ALL ABOUT ELECTRIC VEHICLE INOVATION

Mobil Listrik, Sepeda Motor Listrik, Sepeda listrik Ebike

ALL EBIKE INOVATION

DIY ebike kits konversi

BOGI POWER MOTOR BIKE

SUPER POWER MOTOR HUB, 48V 3000W

OPTIMIST E BIKE

48V 1500W, REAR HUB BLDC MOTOR

C ONE E-BIKE

With BLDC EBIKE KITS KONVERSI

BOGI POWER CAR

With Natural view

SATELIT TV MODIFICATION

All different tips n trik about satelites TV

ALL ABOUT ELECTRIC INOVATION

With Unlimite Creativited

E-bike

Sepeda Listrik Kits konversi

Senin, 30 Maret 2020

GALERI SEPEDA LISTRIK KITS 350W EBIKE TAHUN 2020


GALERI HASIL RAKITAN EBIKE KITS KONVERSI 350W EBIKE TAHUN 2020


Pertama-tama bogipower electric mengucapkan Terimakasih kepada para costumer bogipower electric yang telah memberikan foto-foto hasil rakitan sepeda listrik konversinya. Terimakasih telah mempercayakan menggunakan produk kits ebike konversi 350W dari bogipower. Semoga hasil karya kalian bermanfaat, puas pakai dan mengajak rekan-rekan lainnya untuk bersemangat go green. Untuk rekan-rekan costumer yang belum memberikan foto hasil rakitannya kami tunggu upload fotonya, Terimakasih.


1.    Lapierre MTB. karya dari YOGYAKARTA

Spesifikasi
Sepeda : Lapierre Alloy MTB / all mountain, 10 speed
Kits ebike : penggerak depan 350W kits
Kontroller : intelegent BLDC kontroller 48V 350W
Baterai : lithium samsung cell 48V 8-10Ah
Model handle gas : handle gas + led indicator baterai
Fitur tambahan :  -





2.    Spezialized S-WORK, KARYA DARI DONGKELAN, BANTUL

Spesifikasi
Sepeda : S-WORK - MTB XC
Kits ebike : motor ebike penggerak belakang, gir Slop. deoreXT grub set.
Kontroller : standar kontroller BLDC 48V 350W
Baterai : semi botol lithium casing, 48V 8.6Ah
Model handle gas : thumb throttle
Fitur tambahan : -





3.    DH costum DIY. KARYA DARI JAWA TIMUR

Spesifikasi
Sepeda : costum hand made
Kits ebike : motor ebike penggerak belakang
Kontroller : kontroller 350W + led panel fitur
Baterai : costum lithium baterai
Model handle gas : thumb throttle
Fitur tambahan : LED panel








4.    Poligon Colosus, KARYA DARI WATES, KULON PROGO

Spesifikasi
Sepeda : Poligon colosus
Kits ebike : motor ebike penggerak belakang
Kontroller : standar kontroller
Baterai : costum modifikasi tas sepeda
Model handle gas : handlegas + led indicator baterai
Fitur tambahan : -






5.    United Full suspensi. WONOSARI, GUNUNG KIDUL

Spesifikasi
Sepeda : United semi DH
Kits ebike : motor ebike penggerak belakang
Kontroller : standar BLDC kontroller
Baterai : lithium panasonic 48V 8.7Ah
Model handle gas : handle gas + led indicator baterai
Fitur tambahan : -



6.    Fixie hybrid. KARYA DARI, SEMARANG, JATENG

Spesifikasi
Sepeda : Fixie Hibryd single speed
Kits ebike :motor ebike penggerak belakang, gir drat
Kontroller : standar kontroller 350W
Baterai : trapes lithium baterai
Model handle gas : handle gas standar
Fitur tambahan : -




7.    JEEP folding bike, KARYA DARI SLEMAN

Spesifikasi
Sepeda : sepeda folding lipat
Kits ebike : motor ebike penggerak belakang, gir drat
Kontroller : standar kontroller 350W
Baterai : lithium baterai panasonic 48V 8.7Ah
Model handle gas : thumb throttle
Fitur tambahan : -









8.    Optimist XC, KARYA DARI MAGELANG

Spesifikasi
Sepeda : alumunium alloy MTB
Kits ebike : motor ebike penggerak depan
Kontroller :BLDC 350W, pedal assist fitur
Baterai : lithium baterai liesen 48V 9Ah
Model handle gas : handle gas + led indicator baterai
Fitur tambahan : pedal assist sensor





KARYA TAHUN 2019


9.    Downhill Thrill, karya user Jember

Spesifikasi:
Sepeda : Downhill Thrill 10 speed.
Kits: 350W ebike kits
Motor : penggerak belakang slop mode
Kontroller : standar kontroller
Baterai : semi botol 48V 9.6Ah panasonic cell
Model handle gas :Thumb throttle
Fitur : Pedal assist sensor




10. Downhill Adrenaline, karya user Semarang

Sepeda : DH Adrenaline 10 speed.
Deore XT grub set.
Kits : 350W ebike kits
Motor : penggerak belakang slop mode
Baterai : 48V 9.6Ah panasonic cell
Model baterai ditaruh di tas ransel
Model handle gas :Thumb throttle




11. sepeda lipat toodbike karya dari cirebon

sepeda : sepeda lipat
Kits : 350W ebike kits
Motor : penggerak belakang
Kontroller : kontroller support PAS
Baterai : 48V 9.6Ah panasonic cell
Model baterai ditaruh di rear rack sepeda
Handle gas + led indicator baterai
Pedal assist sensor


12. Poligon monarch 5, karya dari madukismo Bantul

Sepeda : Poligon monarh 5
Kits : 350W ebike kits
Motor : penggerak belakang slop mode
Kontroller : kontroller standar
Baterai : 48V 9.6Ah panasonic cell
Model baterai semi botol casing
Handle gas + led indicator baterai





13. MTB thrill, karya user Magelang

Sepeda : MTB THRILL 3X9 speed
Kits : 350W ebike kits
Motor : penggerak belakang slop mode
Kontroller : kontroller standar
Baterai : 48V 9.6Ah panasonic cell
Model baterai ditempatkan di tas ransel
Model handle gas: thumb throttle



14. Sepeda lipat, karya user boyolali

Sepeda : sepeda lipat
Kits : 350W ebike kits
Motor : penggerak belakang
Kontroller : kontroller standar
Baterai : 48V 9.6Ah panasonic cell
Model handle gas: handle gas + led indicator


15. Sepeda lipat dahoon, karya dari Bantul yogyakarta

Sepeda : sepeda lipat Dahoon 8 speed
Kits : 350W ebike kits
Motor : penggerak belakang slop mode
Kontroller : kontroller standar
Baterai : 48V 9.6Ah panasonic cell
Model baterai semi botol casing
Handle gas + led indicator baterai




16. MTB Poligon extrada karya user Ungaran, Semarang

Sepeda : MTB Poligon extrada
Kits : 350W ebike kits
Motor : penggerak Depan
Kontroller : kontroller standar
Baterai : 48V 9.6Ah panasonic cell
Model baterai semi botol casing
Handle gas + led indicator baterai



17. MTB touring United, karya dari Wirosaban, Bantul

Sepeda : Touring United
Kits : 350W ebike kits
Motor : penggerak belakang gir slop mode
Kontroller : kontroller standar
Baterai : 48V 9.6Ah panasonic cell
Model baterai semi botol casing
Handle gas + led indicator baterai
Smarphone bag





18. MTB Phoenix star , karya kasihan Bantul

Sepeda : Phoenixstar 3X 7 speed
Kits : 350W ebike kits
Motor : penggerak belakang
Kontroller : kontroller standar
Baterai : 48V 9.6Ah panasonic cell
Model baterai semi botol casing
Handle gas + led indicator baterai
Tas segitiga tengah


19. Sepeda Operational satpam, karya FT UNY Yogyakarta.

Sepeda : Poligon Extrada
Kits : 350W ebike kits
Motor : penggerak belakang
Kontroller : kontroller standar
Baterai : 48V 6.6Ah samsung
Model baterai casing costum
Handle gas  standar



20. Poligon monarch, karya dari Yogyakarta

Sepeda : Poligon monarch, 3X 7 speed
Kits : 350W ebike kits
Motor : penggerak belakang
Kontroller : kontroller standar
Baterai : 48V 6.6Ah samsung
Model baterai casing semi botol
Handle gas  + led indicator baterai





terimakasih untuk costumer Poligon monarch 
yang telah memberikan ijin sepeda ini untuk bahan video youtube 
proses lengkap perakitan kits ebike 350W



21. Thrill All mountain, karya yogyakarta


Sepeda : Poligon monarch, 3X 7 speed
Kits : 350W ebike kits
Motor : penggerak depan
Kontroller : kontroller standar
Baterai : 48V 8.6Ah samsung
Model baterai casing semi botol
Handle gas  + led indicator baterai









Untuk karya tahun 2018 dansebelumnya bisa klik disini.

 
TERIMAKASIH ATAS KEPERCAYAAN PARA GOWESER SE-INDONESIA 

YANG TELAH MENGGUNAKAN KITS EBIKE 350W
DARI BOGIPOWER ELECTRIC.


SEMOGA PUAS PAKAI DAN BERMANFAAT.


Senin, 28 Oktober 2019

LIVE REPORT KOMPETISI MOBIL LISTRIK INDONESIA 2018. PERSIAPAN ROAD TO KMLI 2019


LIVE REPORT JALANNYA LOMBA KOMPETISI MOBIL LISTRIK INDONESIA 2018.PERSIAPAN ROAD TO KMLI 2019


Apa kabar semuanya EV lovers?. KMLI 2019 akan digelar pada bulan oktober 2019 ini. Maka dari itu mari kita nostalgia tentang  jalannya lomba KMLI 2018 tahun lalu. Semoga ini menjadi referensi bermanfaat bagi para calon-calon pembalap di ajang kompetisi tahunan gokart listrik Indonesia.

Untuk yang ingin melihat arsip jalannya lomba KMLI dari tahun ke tahun dapat silahkan klik disini:



Mari langsung saja kita simak live report jalannya lomba KMLI 2018.

BABAK KUALIFIKASI.

UJI kualifikasi berlangsung di hari pertama dari pagi hari siang hari hingga sore hari. Sistem kualifikasi yang masih model single time trial menjadi masalah karana terkendala waktu yang sangat lama sekali. Padahal sudah berulang kali diusulkan untuk metode kualifikasi menggunakan cara di dunia bala formula satu dengan Q3 Q2 Q1 yang lebih bisa efektif secara waktu. Kualifikasi juga terkendala karena banyak para dosen-dosen, karyawan kampus yang menggunakan sepeda motor masuk ke lintasan sirkuit.

laga kualifikasi dilaksanakan di hari aktif
sehingga banyak sepeda motor parkir di tepi lintasan.

mobil STTNAS bersiap di uji kualifikasi


Hasil uji kualifikasi adalah sebagai berikut:
Karena disini Admin kurang hapal dengan nama mobil peserta, maka untuk lebih mudah kita menyebutkan nama kampusnya saja.

UJI DAYA TANJAK.
Tidak jauh berbeda dari tahun tahun sebelumnya, STTNAS sebagai jawara bertahan lomba katagori uji daya tanjak tetap tidak tergeserkan. Perlawanan cukup sengit ditunjukkan oleh Mobil Udayana dengan kontroller sinewavenya.  Udayana menorehkan poin daya tanjak tertinggi dengan nilai 7.31 , namun untuk menggeser total nilai daya tanjak dibutuhkan nilai 7.6 agar mampu menggeser perolehan dari STTNAS. Berikut adalah daftar pemenang dalam kompetisi uji daya tanjak.

Mobil Andaro UII melibas track uji daya tanjak

mobil STTNAS speeder expert.
spesialis langganan juara uji daya tanjak

Poltek TEDC bandung, berjuang saat uji daya tanjak.
meski akhirnya mengalami trouble saat menanjak

Persaingan seru terjadi dalam perebutan juara 3. Karena hampir beberapa mobil memiliki perolehan nilai daya tanjak yang hampir tipis. Dan dalam kesempatan KMLI 2018 mobil dari poltek HB tegal adalah mobil terbaik sepanjang sejarah bisa masuk 5 besar juara daya tanjak yang hanya menggunakan 1 motor tunggal 2KW. Tim lain yang menggunakan  1 motor tunggal 2KW adalah UII , dan itu berada di peringkat 11 uji daya tanjak ini.
hasil uji daya tanjak.
(versi catatan peserta)



UJI SLALOM.

Jika di tahun 2017 sempat terjadi hasil nilai yang sama persis antara mobil Poltera madura dengan mobil Polines, lalu apakah tahun ini akan terjadi lagi?. Tentu saja kebetulan ini akan sangat sulit terulang. Namun jalannya lomba Slalom tahun 2018 tidak jauh beda dengan tahun 2017. Empat mobil yang mendominasi slalom adalah Udayana, Polines, Unej Jember dan Poltera Madura. Jika di tahun 2016 mobil Kujang Unpas menorehkan waktu 5.9 detik bisa meraih juara 3. Tapi di tahun 2018 ini mobil yang bisa menorehkan waktu dibawah 6 detik sudah banyak sekali. Tercata hingga peringkat ke 12 catatan waktu adalah masih dibawah 6 detik.
Berikut adalah tabel hasil slalom KMLI 2018.

mobil dari UGM sesaat sebelum menabrak cone.
nasib kurang baik bagi mobil UGM karena 3 kali kesempatan uji tidak ada yang lancar.


mobil UII melindas Cone

mobil Udayana lancar melibas lintasa Slalom.

TITEN UNEJ, mobil kecil yang mendapatkan keuntungan dari dimensi kecil
sehingga mempermudah saat slalom


mobil polines meraih juara 2 slalom.
dengan nilai 5.202 detik 


Udayana adalah satu-satunya mobil yang mampu memecahkan rekor slalom KMLI dengan nilai dibawah 5 detik yaitu 4.996 detik.
Hasil Slalom KMLI 2018
versi catatan perserta


UJI AKSELERASI DAN PENGEREMAN.

Uji akselerasi dan pengereman dilakukan secara sepaket seperti biasanya. Namun kali ini di tahun 2018 dibuat seperti tahun 2017 lalu yang nilai pengereman terbaik diambil dari akselerasi terbaiknya, jadi agak beda seperti tahun 2016 ataupun sebelumnya. Yaitu nilai pengereman diambil dari nilai akselerasi percobaan terbaiknya.
Uji akselerasi ini mobil listrik udayana benar-benar push performa untuk meraih juara umum, setelah tampil apik di slalom dan uji daya tanjak. Peringkat ke 2 akselerasi ditempati oleh mobil telkom bandung dan peringkat ke 3 ditempati oleh mobil dari UII. Pada uji akselerasi mobil dengan motor tunggal 2KW memang bisa lebih kompetitif.

mobil Polines melaju di uji akselerasi


mobil krakatau dari kampus teknokrat lampung.
mobil dengan penggerak 4WD

mobil dari POLINEMA

insiden ambulance masuk sirkuit.


Berikut adalah daftar hasil uji akselerasi dan deselerasi KMLI 2018.

hasil uji akselerasi dan pengereman




UJI RACE BALAP KECEPATAN.

Balapan KMLI 2018 dibagi menjadi 3 kelas kloter, dan kloter pertama dan kedua adalah yang paling sangat seru sekali jalannya lomba.

RACE 1.

Peserta race 1 adalah 8 mobil terbaik yang unggul dalam babak kualifikasi. Berikut adalah starting grid race 1 KMLI 2018.




mobil Udayana, siap memperbaiki torehan hasil.
mengingat di tahun sebelumnya harus crash di R7 pada lap pertama

starting grid

Jalannya balapan: ketika bendera start dikibarkan mobil udayana yang start dari posisi ke 2 langsung tancap gas menyalip mobil UII dari posisi pertama. Tapi saat masuk jalur track lurus sektor barat overtake batle seru terjadi saat UII kembali mengambil alih pimpinan balapan. Lap pertama susunan mobil UII memimpin paling depan diikuti oleh Udayana dan polines di posisi ke 3.  Memasuki lap ke 3 mobil UII sudah melaju jauh di depan, lalu mobil udayana juga jauh meninggalkan polines di posisi ke 3. Posisi seru terjadi pada posisi 3-4-5 dan 6 , dimana mobil polines diikuti ketat oleh mobil UGM , disusul mobil polban dan Unsri.

dual beatle posisi 1. udayana VS UII

posisi 3 Polines, 4 UGM dan 5 Polban.

Mobil Udayana yang semakin tertinggal dari mobil UII

posisi 3-4-5 yang saling mempel seru


WH METER ERROR DAN MOBIL MOGOK.

Kasus ini menjadi titik awal malapetaka di race KMLI. Berawal dari mobil dari poltek HB tegal dan mobil UMY yang hanya baru beberapa lap langsung mogok tidak bisa melanjutkan balapan. Saat memasuki lap ke 4 UGM berhasil menyalip mobil polines maka UGM mengalami kasus yang sama, yaitu WH meter error rusak dan mobil UGM tidak bisa melanjutkan balapan.

mobil UII mogok sehingga tersalip oleh mobil yang lain.

alat WH meter yang rusak.

Nasib sial ini juga menghampiri mobil pimpinan balapan UII sekitar di lap  ke 5 atau 6 mobil UII juga mogok karena WH meter error. Sehingga perserta balapan hanya tersisa Udayana di posisi pertama, Polines Posisi ke 2 , lalu posisi ke 4 dan 5 terjadi beatle antara Unsri VS polban. Di menjelang lap lap akhir balapan hal tidak terduga terjadi lagi, yaitu sebuah kecelakaan di track lurus sektor barat dimana mobil UNSRI ditabrak oleh polban dari belakang sehingga WH meter unsri jadi rusak karena tertabrak mobil polban, kedua mobil mengalami kerusakan. Namun Polban masih berhasil melanjutkan balapan sampai finish, dan Unsri harus DNF.

mobil Unsri VS Polban.
polban mengalami oleng ban belakang, namun masih berusaha menyalip kembali Unsri

insiden mobil Unsri tabrakan dengan Polban.
maaf karena terlalu zoom kamera jadi agak blur

WH meter error di mobil HB Poltek Tegal.


Hasil podium 3 besar race 1 adalah:
1.    Udayana
2.    Polines
3.    POLBAN
Dan memang hanya 3 mobil tersebut yang mampu selesai di race pertama ini.

RACE 2.

Karena kasus yang terjadi pada race pertama, maka semua tim, dosen pembimbing, hingga juri dan race direction menjadi rapat besar, serius dan sekaligus lama sekali untuk melanjutkan balapan di race 2. Terjadi debat sangat panas ketika rapat race direction saat ini. Dari pagi hingga siang hari race ke 2 tidak kunjung siap untuk diselenggarakan.

perdebatan after race antara tim vs panitia terkait masalah WH meter

Setelah siang hari dan selesai rapat, maka diputuskan pada race 2 mobil diberikan kebebasan ingin dipasangkan alat WH meter atau tidak, jika tidak dipasangkan maka otomatis nilai efisiensi akan dianggap peringkat 8 keatas. Sedangkan 4 mobil yang mogok di race 1 yaitu UII , UGM , UMY dan tegal mendapatkan kesempatan di race 4 ulangan, namun dengan catatan nilai torehan waktu terbaik hanya dianggap juara 3 saja.


sesi jeda yang cukup lama antara race 1 dan 2, diisi dengan materi motor listrik dari suhu master mobil listrik Indonesia Ricky Elson


Jalannya balapan race 2: berikut adalah stating grid race 2.


starting grid race 2.



 Setelah bendera start dikibarkan maka semua mobil memacu kencang mobilnya, kecuali poltera madura yang sudah kebiasaan kalem dan memburu nilai uji efisiensi.  Polinema langsung menyalip Unibraw di tikungan pertama sementara mobil STTNAS dan Telkom langsung kompak menyalip mobil polindra yang start di depannya. Namun sial bagi polinema yang baru saja mengambil posisi terdepan balapan langsung tergelincir di tikungan ke 2. Saling salip posisi pertama pun seru terjadi , Unibraw yang berada di pimpinan balapan tersalip oleh 2 mobil sekaligus dari Telkom university dan STTNAS. Pada lap pertama susunan urutan terdepan adalah. Telkom University di posisi pertama, ditempel ketat oleh STTNAS di posisi ke 2, lalu Unibraw di posisi ke 3 , Polindra posisi ke 4 dan sisanya sudah cukup jauh tertinggal.

Polinema Langsung memimpin jalannya balapan.

tapi sial , Polinema langsung terperosok dan tidak bisa melanjutkan balapan.

Lap 1. Telkom bandung memimpin, ditempel ketat oleh STTNAS


Memasuki lap ke 3 Entah terjadi di sektor sebelah mana mobil telkom bandung tidak terlihat, mungkin terjadi masalah atau tergelincir. STTNAS saat ini sudah memimpin jalannya balapan dan memacu mobil dengan kencang, sementara posisi ke 2 ditempati oleh mobil Unibraw, sedangkan telkom university berada di posisi ke 3. Lap semakin berganti mobil STTNAS semakin fokus di depan dan meninggalkan lawan-lawannya. Lalu mobil telkom university kembali meraih posisi 2 dengan menyalip mobil Unibraw.


hasil race 2.

Hingga finish akhir tidak banyak terjadi kecelakaan di race 2 ini. Hasil akhir podium 3 besar:
1.    STTNAS
2.    Telkom University
3.    Unibraw.

RACE 3 , DAN RACE 4 (race ulangan untuk mobil yang mogok di race 1)

Pada race 3 admin tidak terlalu menikmati jalannya balapan. Hanya mobil PENS yang terlihat kencang di sesion tersebut. Mobil yang lain seperti Titen UNEJ, Poliwangi banyuwangi, Krakatau, hingga mobil TEDC Bandung terlihat pelan sekali.
Untuk race 4, atau race ulangan yang terdiri dari 4 mobil saja merupakan race terakhir di KMLI 2018 ini. Hanya ada 4 mobil yang berisi trio mobil Yogyakarta + 1 mobil dari HB Tegal, mobil Unsri yang gagal finish di race pertama karena masalah WH meter kecelakaan memutuskan tidak turun di race 4 ini.

Mobil dari PENS, sangat mendominasi di race 3.
meski sempat tergelincir di lap akhir, tapi tetap unggul paling depan.


RACE 4
Urutan starting grid : 1. UII, 2 UGM , 3 UMY, 4  HB tegal. Setelah bendera start dikibarkan mobil UII langsung melaju kencang memimpin jalannya balapan, lalu UGM menyusul di posisi ke 2. Nasib sial kembali dialami oleh UMY, kali ini di R7 mobil UMY harus under steer hingga menabrak taman diluar lintasan. Butuh waktu lama untuk evakuasi mobil Bima Sena dari UMY, hingga akhirnya tetap bisa melanjutkan balapan lagi di posisi ke 4. Mobil UII semakin lancar berada di posisi terdepan hingga melakukan overlap. Mobil tegal beberapa kali terlihat tergelincir di berbagai sektor tikungan, hal ini membuat gap jarak UMY semakin mendekat. Namun hingga finish akhir mobil HB tegal tetap tidak tersusul oleh mobil UMY. 

Mobil UII langsung memimpin jalannya balapan selepas start.

Mobil UMY terperosok di R7.

mobil UMY berhasil dievakuasi dan melanjutkan balapan.
kembali menempel mobil HB tegal untuk memperebutkan posisi ke 3.


Hasil akhir podium 3 besar adalah.
1.    UII
2.    UGM
3.    HB tegal.


HASIL KOMPETISI MOBIL LISTRIK INDONESIA 2018               

Kali ini Admin bogipower merangkum berdasarkan data hitungan dari tim bogipower yang ada di lapangan KMLI untuk mengumpulkan data dari juri dan perserta lalu mengolahnya sendiri. (jadi hasil ini belum tentu sama dengan hasil final di panitia KMLI)

Juara UMUM KLASEMEN: 


total Poin Juara Umum KMLI 2018



DATA SPESIFIKASI MOBIL LISTRIK SEMUA FINALIS. 





Cuplikan KMLI 2018

Ya itulah tadi jalannya lomba kompetisi mobil listrik Indonesia 2018, semoga menambah semangat untuk menyambut kompetisi mobil listrik Indonesia 2019. Meskipun di KMLI  2019 tidak ada lomba race balapan yang menjadi cirikhas KMLI, malah diganti parkir. Tapi kita semua tidak boleh patah semangat, mungkin di tahun 2020 KMLI kembali ada race dan lebih seru lagi dalam penyelenggaraannya.

TERIMAKASIHSEMOGA BERMAFAAT