plat besi.
besi plat ini harus cukup tebal dan kuat, karena akan menjadi tumpuan engsel aktuator.



proses pengelasan plat dudukan aktuator ke mounting



Setelah proses selesai pembuatan dudukan dudukan ball join engsel aktuator dan segala proses pengelasan, maka tahap selanjutnya adalah proses pengecatan supaya lebih tampan dan tahan karat.

maaf proses pengecatan dilakukan di tengah malam hari,
(jadi tidak punya arsip fotonya)

Proses selanjutnya adalah tentang pemilihan aktuator atau protator ataupun rotator. Kali ini admin berjuang cukup sulit untuk cari yang jumbo aktuator. Kalau hanya 18 inchi atau 24 inchi yang biasa masih banyak dijual di beberapa toko Parabola , tapi untuk yang jumbo perlu perjuangan beberapa bulan untuk survey cari aktuator ini . dan alhamdulillah akhirnya dapat stock lama dan setelah di cek bisa work it normal.

aktuator 24 inchi jumbo

aktuator 24 inchi standar

Tahap selanjutnya tinggal saatnya pelepasan mounting dish paragon yang lama dan digantikan dengan mounting yang baru. Proses yang dilakukan dimulai dengan pelepasan parabola dari tiangnya lalu dilanjutkan dengan memotong bagian bawah mounting (terlampir seperti pada foto dibawah ini). Lalu mulai dipasangkanlah baut-baut di 4 titik pengikat bilah yang paling bawah. Sebaiknya menggunakan mur+baut yang stainless karena untuk outdor baut biasa riskan dengan korosi.

pemotongan tentu menggunakan gerinda potong.
bagian mounting lama yang masih dipakai adalah plat dasar disc 
yang berfungsi sebagai dudukan tiang LNB

mur baut stainless

adapter besi siku U penghubung mounting ke disc

disc sudah menggunakan mounting bearing.
pergerakan bisa lebih smooth dan ringan.



keunggulan mounting disc solid adalah sudah menggunakan roda bearing pada engsel putar parabola. dan mounting lebih kokoh dibandingkan punya disc solid.


Kalibrasi arah timur-barat pada dish yang gerak harus sangat presisi sekali. Karena eksentris miring sedikit maka sinyal akan tidak optimal ketika dish miring timur maksimal dan barat maksimal. Saat pengerjaan tracking gotik sinyal disini awalnya mendapatkan sinyal terlemah Asiasat5 dengan SQ cukup luber, namun setelah ke thaicom sinyal di thaicom belum optimal. Kalibrasi arah ini melibatkan 2 faktor, yang pertama adalah mounting terhadap pipa penyangga, dan yang kedua adalah arah tiang fokus LNB.

tips agar lebih membantu presisi tiang pipa dengan mounting.
supaya arah timur barat bisa tepat.

Dan akhirnya, setelah beberapa jam optimalisasi sinyal hasilnya cukup memuaskan. Hampir semua sinyal C band yang beam masuk dalam jangkauan pulau jawa bisa ter lock semua. Aneka feed feed di Asiasat 5 bisa ter lock dengan sinyal yang stabil. Arah timur di Intelsat19 bisa lock all channel, arah barat di intelsat 20 juga bisa lock all channel.


Finish.. sudah selesai.

Arah apstar 6. 134BT.

CBS grub, sinyal maksimal.




Fiji TV, intelsat


ESPN

test arah barat. PPTV HD

Feed Moto GP. Asiasat 5

test sinyal terlemah Asiasat 5



Riset penelitian kinerja aktuator untuk penentuan bandul dan double kabel:

Mengingat yang digunakan ini adalah aktuator jumbo 24 inchi dan dish yang dipakai adalah 10 feet. Maka perlukan bandul dan double kabel power?.
Hasil riset ambil data dengan alat WH energy meter didapatlah angka amper kerja 245mili Amper (0.245A) saat parabola di posisi menghadap atas. Dan 325mili Amper (0.325A) saat parabola naik dari posisi timur maksimal ataupun barat maksimal. (untuk saat beban tarik sedikit lebih besar nilai ampernya). Voltage kerja aktuator terukur 36-37V stabil.



Berdasarkan data dari WH meter tersebut maka bisa disimpulkan aktuator tidak terlalu kerja keras dalam menggerakkan parabola. Hal ini menjadi ringan dikarenakan engsel putar aktuator 24 inchi yang lebih landai (tidak terlalu membentuk sudut). Maka dari itu diputuskan bandul tidak terlalu diperlukan.



Ya itulah tadi ulasan tentang dunia TV satelit, semoga menjadi referensi yang menambah semangat bagi para tracker. Semoga menjadi pertambahan ilmu pengatahuan di bidang TV satelit dan sistem antena parabola.

SEMOGA BERMANFAAT