ALL ABOUT ELECTRIC VEHICLE INOVATION

Mobil Listrik, Sepeda Motor Listrik, Sepeda listrik Ebike

ALL EBIKE INOVATION

DIY ebike kits konversi

BOGI POWER MOTOR BIKE

SUPER POWER MOTOR HUB, 48V 3000W

OPTIMIST E BIKE

48V 1500W, REAR HUB BLDC MOTOR

C ONE E-BIKE

With BLDC EBIKE KITS KONVERSI

BOGI POWER CAR

With Natural view

SATELIT TV MODIFICATION

All different tips n trik about satelites TV

ALL ABOUT ELECTRIC INOVATION

With Unlimite Creativited

E-bike

Sepeda Listrik Kits konversi

Minggu, 26 Juni 2016

CERITA PENGALAMAN MERAKIT SEPEDA LISTRIK

Membuat Sepeda Listrik Berkecepatan tinggi


Setelah berkutat sejak tahun 2009 memikirkan akan mobil litrik dan mobil listrik sampai penghujung tahun 2011. Terlintas dalam pikiran untuk beralih ke bagian yang paling sederhana dan lebih murah. Timbul sebuah pertanyaan “kenapa sih sepda litrik yang ada saat ni kok kualitasnya gitu-gitu aja yang ada di Indonesia ini?. Sehingga tidak di lirik oleh sebagain besar masyarakat Indonesia? ( untuk dataran tinggi saya rasa wajar gak kuat nanjak, klo di dataran datar/rendah kenapa peminatnya masih sedikit?”. Dari situ mulai berangan angan sebuah ide yang bakalan buang-buang dana klo gagal, klo berhasil juga Cuma

bisa bangga dikalangan orang-orang pecinta sepeda listrik dan kaum exsperimenter.he…


Mulai dari situ diawali dengan brosing di internet untuk pengetahu sepeda listrik yang ada di pasaran Indonesia, blog sepeda listrik seterta group tetang sepeda listrik samapai pada vendor dari sepeda listrik tersebut. Melihat harga yang ditawarkan berkisar 3jt-an sampai 4 jt-an yang berpedal alias berbentuk sepeda dan 4jt-an sampai 7jt-an untuk yang berbentuk sepeda motor. Kurang puas dengan hasil browsing yang bias Cuma melihat gambar tulisan dan video, maka langsung turun kelapangan melihat kenyataannya di toko sepeda, wah ternyata kurang berkualiatas komponen yang terpasang mulai casis dri besi, group set tidak bermerk, rem dari karet yah bias di bilang BS lah.hohoho… (yap antes aja pembeli yang baru beli 2 thun udah pada rusak.)


Dalam ide memikirkan sebuah sepeda listrik yang bener-bener berkualitas untuk premium di kelasnya. Yang pertama adalah memilih sepeda yang akan digunakan dan nantinya digunakan untuk di modif jadi kendaraan listrik. Dari pada beli masih inget klo di rumah masih punya sepeda bagus type balap dan MTB sisa sisa dari perjuang PRAPON, PON Dulangmas, dan PON tahun 2007. Setidaknya itu sepeda baguslah mesti gak menang saat itu. Mau yang di pakai sepda balap? Hmmm… eman-eman casis carbon semua susah ngelasnya. Lalu MTB? Casis aluminium… gak masalah ngelasnya, ya udah pkai MTBnya aja. Langsung sepeda di bawa kejogja untuk dilakukan penggarapan.







Untuk casis utama udah didapat sepeda MTB dengan kualiatas lebih bagus dari frame sepeda listrik pasaran. Sekarang berfikir Motor listriknya mau pke apa ya.. dari brosing rata-rata sepeda listrik motor listriknya kecil-kecil otomatis wattnya kecil juga. Banyak juga sih yang menawarkan e-bike conversion kit dengan harga 3jt-an tinggal pasang. Tapi pengen yang sussah (klo ada yang susah kenapa pilih yang mudah)hehehe sama ogah keluar duit juga masalahnya. Ide kreatif muncul (kere aktif) motor ambil dari mobil listrik bogi power car dari kemampuan dah dijamin (klo di mobil, klo di sepeda belum tahu). Dinamo udah, sekarang controller mau pakai yang 72 volt atau 48 volt. Klo 72 volt ya butuh aki sejumlah 6, klo 48 butuh aku 12v itu 4, jelas pilih 48volt aja kontrollernya dan ambil dari mobil listrik lagi aja. Toh mobil masih bias jalan klo Cuma diambil dinamonya 1, kan semuanya ada 4. Controller yang dipakai yang 1500Watt aja gak usah yang gede gede tar boros listrik.


Gambar. Controller 1500W 48Volt

Gambar. Pasang kontroller


Gambar. Dinamo penggerak
Dinamo dan controller sudah ada tinggal pasang pada sepeda. Untuk lebih mudahnya pasang di roda depan aja sehingga pernggerak roda depan. It’s oke buat dudukan kan pada fork depan dengan melabarkan 20cm. 20 cm itu lebih lebar dari forknya sepeda motor. Model dibuat on wheel maka motor dijadikan HUB dengan jeruji di kombinasikan dengan jeruji. Oleh karena tidak punya velg sepda, terpasa beli baru buatan alexrim.com. masalahpun timbul dari sisni. Ternyata tak semudah yang dibayangkan tinggal pasang motor jadi HUB terus kasih ruji, ternyata pemasangan jeruji pun udah muter-muter keseluruh tukang jeruji tidak ada yang sanggup dengan pola jerujinya. Akhirnya harus digarap sendiri dengan kesabran dan mencari inspirasi ola jeruji. Akhirnya di dapat pola setelah 4 jam umit-umit dengan jeruji diperoleh pola searah, dan jeruji untuk velg 20” tapi di pasang di ring 26” MTB.


Gambar. Pelebaran fork depan dengan cara di las (paki besi aja dulu yang murah)

Saatnya dipasang pada sepeda, plek-plek-plek baut sana, baut sini potong sana potong sini dan Las dalam 3 hari. Ini sudah jadi tapi belum bias jalan, kan belum ada akinya. Membandingkan macfam-macam aki yang ada dan say tahu. Aki bash yang dipaki sepeda motor = harga murah yang 10Ah Cuma 180rb butuhnya 4 buah Cuma 500an bias nempuh jarak 20 Km an lah soale beratnya aki gak ketulungan. Aki kering UPS 7Ah harga 140rb klo 4 buah 460rb jarak tempuh juga 20-30km an dengan berat lebih ringan


Pilihan ketiga mau pakai baterai yag biasa digunakan sepeda litrik 12v 12Ah harga 340rb klo beli 4 buah jadi 1200rb bias nempuh jarak 30-40Km an. Dari semua battery itu koknya masalahnya berat berat mua sihhh ini yang bikin susah lari sepedanya. Mualai melirik pada battery laptop ACER ku ambil battery paknya kulihat terlutilkan 11,1 Volt 4400mAh 6 cell wow segede genggaman tangan dan berat kurang dari 1 Kg. dah pakai battery laptop aja sepeda listriknya. Ambil obeng dan mulai mencongkel tepat batterainya untuk mendapatkan cell dari baterai sehingga didapat tipe bateray dengan kode Lithium 18650. Lalu di Indonesia beli dimana baterai kayak gini?. Nyalakan computer brosing caring di internet yang jual kebanyakan dari china, tipe 18650 tiap sell nya adalah 3,7 volt seperti bateray hape. Belinya minimal sebuah klo di luar negeri. Ya udah beli dari china sebanyak 70 buah kirim ke Indonesia.



Gambar. Isi susunan battery laptop 6 cell Gambar. Beli Battery baru 18650 3800mAh.

Begitu mendapatkan bateray mau nyusunya bingung karena dan ternyata di solderpun gak bisa (tenol gak mau nempel). Mengapa gak minta penjualnya untuk menyusunkan sekalian weldingnya. Tetep gak mau nyerah soalnya udah dibeli ni baterai, akhirnya pakai mesin washer welder aja yang ada di kantor (sebenarnya ini penyalah gunaan alat sebab alat spot battery itu ada sendiri dan nyatanya dari 70 baterai yang rusak 4 buah say uji coba pertama, yang nyetel kegedean. Battery disusun seri sebanyak 14 buah sehingga 3,7 Volt X 14 = 51,8 volt dan pararel 5 buah sehingga 3800mAH X 5 = 19Ah itu secara teoritic tertulisnya lho…


Setelah selesai di pack dan dipasang di sepeda tetapi di buat boncengan dulu untuk naruh ni batteri. Ikat pakai karet ban dulu biar gak jatuh pas jalan. Mau njalankan gak bisa lha belu di kasih pengontrol kecepatannya (twist control atau handel gas lah namanya). Beli yang biasa digunakan betri ajalah murah meriah mesti digenggam gak enak apalagi saat menggunakan pedal kan sepedanya MTB otomatis beban ditangan besar.




Saatnya test drive sepeda rakitan listrik ini, kesan pertama adalah wow berat amat ni kemudianya. Sebab roda depan terbebani adanya motor listrik tasdi dan traksi yang dihsilkan oleh mostor listrik tersebut. Jujur saja bru kali ini naik kendaran roda dua dengan penggerak roda depan ternyata sussahnya poooool. Lebih mudah nyetir kerbau di sawah. Hal yang mencewakan hanyalah soal kemudi tiu saja sebab aku gak pernah memeperlaji system kendali pada kendaraan roda dapadahal tek serumit roda 4 atau truck trailer tapi gak tahu ya gimana lagi. Tujuan membuatnya kan adalah kecepatan dan kulitas di jalananan. Ya udah langsung test drive aja.



Awalnya test drive dilakukan di jalan jalan kampong, dan Wow…. Akselerasinya sangat cepat sekali, dan jalan kampong tidak memungkinkan, maka test drive berpindah ke jalan raya, tepatna ajalan Adi Sucipto yang akan menuju bandara. Awalnya di pedal dulu aja samapai kecepatan 20km/jam biar gak keliatan klo listrik. Setalah mendapatkan ajalan yang longgar langsung tarik twist gas secara penuh utnuk merasakan akselerasinya dalam waktu kurang dari 3 detik sudah samapai kecepatan 60Km/jam (sepeda motor pun kalah klo gini) masih kurang puas tambahkan kecepatan lagi hingga kecepatan mencapai 67Km/Jam.



Hal tak terduga pun muntcul. Ternyata bisa terjadi putaran kritis denga ring 26” pada kecepatan ini getaran tinggi dan tidak bisa dikendalikan sepeda velg yang oleng beberapa mili jadi sangat kerasa tiap putarn puran roda. Merasa berbahaya pada kecepatan ini, maka memutuskan untuk mengurangi kecepatan dankembali ke markan untuk melakan pembenahan. Di saat perjalanan kembali pun ingin mencoba melewati putran kritis tersbut dengan cara dibantu kayuhan kaki. Saat mencapai kecepatan 67Km/Jam tambahkan kayuhan kaki dengan redusi gear yang paling over drive untuk melewati 67Km.Jam tersbut did apt kecepatan stabil kembali pada kecepatan 82Km/Jam. Dengan kecepatan seperti itu dah kategori ngebut dijalan serame depan plasa ambarukmo.




INFO TERKAIT:






SUPPORTED BY:


BOGI POWER ELECTRIC


www.bogipower.com

email : ian.brilian@gmail.com


Sabtu, 18 Juni 2016

ARTI KODE DZM PADA AKI CHILWEE

ARTI KODE DZM PADA AKI CHILWEE

WHAT IS THE CODE MEANING OF DZM & EVF IN CHILWEE (CHAOWEI) BATTERY
DZM- 电动助力维护的第一个中文字母写。适用于两电动车系列。一般用2HR池的容量。
EVF 电动道路车阀控密封池,EV 就是Electric Vehicle. F 是指控密封酸蓄池。个适用于三及三以上的电动道路,一般用3HR 池的容量。

DZM: the three letters are the first letters of following three Chinese words, "电动 DIAN DONG" (DIAN DONG means electrical driving), "助力 ZHU LI" (ZHU LI means assistance), "维护 MIAN WEI HU" ( MIAN WEI HU means no maintainance). This series battery apply on two wheels ebike. Usually, its volume is marked as 2HR.
EVF: EV means ELECTRIC VEHICLE , F means "VALVE SEALED LEAD-ACID BATTERY". This series battery mainly apply on three wheels ebike. Usually, its volume is marked as 3HR. 


     Sering kita temui pada baterai kendaraan listrik terdapat tulisan 6DZM12 atau 6DZM20. Angka 6 adalah mengartikan jumlah cell lead acid pada aki tersebut, sedangkan 12 dan 20 adalah nilai AH pada aki, lau untuk DZM apa artinya?
DZM- artinya dalam bahasa Indonesia adalah sepeda listrik bebas perawatan pertama inisial Cina. Cocok untuk kendaraan listrik roda dua yang dilengkapi dengan engkol atau gowesan atau pedal sepeda. Biasanya dengan 2HR dengan kapasitas nominal baterai.
EVF makna kendaraan jalan listrik VRLA baterai, EV adalah listrik vehilce. F mengacu pada baterai VRLA. Hal ini berlaku untuk lebih dari tiga roda dan kendaraan listrik tiga roda, tanpa gowesan atau engkol atau pedal sepeda. Dengan 3 HR dengan kapasitas nominal baterai.


artinya:
bahwa untuk kendaraan listrik yang membutuhkan sedotan supply ampere besar sesaat, seperti sepeda listrik roda dua dengan gowesan maupun motor listrik roda dua, maka aki paling cocok yakni jenis DZM. Sedangkan untuk kendaraan listrik roda tiga atau lebih maka paling cocok adalah jenis EVF yang memiliki kapasitas Ampere jauh lebih besar dari jenis DZM yang mana Ampere besar ini dibutuhkan untuk menambah jarak tempuh kendaraan listrik roda 3 atau roda 4 tersebut.


semoga informasi ini berguna bagi kita semua pencinta kendaraan listrik (electric vehicle),
salam ijo royo royo,
Junardi Harsono, 13 Juni 2016
________________________________________________________________

DZM- means in Indonesian is maintenance-free electric bicycle China's first initials. Suitable for two-wheeled electric vehicles equipped with a crank or pedals. Usually with 2HR with a nominal capacity of the battery.
EVF meaning of electric road vehicles VRLA batteries, EV is an electric vehicle. F refers to VRLA batteries. This applies to more than three wheels and three-wheeled electric vehicles, without crank or pedals. With 3 HR with a nominal capacity of the battery.

Resume :
that for electric vehicles that require few seconds of Large Ampere supply (such as two-wheeled electric bicycles with electric motors with pedals or crank) then the most suitable battery are types DZM. As for the three-wheeled electric vehicles or more, the most suitable is the EVF type. This EVF type has more Ampere stocks to supporting distance millage of that 3 wheels electric vehicle or 4 wheels electric vehicles. Also this EVF battery series size is more bigger than DZM, which not good to be use for 2 wheels electric vehicle, says lost its efficiency ratio.
I hope this information is useful for all lovers of electric vehicles,


GO GREEN,
Dikutip dari:
JUNARDI HWANGSHUWEI·MONDAY, JUNE 13, 2016


Jumat, 10 Juni 2016

MENAMBAH JANGKAUAN JARAK TEMPUH UNTUK SEPEDA LISTRIK

      MENAMBAH JANGKAUAN JARAK TEMPUH UNTUK SEPEDA LISTRIK    

 
Suatu alasan meningkatkan jarak tempuh kendaraan listrik adalah memenuhi kebutuhan dan alasan yang kedua adalah untuk prestise. Jika cara meningkatkan jarak tempuh adalah dengan cara menambah jumlah kapasitas Amperhour (Ah) adalah hal yang maenstree, tapi tidak dapat dipungkiri memang cara itulah yang sangat dominan. Tapi dalam kesempatan kali ini kita akan membahas bagaimana cara meningkatkan jarak tempuh, meningkatkan lamanya life cylce usia baterai dengan kondisi baterai yang saat ini sudah miliki


KELEMAHAN MENAMBAH KAPASITAS BATERAI:

Ø  Memerlukan biaya yang lebih mahal
Ø  Jika upgrade jumlah cell atau dari SLA beralih ke jenis lithium ion atau lifepo4 tentu juga akan terasa titik mahalnya
Ø  Menambah bobot berat sepeda listrik
Ø  Memakan ruang sisa pada sepeda listrik
Ø  Menignkatkan bobot dan ruang sisa akan mengurangi kenyamanan dalam bersepeda listrik

Jika selain menambah kapasitas baterai lalu apa yang harus kita lakukan?. Jawabnya adalah coba lakukan kalkulasi berikut:

1.    Sebarapa banyak anda melakukan gowes / pedaling / mengayuh ?

Jika anda bisa melakukan gowes dengan perbandingan 25% dari ketergantungan throttle, maka secara otomatis jarak tempuh akan meningkat sekitar 25% juga. Semisal 50% , maka jarak tempuh akan meningkat 50% pula, cuukup mudah bukan.
So, mari perbanyak pedaling dan raih jarak tempuh yang terjauh.



2.    Pakai Pedals Assist Sensor menjadikan sepeda listrik jadi irit?,

Pakai pedal assist sensor (PAS) selalu lebih irit?, belum tentu. Jika menggunakan PAS pastikan jumlah titik magnet pada pedal assist sesuai dengan kecepatan gowesan kaki. Semakin banyak titik magnet maka kaki sedikit menggowes maka motor listrik sudah berlari kencang, posisi ini akan membuat boros konsumsi listrik. Begitupula sebalinya, jika semakin sedikit magnet pada PAS maka kaki harus berputar lebih kencang baru motor akan berjalan, hal ini akan lebih irit dalam konsumsi listrik. Kesimpulannya mari kita sesuaikan jumlah titik magnet PAS dengan putaran kaki gowesan kita.

PAS mode lebih cocok jika menggunakan LED control panel



3.    Pakai throttle?, apa yang harus kita lakukan.

Situasi yang menyedot arus listrik terbesar adalah saat akselerasi dari posisi berhenti lalu berjalan. Jika kita terlalu ketergantungan dengan throttle maka konsumsi listrik tentu akan menjadi boros. Gunakalanlah pedaling gowes saat awalan start berjalan. Gunakanlah gas listrik hanya untuk menjaga kecepatan laju saat sepeda listrik sudah berjalan.




4.    Kenali efisiensi motor yang digunakan

Mid drive, hub motor, dan geared hub motor, Dari ketiga jenis tersebut manakah yang elbih efisien?. Jawabnya adalah yang kualitas bagus lah yang paling efisien. Karena yang dominan paling menentukan tignkat efisiensi adalah material bahan kualitas dinamo itu sendiri. Dinamo buatan teknologi Eropa atau Amerika tentu jauh lebih efisien daripada kelas imitasi cina-cina an  



5.    Hub motor direct drive, Mid Drive, geared hub motor, apa yang anda gunakan?

BLDC hub direct motor lebih cocok untuk aplikasi kecepatan tinggi diatas 50km/jam pada jalanan datar dan menggunakan watt besar.
Mid drive sangat cocok untuk medan jalanan yang banyak tanjakan, kecepatan sedang 30-50km/jam dan cocok menggunakan sinewave controller.
BLDC hub geared motor cocok untuk jalanan datar dengan kecepatan sedang 30-40km/jam dengan menggunakan watt kecil dan kapasitas baterai yang kecil.




6.    Adakah yang panas pada komponen?

Saat berkendaraan listrik cobalah untuk melakukan pengecekan terhadap komponen-komponen sepeda listrik. Carilah titik dimana ada komponen yang mengalami panas berlebih. Komponen yang panas tentu akan mengurangi efisiensi jarak tempuh.

Ø  Motor panas = terlalu banyak menggunakan throttle gas, kurangilah ketergantungan menggunakan elektric saat berkedaraan, perbanyak bantuan gowes
Ø  Kontroller panas = jika motor tidak panas, dan hanya kontroller saja yang panas maka itu disebabkan karena kualitas kontroller yang kurang bagus. Gantilah dengan kontroller yang kualitas bagus atau upgrade dengan kontroller yang memiliki nilai watt lebih besar.
Ø  Baterai panas = baterai yang panas, atau BMS yang panas adalah faktor kualitas dari baterai itu sendiri. Upgrade lah dengan kualitas yang bagus, atau kurangilah ketergantungan membuka gas yang berlebih supaya mengurangi panas pada baterai
Ø  Kabel-kabel panas = jika hanya kabel-kabel saja yang panas tanpa komponen yang lain ikut panas, maka sudah pasti kabel ini harus diganti dengan kabel yang lebih besar ketahanan ampernya. Gunakanlah standar kabel tunggal arus DC. Jangan gunakan kabel audio atau kabel listrik PLN.

7.    Seberapa banyak tanjakan yang dilewati?

Medan jalanan yang penuh tanjakan tentu akan mengurangi jarak tempuh juga. Semua komponen sepeda listrik akan bekerja keras saat melewati tanjakan. Jika ada jalan lain yang lebih datar pilihkan jalur tersebut daripada harus melibas suatu tanjakan. Jika jalanan banyak melalui jalan turunan, maka BLDC direct drive akan memiliki keuntungan bisa support dengan REGEN sistem. REGEN adalah regeneratif energy dimana energy kinetik laju sepeda akan dikonversi menjadi energi listrik kembali untuk mencharging aki. Cukup efektif 10-25% energy baliknya


8.    Ban yang digunakan apakah sudah keras?

Ban yang tidak maksimal keras tentu akan mengurangi nilai efisiensi. Ban keras lebih efisien dalam laju sepeda. Begitupula lebar ban yang digunakan, tapak lebar tentu akan lebih boros daripada tapak kecil.


9.    Gunakanlah alat ukur pemantau energy.

Ini adalah jurus paling ampuh untuk memonitoring energy yang digunakan. Dari hal ini kita bisa menilai apakah sepeda sedang melaju dalam kondisi boros atau sedang melaju dalam kondisi hemat. Secara minimal dapat menggunakan ampermeter. Secara lebihnya bisa menggunakan ampermeter dan voltmeter. Jika ada modal lebih bisa mengunakan watthour meter.





SEMOGA BERMANFAAT


LETS DRIVE GO EBIKE


Minggu, 05 Juni 2016

Perbedaan Low level E-brake dan High level E-brake.

Perbedaan Low level E-brake dan High level E-brake.


E brake adalah electric brake, bukan economy brake, elegant brake atau emergency brake ya. apa itu electric brake = ya sistem rem secara electric. berarti tidak perlu rem mekanik donk?. fungsi rem dalam dunia otomotif ada 3 poin. memperlambat laju kendaraan, menghentika laju kendaraan dan mempertahankan posisi kendaraan saat berhenti. sedangkan ebrake hanya bisa melakukan perlambatan laju saja, jadi ebrake tidak sepenuhnya bisa mengantikan fungsi rem secara mutlak. lalu apa perbedaan low level dan high level pada ebrake.  jika dalam kontroller buatan Cina, boleh dibilang tidak ada standarisasi jawaban yg benar2 tepat, tiap pabrikan beda2 definisi. bahkan hanya fitur switch off throttle saja sudah ngaku support ebrake.
kontroller dengan fitur low level dan hing level ebrake

tapi kali ini kita bicara yang umumnya beredar di sekitar kita saja. ada yang mengartikan bahwa: 
low level = efek pengereman ebrake kalem dan soft
high level = efek pengereman keras
atau
low level = hanya cut off throttle saja tanpa ada efek ebrake
high level = selain cut off throttle juga ada efek ebrake
(tapi kedua definisi diatas adalah PERSEPSI YANG SALAH)
buat yang berpendapat demikian, dulu saya juga beranggapan seperti itu.. sama dong.

jawaban yang mendekati betul dan umum pada kontroller yang beredar: ADALAH:
low level brake = adalah fitur ebrake yang proses pengaktifan dengan cara menghubungkan kabel fitur ke B- (ground baterai)
High level brake = adalah fitur ebrake yang proses pengaktifan dengan cara menghubungkan kabel fitur ke + signal, bisa 5V, 12V atau sama dengan tegangan B+ 
mirip dengan transistor PNP dan NPN saja kan.

pada kabel kontroller full fitur tersebut terdapat brake high dan brake low.

beberapa contoh kontroller yang sudah support ebrake low level:
hampir rata2 kontroller ebrake menggunakan low level, contoh yang bawaan dealer ada Sunrace, trekko 350W, Selis model jalak/merah, dan yg lainnya mungkin ada.

wiring Electric brake signal dengan saklar rem dan lampu rem



lalu contoh kontroller model high level ebrake:
sejauh ini hanya nemu trekko 500W saja. dan itu pun bukan ebrake, hanya switch off throttle saja. konek ke 12V untuk aktif. tujuannya supaya bisa satu sistem dengan lampu rem. selain itu juga ada banyak kontroller yang support low level dan high level secara bersamaan tersedia. seperti contoh foto dibawah ini. jadi memudahkan kita merakit ingin memilih high level atau low level.

SKEMA DIAGRAM ELECTRIC BRAKE / REGENERATF BRAKE


Semoga bermanfaat.