Minggu, 10 Januari 2016

MENGENAL KONSEP DASAR VOLTASE, AMPER, AMPERHOUR DAN WATT PADA KENDARAAN LISTRIK

MENGENAL KONSEP DASAR VOLTASE, AMPER, AMPERHOUR DAN WATT
PADA KENDARAAN LISTRIK

            Belakangan ini tren EV lovers mulai merambah luas, banyak dari berbagai kalangan yang memulai terjun ke dunia EV lovers alias tertarik dengan kendaraan listrik. Namun, tak sedikit pula para modifikator paham tentang konsep dasar kelistriktrikan. Ada yang memiliki persepsi “menghidupkan lampu LED pakai aki mobil bisa terbakar lampu LED nya”, Atau “aki saya kan 12V 12Ah, berarti watt kendaraan listrik saya Cuma 144W” , lalu ada lagi “motor BLDC saya 500W berarti konsumsi listriknya 48V X 10,41A = 500W”..  dan kesalahan konsep lainnya. 

Pentingnya konsep Amper pada kendaraan listrik


Hal ini yang membuat hati tersentuh dan maka dari itu electricisart-Bogipower merilis tentang konsep dasar Volt (V), Amper (A), Amperhour (Ah) dan Watt pada kendaraan listrik



     1.    VOLTASE (V)
Tegangan listrik /voltase adalah perbedaan potensial listrik antara dua titik/kutub dalam rangkaian listrik, dan dinyatakan dalam satuan volt. Dalam dunia kendaraan listrik Voltase sangat erat kaitannya dengan jumlah baterai. Baterai yang disusun seri akan menyebabkan voltase ditambahkan. Misal 12V diseri dengan 6V maka tegangan total adalah 18V. Dalam merangkai Baterai secara seri memang boleh dalam voltase yang berbeda, Namun apabila PARAREL Voltase HARUS SAMA karena apabila volt berbeda maka akan terjadi Short sebesar beda V tersebut.

Voltase yang sering digunakan dalam kendaraan listrik adalah 24V, 36V, 48V, 60V, 72V dan 84V. Tapi di pasaran indonesia kebanyakan 36V atau baterai 3, dan 48V atau baterai 4.
Voltase memiliki kesesuaian yang mutlak tiap komponennya, apabila spesifikasi menunjukkan 48V, maka seluruh komponen harus kompatible dengan 48V. Aki 48V tidak dapat diaplikasikan ke kontroller 36V.
Alat untuk mengukur Volt adalah Voltmeter, cara pemasangan voltmeter adalah susunan pararel. Yaitu satu pin terhubung positif dan satu pin terhubung negatif.


            Tanya jawab seputar volt
Ø  Apa yang terjadi ketika kontroller 36V diberikan tegangan 48V?, bagaimana yang terjadi ketika kontroller 48V diberikan tegangan 36V?
Jawab: kontroller akan langsung mendeteksi low voltage error atau high voltage error. Artinya kontroller tidak dapat beroprasi.

Ø  Apa yang terjadi apabila motor BLDC semula 36V diganti 48V?, dalam kontroller dan baterai yang sama?
Jawab: bisa, tapi motor BLDC hanya berputar tidak secepat ketika 48V

Ø  Apa yang terjadi apabila aki dan kontroller 48V namun motor BLDC 36V
Jawab: ini adalah kondisi overvoltage, motor BLDC akan berputar lebih cepat daripada ketika 36V, Namun torsi menurun, dan internal heat lebih panas.


               2.    AMPER DAN AMPERHOUR
Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang mengalir tiap satuan waktu, dalam Satuan Internasional memiliki lambang I dan disebutkan dalam satuan Amper. konsep yang harus kita pegang tentang arus listrik adalah: Arus mengalir sesuai kebutuhan beban . Semakin beban meminta besar maka arus yang mengalir semakin besar, begitupula sebaliknya. Linieritas dari hal itu maka ukuran kabel sangat erak kaitannya dengan besarnya Amper yang mengalir. Arus yang kecil dibawah 5A bisa menggunakan kabel 3mm, untuk amper 10-20A bisa menggunakan kabel yang 5mm, untuk 50-100A bisa menggunakan kabel yang sebesar jari kelingking, untuk 100-250A bisa menggunakan kabel sebesar ibu jari.



Amperhour adalah satuan kapasitas aki/baterai/catu daya, atau amper yang mampu dialirkan dalam waktu 1 jam. Jadi Ah itu ibarat tangki penampungan. Bukan berarti sebuah kapasitas 10Ah hanya maksimum mengeluarkan 10A. Setiap jenis baterai memiliki kemampuan mengeluarkan A yang melebihi kapasitas Ah nya. Misal aki mobil 45Ah yang mampu mengeluarkan arus 210A ketika starter mesin.  



Disini banyak EV lover yang masih salah kaprah. Ada beberapa persepsi yang salah seperti “aki 7Ah tidak bisa mengeluarkan arus lebih dari 7A” atau “Selis yang baterai aslinya 12V 12Ah kalau diganti aki mobil 45Ah bisa terbakar kontrollernya”, ada juga yang berpersepsi “aki kalau disusun seri Ah juga ikut dijumlahkan”. Itu salah.
Alat untuk mengukur amper adalah Ampermeter. Cara pemasangan ampermeter adalah susunan seri, yaitu memutus jalur rangkaian.   


cara merangkai Ampermeter

Untuk lebih detail seputar A dan Ah bisa dilihat dalam FAQ tanya jawab berikut:
            Tanya jawab seputar Amper (A) dan Amperhour (Ah)

Ø  Apa yang terjadi apabila aki 100Ah untuk meghidupkan lampu yang spesifikasinya 1A?
Jawab: selama tegangan sama. BISA, karena arus mengalir sesuai kebutuhan beban. Tapi apabila tegangan V beda barulah itu tidak rekomen.

jika ada charger 2A apakah bisa untuk mencharging aki 12Ah dan 20Ah? kenapa kok tidak 12A atau 20A chargernya?:
jawab: ideal untuk aki SLA adalah nilai A itu ideal 1/6 dari kapasitas baterai, lebih kecil 1/8 atau 1/10 itu lebih bagus. Karena kalau nilai A charger sama besar dengan nilai AH baterai , itu akan merusak baterai.

Ø  Apa yang terjadi apabila aki 5Ah digunakan untuk menghidupkan motor yang spesifikasi arusnya 20A?
Jawab: bisa, tapi baterai akan cepat habis kapasitasnya.

Ø  Apa yang terjadi kalau 4 buah aki disusun SERI yang terdiri dari 12V 45Ah, 12V 5Ah, 12V 12Ah dan 12V 7Ah..?
Jawab: aki apabila disusun seri tegangan akan ditambahkan, Namun Ah tidak ditambahkan, dan AH mengikuti yang paling kecil, jadi artinya pada moment di atas jadinya 48V 5Ah, susunan seri pada baterai yang berbeda Ah memang tidak rekomen.

Ø  Apa yang terjadi kalau 4 buah aki disusun PARAREL yang terdiri dari 12V 45Ah, 12V 5Ah, 12V 12Ah dan 12V 7Ah..?
Jawab: dalam susunan pararel V harus sama. Ketika susunan pararel V tidak bertambah tapi Arus ditambahkan. Jadi pada moment diatas total jadinya adalah: 12V 69Ah.

Ø  Apa yang terjadi apabila selis bawaaanya kontroller 48V 16A diberikan aki 48V 45Ah?
Jawab: Tidak masalah, malah justru jarak tempuh semakin jauh.


Ø  Apa yang terjadi apabila selis bawaannya 48V 16A tapi diberikan aki 48V 7Ah
Jawab:  tetap bisa jalan, tapi hanya baterai cepat habis, kalau sering buka handle gas besar

Ø  Berapa kali kemampuan A mengalir berbanding Ah nya setiap jenis baterai itu?
Jawab: tiap baterai beda-beda. Aki basah mampu mengeluarkan 7C (7X kapasitas). Aki kering bisa 4-6X kapasitas, baterai lithium bisa 5-10X baterai lithium hi drain bisa 15X. Tapi dalam pemakaian kendaraan listrik alangkah baiknya jangan paksakan baterai mengeluarkan cracking Amper yang melebihi 3X kapasitanya.


             3.    WATT / DAYA
Daya listrik didefinisikan sebagai laju hantaran energi listrik dalam rangkaian listrik. Satuan SI daya listrik adalah watt yang menyatakan banyaknya tenaga listrik yang mengalir per satuan waktu (joule/detik).



Konsep daya sudah banyak yang tahu kalau W adalah V x I = Voltase dikalikan dengan Arus. Namun dalam daya kendaraan listrik ada yang beda, Watt bukan berarti angka dari V x I. Namun output tenaga Horse power yang dihasilkan (1HP = 736W). Jadi apabila dihitung secara V X I sudah pasti angkanya melebihi spesifikasi watt yang tertulis.
Contoh misal motor listrik 48V 500W, itu apabila diukur konsumsi arus sebenarnya adalah 48V 35A ketika peak, dan 48V 25A ketika kontinyu. Padahal 48V x 25A = 1200 W. Begitupula yang 48V 350W, ketika diukur sebenarnya membutuhkan 48V 16A peak, dan 48V 12A kontinyu padahal 48V x 12A = 576W.
Alat untuk mengukur daya adalah Watthour meter, dan Wattage meter. Watthour meter mengukur dalam skala satuan 1 jam, sedangkan Wattage meter adalah berdasar hitungan V dan I pada saat itu.

Watthour Meter


            Tanya jawab seputar Watt
Ø  Bagaimana kalau daya kontroller lebih besar daripada daya motor, misal motor BLDC 500Watt diberikan kontroller 2000W.?
Jawab: ini bagus dan rekomen, asal sudah mengenal kualitas dinamo nya. Misal 500W merk trekko arus maksimum ideal adalah 50A atau 2000W kontroller. Tapi kalau merk dinamo lebih rendah, ya paing tidak kita harus model perkabelan dinamo supaya tidak panas.

Ø  Bagaimana kalau daya kontroller lebih kecil daripada daya motor BLDC
Jawab: ini kurang rekomen, karena kontroller akan bekerja keras dan cepat panas.

Untuk kendaraan listrik motor brushed DC rentalan, direkomendasikan menggunakan kontroller yang watt lebih besar daripada kapasitas motornya.


ARTIKEL TERKAIT:


SEMOGA BERMANFAAT.

61 comments:

  1. Tulisan bagus banget ,banyak manfaatnya
    Trm ksh.

    BalasHapus
  2. Master sekalian mau nanya,kita motor dengan kapasitas 1hp(0,75kw) berarti 750 watt,lalu kita mau menjadikan motor itu sebagai generator ,apa daya yang dikeluarkan motor tersebut saat menjadi generator sama dengan kapasitasnya ?
    Apa tergantung rpm nya juga ? Trm ksh sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. tergantung merk dinamo juga.
      tiap merk memiliki standarisasi sendiri2

      banyak faktor.

      Hapus
  3. Kalo misalkan 3 aki berkapasitas yang sama 12v 45Ah. Dijadikan 24v 135Ah gimana gan rangkaiannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. jika per cell aki = 12V 45V.

      maka jika menginginkan 24V 135Ah : yang dibutuhan adalah:
      6 biji aki. susunan seri - pararel.

      tidak bisa kalau cuma 3 biji.

      Hapus
  4. Hatur nuwhun infonya gan sangat bermanfaat

    BalasHapus
  5. master, sy pny speda listrik 350 watt 48v 12 ah. tp batrey soak, sy tes pakai adaptor 5A 40 v, motor listrik kdang nyala kdang tidak, pas tidak nyala controlernya panas, dan lampu indikator yg didlm controler kedip2, penyebabnya apa ini ya master?

    BalasHapus
    Balasan
    1. coba pakai aki yang benar2 fresh kondisi bagus, jangan adaptor.
      lalu coba pakai kontroller yang normal / baru juga.

      bagaimana efeknya.

      Hapus
  6. mas, saya mau tanya
    saya mau bikin solar cell charger, spek/kepingnya 0,25 watt, 0,5 volt, 0,5 amp sebanyak 32 pcs dan 1 step down 5v 3amp.
    itu harus di rangkai seri apa paralel? biar bisa charger tablet (biasanya 5v 2/3amp)

    BalasHapus
    Balasan
    1. sudah banyak yang jual itu, power adapter charger untuk HP dari input voltage yang bebas volt dan amp.
      cari saja di bukalapak, atau konsultasi ke orang2 robotika.

      jumlah seri=pararel keping cell nya, bukan hal yang sulit itu.

      Hapus
  7. Bozz slam knal ya... Och ya boss sya pengen konsultasi boss, saya punya power inverter 3000watt yang cocok pakek aki berapa ampere bozz minta ptunjuknya boss trims

    BalasHapus
  8. Bozz slam knal ya... Och ya boss sya pengen konsultasi boss, saya punya power inverter 3000watt yang cocok pakek aki berapa ampere bozz minta ptunjuknya boss trims

    BalasHapus
  9. Mohon info master.saya punya kompressor mni 12 V biasa di colok di korek api mobil,mau aq ganti dngan Power supply PC 12 V 22 A.amankah.trims

    BalasHapus
  10. Hallo mau tanya
    Untuk 48v to 12v pake ampenya berapa ya
    Untuk
    Bohlam depan2
    Belakang 2
    Lampu belakang 1
    Depan 1

    Semua pake led 12v

    Maklum newbie

    Tmksh

    BalasHapus
    Balasan
    1. pakai DC converter 48V yo 12V yang 10A sudah cukup itu.

      atau pakai aki terpisah 12V 7Ah sudah cukup juga.

      Hapus
  11. Halo Bos,bolehkah mengecas aki secara seri tapi beda ampernya. Misalnya 12V 100AH,12V 60AH & 12V 30AH.Trim's

    BalasHapus
  12. Pak, ngecas 36v aki pakai charger 12v bisa nggak?? Thx

    BalasHapus
    Balasan
    1. tidak bisa.

      menggunakan komponen alat listrik yang sesuai prosedur malah lebih enak dan hemat

      Hapus
  13. mas saya mo tanya, saya punya aki 4 12V 35Ah di seri jadi total 48V 35Ah, nah pertanyaannya aman ndak dengan 48V 35Ah menggunakan kabel NYAF 1,5mm?

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya tergantung beban nya untuk apa dulu itu.

      kalau hanya untuk lampu led 48V ya aman2 saja tentu.
      kalau untuk mesin las 48V, ya kurang kuat.

      sesuaikan dengan beban dan amper yang mengalir

      Hapus
  14. om klw paralel dengan voltase yg berbeda 12v dengan 6v,
    aman ga om klw cuman hanya menambah ampere..

    BalasHapus
  15. selamat sore ndan.. mau tanya apa bisa cas accu 24 V 70 N dengan altelnator 28 N

    BalasHapus
    Balasan
    1. menggunakan charger yang sudah sesuai prosedur lebih baik

      Hapus
  16. mas mau tanya, Contoh misal motor listrik 48V 500W, itu apabila diukur konsumsi arus sebenarnya adalah 48V 35A ketika peak, dan 48V 25A ketika kontinyu. Padahal 48V x 25A = 1200 W,itu penjelasannya bagaimana ya, kenapa watt nya bisa melebihi spek motornya, mohon maaf bila pertanyaannya terlalu mendasar, pengen belajar mas hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. jawabannya:
      watt motor itu adalah nametag tulisan yang di print di sebuah nameplate motor dinamo. terserah pabrik mau ngeprint berapa angka nya.

      misal pada print tertulis 500W, dan tidak peduli secara fakta diukur cuma 200W, atau mungkin sampai 2000W.
      atau secara HP bisa mencapai 3.5 HP atau lebih.

      karena produk cina itu memang tidak ada standarisasi baku yang mengaturnya.

      bisa dikatakan WATT motor itu adalah = suka suka selera pabrik yang nge print tulisan.

      Hapus
    2. brarti nametag tidak bisa dibuat acuan ya mas?

      Hapus
    3. ya bisa disimpulkan sendiri.
      acuan sebenarnya adalah performa dan kualitas.

      bonus penjelasana ada di artikel link ini. No paragraf ke 3.

      http://www.electricisart-bogipower.com/2017/10/tips-mengenal-lebih-dalam-tentang.html

      Hapus
    4. Boss tanya aki motor listrik saya saat di tes 48v setelah di cas mampu 53v tapi saat di pakei langsung droop tes langsung jd 46v.

      Hapus
  17. Salam kenal master...saya mau tanya. Saya punya dinamo 12v 5,4 amper. Aki yg cocok yg seperti apa, dan berapa lama kekuatannya?soal nya saya butuh waktu paling tidak 2jam dlm menjalankan dinamo itu. Terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. pakai aki khusus deep cycle.
      yang ini http://www.bogipower.com/2015/04/baterai-sla-12v-12ah.html

      Hapus
  18. Saya punya dinamo dc 12v dengan adaptor 12v 2.5a setelah saya ukur ternyata ampere yg keluar cuma 0.47a kalau saya pake adaptor 12v 5a kira kira jadi lebih kencang atau sama aja

    BalasHapus
    Balasan
    1. jawaban secara teori = tidak. karena amper mengalir sesuai kebutuhan beban, jika beban hanya request 0.47A saja, maka sumber power mau dinaikkan ampernya akan tetap sama saja.

      Hapus
    2. Berarti semakin berat bebannya maka ampere yg di butuhkan semakin besar?

      Hapus
  19. Malam pak..sya mau tanya...
    Apakah bisa menambah aki pada mobil mainan..(dipasang secara pararel)
    Apakah aman untuk motornya

    BalasHapus
    Balasan
    1. tentu bisa.
      asal ruang untuk aki tambahan tersedia.

      Hapus
  20. maaf bang, gini saya punya dimano 12VDC 6A dan ketika disambungkan ke aki yang saya buat berkekuatan 15VDC tidak jalan. kira2 kenapa ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. 12V lalu diberikan 15V,
      sepertinya itu masih dalam jangkauan , hanya saja nanti amper bukan 6A, tapi naik jadi 7A kisaran.

      mengenai ketahanan awet tidaknya, tergantung kualitas dinamo itu sendiri.

      Hapus
  21. Siang bang, saya mau nanya saya mau bikin dongkrak listrik pake dinamo stater motor 12v dan disambungkan ke colokan lighter mobil, pas saya tes nyalain motornya ga sampe 10 detik colokan lighter saya meleleh, kenapa ya dan apa solusinya, makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya jelas lah, colokan lighter itu tidak dirangcang untuk amper besar, paling 2-5A juga udah panas, diatasnya itu meleleh.

      dinamo motor stater itu dia makan amper sekitar 30A, socket rekomendasi adalah XT60,
      bisa search google tentang apa itu socket XT60

      Hapus
  22. Mohon maaf sy mau nanya mas,, saya menemukan sebuah dinamo, saya tidak mengetahui berapa konsumsi listrik nya, sehingga saya bingung mau pake travo yg berapa,, mohon jelaskan ke saya apa yg harus saya lakukan untuk bisa menghidupkan dinamo itu,, tolonglah saya yg awam ini,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. sampaikan saja fotonya dulu.
      nanti biar kita analisa

      Hapus
  23. Gmn kl trafo 5A, bisa gk digunakan untuk alat yg dibawah 5A

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa bisa saja.
      trafo 5A untuk menghidupkan lampu led yang cuma 0.25A pun juga bisa.

      yang penting volt nya sama.

      Hapus
  24. Maz mau tanya... saya punya baterai 5, 12 v 15ah saya seri. Tegangan jadi 60 v .. trus saya punya charger 60 v 30A

    Pertanyaanya... boleh tidak chargernya digunakan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. jangan, charger nya over.
      ideal charger itu adalah 1/5 dari kapasitas AH.
      15Ah baterai, maka charger ideal 2-3A saja

      Hapus
  25. Gan ,numpang nanya,
    Saya punya hub motor yamaha ec-03 saya beri kontroller 2000w 60a ,kok gampang panas ya gan hub motornya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. pastikan kontroller dan motor adalah se merk atau se pabrik yang sama.

      kalau kontroller lintas merk memang banyak keluhan yang muncul

      Hapus
  26. Mas,saya mau tanya bisa gak ya 12V 2A dinaikkan jadi 24V 10A, kalau bisa apa alat nya dan apa kekurangan nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa mas 12V2A x2 diseri jadi 24V2A terus 24V2A diparalel 5x jadi 24V10A jadi musti nambah 9 batere 12V2A mas.

      Hapus
    2. koreksi dulu satuannya.
      apa benar A, atau AH.

      selengkapnya pelajari perbedaan A dengan AH bisa ke artikel ini:


      http://electricisart.blogspot.com/2014/11/mengenal-konsep-dasar-voltase-amper.html

      Hapus
  27. Mas Ian nanya, over voltage 6V menjadi 54V untuk pemakaian sehari hari pada bldc 350W 48V apakah masih diijinkan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. aman. 54V masih dalam jangkauan ranah 48V.

      karena jangkauannya di 42-59V.

      yang penting ketika full charging floatingnya tidak diatas 60V

      Hapus
  28. Bang saya punya 4 dc motor 12V 0,20A
    Butuh powersuply yang ukuran berapa biar semuanya dapet trnaga yg sama?

    BalasHapus
  29. Sangat menginspirasi pak, sy mau tanya, 2 accu beda voltase 6 dan 12 volt, 4,5 A dan 2 A dipararel tp jd panas itu kenapa y pak...

    BalasHapus