ALL ABOUT ELECTRIC VEHICLE INOVATION

Mobil Listrik, Sepeda Motor Listrik, Sepeda listrik Ebike

ALL EBIKE INOVATION

DIY ebike kits konversi

BOGI POWER MOTOR BIKE

SUPER POWER MOTOR HUB, 48V 3000W

OPTIMIST E BIKE

48V 1500W, REAR HUB BLDC MOTOR

C ONE E-BIKE

With BLDC EBIKE KITS KONVERSI

BOGI POWER CAR

With Natural view

SATELIT TV MODIFICATION

All different tips n trik about satelites TV

ALL ABOUT ELECTRIC INOVATION

With Unlimite Creativited

E-bike

Sepeda Listrik Kits konversi

Jumat, 19 September 2014

JALUR PENDAKIAN GUNUNG MERBABU VIA WEKAS

JALUR PENDAKIAN GUNUNG MERBABU VIA WEKAS

Gunung merbabu adalah gunung yang terletak di 3 kabupaten, yaitu kabupaten Magelang, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Boyolali. Gunung merbabu memiliki 4 jalur pendakian yang dibuka untuk umum. Sebelah utara terdapat jalur Thekelan dan Cunthel, Sebelah barat terdapat jalur Wekas, dan Sebelah selatan terdapat jalur Selo. Dalam kesempatan kali ini kita akan mengupas tuntas jalur pendakian via Wekas,kec Pakis, Kab Magelang.

Gunung merabu, Dilihat dari gunung Telomoyo



Basecamp Grabupal dusun wekas
Akses menuju basecamp ini cukup mudah, cukup masuk ke gapura dusun wekas lalu ikuti jalan menanjak di desa, sudah banyak plang penunjuk arah menuju basecamp gunung merbabu. Jarak dari jalan raya sekitar 3km.
papan penunjuk arah menuju basecamp


Start pendakian basecamp sampai pos 2.
Dari basecamp menuju keatas terdapat sebuah masjid desa kenalan dan terus berjalan keatas kita akan melihat pohon cemara berjajar, atau juga sering disebut gerbang cemara. Karena dari sinilah kita akan dilepas berjalan masuk ke dalam hutan gunung. Cek poin-cek poin yang dapat ditemui adalah: air terjun kecil, pohon ambruk mirim, jalan menyamping di sebelah hamparan ilalang, pos 1 telaga arum, pohon tumbang miring, hutan monyet, jalur pipa ganda, zona bekas hutan terbakar, jalur landai terowongan semak-semak, dan pos 2. Waktu tempuh dari basecamp ke pos 2 sekitar 2 jam 40 menit sampai 3 jam 20 menit. Atau kalu untuk pemula sekitar 3 jam 40 menit sampai 4 jam.

Peta jalur pendakian dari basecamp ke pos 2

Pos 2

  Jalur pendakian dari pos 2 sampai puncak Merbabu
            Pos 2 merupakan sebuah tempat yang lapang dan cocok untuk membuat tenda camp. Tempat ini bisa memuat lebih dari 100 tenda. Jalur pendakian dari pos 2 menuju puncak merbabu lebih menyenangkan karena memiliki medan yang bervariasi. Durasi perjalanan umumnya skitar 3,5 jam apabila menuju puncak syarif, dan skitar 4 jam 20 menit kalau menuju puncak kenteng songo, kalau untuk pemula alokasi sekitar  5 jam.

Peta dari pos 2 menuju puncak

Dimulai dari menyusuri jalan meninggalkan pos 2 nanti akan menemukan sebuah batang pohon besar yang rubuh menghalangi jalan, ini disimbolkan sebagai pintu keluar/masuk pos 2. Cek poin yang gampang ditemui adalah: pertama akan melalui sebuah cepitan lembah yang terasa sempit dan menanjak, lalu akan menemukan tanaman edelweis yang pertama terlihat, lalu akan menemui sebuah batu besar di tengah jalan. Nah di batu besar ini terdapat 2 persimpangan, terkadang apabila malam hari para pendaki bisa saja tersesat memilih jalur yang salah, meski sebenarnya sama saja malah justru lebih pintas menuju puncak. Berikut ulasan kedua jalur yang bercabang itu.

JALUR NORMAL
            Jalur normal adalah memilih arah yang kiri dan menanjak. Dari sini medan mulai terasa agak miring. Medan jalur mulai dipenuhi tanah bercampur bebatuan, hinga akhirnya sampai di pos persimpangan pemancar, ada juga yang menyebutkan pos 3, bisa juga disebut titik pertemuan dari jalur Thekelan dan Cunthel. Di pos ini terdapat sebuah tugu dan mulai dari sini pemandangan ke arah timur mulai terbuka. Ambil jalur yang belok ke sebelah kanan dan kita akan tiba di pos helipad. Dari sini juga terdapat jalur bercabang yang menuju puncak gunung kukus, namun karena jarang dilewati jalur percabangan itu kurang terlihat.
            Setelah melewati pos halipad maka selanjutnya adalah jembatan setan, sebuah tanjakan terjal yang berisikan banyak bebatuan. Pada jembatan setan memilik 2 cek poin seluas 5x5 meter biasanya digunakan untuk beristirahat sejenak. Setelah melewati cek poin yang kedua maka jalur yang tadinya terpisah kembali bersatu disini.
jalur persimpangan pos pemancar

menuju pos halipad


 JALUR KAWAH
            Jalur kawah adalah jalur yang mengambil arah kanan dan agak menurun dari persimpangan batu besar tadi. Jalur disini adalah menyisir di sebelah kanan gunung kukus. Jalur disini malah justru datar dan landai sekitar 30 menit perjalanan. Jalur ini sebenarnya jalur menuju mata air di dekat kawah merbabu. Jalur ini menyajikan kita pemandangan kawah merbabu dari jarak yang sangat dekat, bau belerang sangat menyengat disini. Setelah melewati kawah maka akan dihadapkan sebuah tanjakan terjal dan menerobos hutan edelweis. Puncak dari tanjakan terjal itu adalah jalur setelah cek poin ke 2 jembatan setan, dan kebali bertemu dengan jalur normal.
Jalur kawah ini idealnya dilewati ketika kita menuruni gunung di waktu siang hari, karena akan terlihat indah pemandangan kawah dan hamparan hutan edelweisnya. Jadi ketika berangkat sebaiknya melewati jalur normal.

jalur kawah

salah satu kawah merbabu


Setelah bertemu kembali ke jalur normal maka akan disuguhkan tanjakan ngetrack terakhir menujun persimbangan puncak syarif dan kenteng songo. Apabila ke puncak syarif adalah berbelok ke kiri, hanya butuh waktu 20 menit dari persimpangan ini. Dan apabila ke puncak kenteng songo butuh waktu 45 menit dari persimpangan ini.

Geger sapi dan jalanan di puncak merbabu


Perjalanan menuju puncak kenteng songo hanyalah perjalanan menyusi puncak merbabu, pemandangan di sisi barat dan timur sudah sangat terbuka lebar, di malam hari bisa disaksikan indahnya jalan tol semarang solo yang menggaris orange di sebelah timur. Disini terdapat sebuah persimpangan yang mengecoh pula, yaitu terdapat 2 pilihan naik ke suatu puncak bukit atau belok kanan menyisir lereng. Apabila memilih naik itu adalah jalan buntu menuju puncak geger sapi. Apabila memilih belok kiri menyisir lereng itu adalah jalan menuju puncak kenteng songo.
Sebelum memasuki puncak kenteng songo akan disuguhkan sebuah tantangan memanjat tebing, atau yang disebut ondorante. Tebing tinggi ini cukup menguras tenaga di perjuangan akhir. Namun setelah melewati itu maka sampailah kita di puncak tertinggi gunung merbabu. Keistimewaan jalur ini dibandingkan jalur Selo adalah sensasi ketika di puncak merbabu. Kita akan dikagetkan dengan view merapi yang gagah ketika menapaki puncak kenteng songo. Namun berbeda hal dari jaur selo yang sudah sejak mendaki dari bawah pemandangannya gunung merapi melulu.
Menyusuri tebing

Selain puncak kenteng songo Gunung Merbabu juga memiliki 2 puncak lainya yang terletak di dekat puncak kenteng songo, yaitu puncak Triangulasi dan puncak sabana barat. Puncak trianggulasi cukup berjalan ke selatan 10 menit dari kenteng songo. Dan puncak sabana barat cukup berjalan 30 menit dari puncak trianggulasi.



PUNCAK MERBABU

Sunrise di Puncak Syarif

Puncak kenteng songo dikala pagi

Sunrise puncak Kenteng Songo

Menatap merapi di puncak Trianggulasi

Puncak Sabana Barat

Puncak Trianggulasi

memandang merapi diantara ilalang

samudra awan di puncak Syarif

Negeri di atas awan itu memang ada

lautan awan dilihat dari puncak merbabu

17 Agustus 2013, hari kemerdekaan Indonesia




Minggu, 14 September 2014

SEPEDA LISTRIK, C-ONE e-BIKE

SEPEDA LISTRIK,  C-ONE e-BIKE



Spesifikasi :
Motor penggerak: BLDC 800W
Kontroller: kellykontroller KEB48200X 
Spec kelly KEB48200X= 4KW, peak 150A, kontinyu 60A
Baterai: Lithium 52V, 16Ah
Top speed: 65Km/jam
Jarak tempuh: 60Km
Grub set : Alivio 9 speed
whellset: Alexrim, Araya



Motor BLDC modif ring 26"

kontroller KEB48200X, 2KW, 150A


C-One


INFO TERKAIT PENJUALAN KOMPONEN:

BOGI POWER ELECTRIC

SEPEDA LISTRIK, OPTIMIST e-BIKE

SEPEDA LISTRIK,  OPTIMIST e-BIKE




Spesifikasi sepedanya sebagai berikut:


ban depan                         : 26 x 1.50
velg depan                        : alexrim alumunium
hub depan                        : BLDC 500 Watt
porok                                : handmade
rem depan                        : shimano Deore V brake
head part                          : brontager oversize
handle rem                       : shimano altus
shifter kiri                         : shimano alivio
shifter kanan                    : shimano deore LX
speedometer                     : cat eye velo 8
frame                                : Alumunium 7005
jok                                    : Velo
crankset                            : laxo 2 spedd 39T, 53T
pedals                               : standart
drealeur depan                 : shimano alivio
bottom bracket                 : shimano BB-UN93
rantai                                : CN HG 74
rem belakang                    : shimano altus
velg belakang                   :genio rim alumunium
ban belakang                    : 26 X 1.50
standar                             : deco
gear belakang                   : shimano Deore CSHG 63 10 Speed
freehub belakang              : shimano deore LX M590
drealeur belakang             : shimano deore LX 10 Speed 

spesifikasi kelistrikan

motor penggerak : trekko flash (BLDC)
daya motor : 500Watt
baterai : 12V 12Ah    empat buah disusun seri
             atau baterai lithium 51Volt 19 Ah
kontroller : 48V 50Ah







VIDEO OPTIMIST E-BIKE









GARUDA UNY

GARUDA UNY





            SPESIFIKASI:
daya penggerak: BLDC single shaft Quanshu (QS) motor 3 KW.
> daya 3KW
> poles pair: 26
> resistansi kumparan 1,8 ohm
> putaran : 850rpm
> speed on wheel : 76km/jam
>torsi 1 motor: skitar (113Nm pd 60rpm dengan arus 80A)
kontroller : kellycontroller KEB72801X, 8KW
>tegangan kerja yg digunakan : 48V
>arus kerja peak: 140A (X2)
baterai : Delkor 12V 80Ah (X4)
jarak tempuh: 45km
ban: 10" x 3,10
suspensi : double wisbone with push rod
kemudi : rack pinion modif
rem: dish brake, hidrolik combi brake system.
body : fiber custums
bahan chasis : besi bulat
inovasi: electric diferential, LCD on steering

sistem panel dashboard

BLDC On Wheel 3KW

Quanshun Motor

Inner kumparan QS motor 3KW

JOOSS







Kumpulan video Garuda UNY

Manuver Drive Garuda UNY


Proses step by step Pembuatan Garuda UNY



Kamis, 10 Juli 2014

6 KEBODOHAN PENDAKI PEMULA BIKIN CELAKA

6 KEBODOHAN PENDAKI PEMULA BIKIN CELAKA



Merdeka.com - Mendaki gunung kini menjadi tren. Banyak orang ramai-ramai ikut merayakan tahun baru di puncak-puncak gunung. Melihat matahari terbit untuk pertama kalinya bersama lautan awan dari puncak-puncak tertinggi.
Sayangnya banyak orang mendaki tanpa persiapan dan kemampuan teknis yang cukup. Mereka yang bukan pendaki gunung melakukannya sekadar untuk hura-hura. Karena tak paham aturan, seenaknya saja mencoreti batu. Mengukir nama-nama mereka di pohon serta memenuhi gunung dengan sampah.
Mendaki gunung masuk kategori olahraga berbahaya. Tapi para pendaki pemula memasabodohkan bahaya. Demi memasang foto-foto di sosial media, mereka pergi ke gunung. Tanpa persiapan, asal-asalan dan seringkali sembrono.
Kematian Shizuko Rizmadhani (15) di Gunung Gede Pangrango dan Endang Hidayat (53) di Semeru bukti taruhan mendaki gunung adalah nyawa.
Berikut kebodohan para pendaki pemula yang sering membuat mereka celaka dan meninggal di gunung. Semoga semua sadar, naik gunung jauh lebih bahaya daripada pergi ke mal.

1. Sok jagoan
Sikap sok jagoan ini nyaris selalu menjadi penyebab utama musibah pada pendaki pemula. Dengan alasan mencari tantangan, para pendaki pemula ini mencari jalur di luar jalur resmi.
Parahnya, seringkali mereka melakukannya tanpa kemampuan navigasi yang baik. Jangankan GPS dan peta topografi, sekadar kompas pun tak bawa. Lalu apa yang diandalkan?
Maka petualangan mereka pun biasanya berakhir di dasar jurang, mati kedinginan di lembah atau ditandu Tim SAR ke rumah sakit.
Membuka jalur baru juga berarti merusak konservasi. Mengganggu hidupan liar dan ekosistem. Para pendaki berpengalaman tak akan melakukannya selain untuk kepentingan penelitian dan ilmu pengetahuan.

2. Buruknya manajemen logistik
Salah satu masalah pendaki pemula adalah buruknya manajemen logistik. Dalam pikiran mereka, mendaki gunung identik dengan mie instan.
Hal ini salah besar. Mendaki gunung adalah kegiatan berat. Butuh kalori hingga 4.000 kkal per hari. Bayangkan dengan aktivitas sehari-hari yang rata-rata hanya membutuhkan 2.000 kkal per hari.

Kebutuhan kalori yang besar ini didapat dari daging-dagingan berlemak, coklat dan karbohidrat. Tentu bukan mie instan yang sulit dicerna tubuh dan menyerap air dalam tubuh.
Seringkali para pemula mendapati nasi yang ditanak tak matang sempurna. Maka kombinasi makanan mereka jadi nasi keras, mie instan dan ikan asin. Karena tak nikmat, napsu makan pun berkurang. Padahal tubuh butuh banyak masukan untuk tenaga dan menjaga suhu agar tetap hangat.
Dalam kondisi lemas dan lapar inilah sering terjadi kecelakaan. Kurangnya konsentrasi, pingsan hingga kematian.

3. Buruknya pengepakan barang
Packing atau mengepak barang dalam ransel adalah seni yang harus dikuasai pendaki gunung. Seluruh barang bawaan harus masuk ke dalam ransel. Karena medan sulit, tak boleh ada yang tergantung di luar ransel selain botol air minum. Tangan harus bebas karena memegang walking stick atau berpegangan meniti akar-akar pohon jika dibutuhkan.
Maka lihatlah para pendaki pemula. Dengan panci digantung ke ransel. Tangan menenteng sleeping bag atau jaket.
Ransel mereka tak dilapisi lagi dengan cover bag. Pakaian di dalam ransel tak dilapis plastik.
Jika hujan, semua pakaian, jaket dan sleeping basah. Padahal sangat penting menjaga pakaian ganti tetap kering. Tidur dengan keadaan basah bisa mengakibatkan hipotermia. Inilah penyebab utama kematian seorang pendaki gunung. Suhu tubuh turun karena kedinginan.
Jangan pernah anggap enteng mengepak barang. Ini yang sering dimasabodohkan pendaki pemula.

4. Pergi dalam rombongan besar
Shizuko Rizmadhani berangkat bersama rekan-rekan pecinta alam di sekolahnya. Jumlahnya 27 orang. Jumlah yang sangat besar untuk pendakian gunung.
Kemungkinan orang tua mudah memberikan izin jika pergi dalam rombongan besar. Orang tua merasa anaknya lebih aman karena banyak yang menjaga.
Padahal salah besar. Rombongan besar justru merepotkan. Makin sulit membagi logistik dan mengatur manajemen perjalanan.
Bayangkan butuh berapa kompor lapangan untuk memberi makan 27 orang itu? Lalu perlengkapan P3K? Siapa ketuanya? Apakah dia benar-benar berwibawa untuk mengatur 27 orang itu?
Masalah yang sering muncul adalah banyaknya konflik. Keinginan anggota yang beraneka ragam dan sikap intoleransi. Lihatlah kasus Shizuko, kemana saja teman-temannya yang banyak itu?
Pendakian ideal, beranggotakan 4 sampai 6 orang pendaki. Pilihlah satu orang untuk memimpin pendakian. Bukan karena dia ketua, tapi memang memiliki watak bisa diandalkan dan leadership.

5. Hipotermia disangka kesurupan
Pendaki pemula mendaki tanpa ilmu. Berbekal semangat dan tanpa perlengkapan memadai mereka nekat mendaki gunung.
Karena tidak tahu ilmu P3K, maka sering terjadi salah kaprah. Pada penderita hipotermia, korban akan menggigil dan kehilangan kesadaran. Lalu mulai bicara melantur.
Karena nyerocos tak karuan dan sukar diajak komunikasi, teman-temannya menyangka si korban kesurupan. Mereka malah membacakan doa untuk mengusir setan. Inilah yang mungkin terjadi pada Shizuko.
Seharusnya, segera lakukan pertolongan. Ganti pakaiannya dengan pakaian kering. Masukkan dalam sleeping bag yang sudah dihangatkan. Taruh juga beberapa botol air panas di dalam sleeping bag itu. Jaga kondisi lingkungan tetap hangat.
Jika sudah membaik beri makanan hangat sedikit demi sedikit. Hindari memberi kopi atau minuman keras.

6. Aku si cepat
Ciri khas pendaki pemula, apalagi yang masih berusia muda adalah selalu bergerak dengan cepat. Mereka selalu tergesa-gesa, menjadikan naik gunung seolah lomba lari ke puncak. Malu menjadi yang paling belakang, karena sering dianggap sebagai yang terlemah.
Karena itu biasanya waktu tempuh ke puncak lebih singkat. Baru setelah perjalanan turun, aneka masalah datang. Kehabisan tenaga, cidera otot hingga kecelakaan dan kehilangan arah menjadi ancaman.
Idealnya, ada seorang sweeper yang berjalan paling belakang. Biasanya orang ini yang paling kuat dan bisa diandalkan. Tugasnya menyapu seluruh anggota tim. Memastikan tak ada yang keteteran atau tertinggal di belakang.
Namun dalam rombongan pendaki pemula, tak ada yang mau menerima tugas ini. Jadi sweeper dianggap hina. Menjadi paling pertama sampai puncak dan pertama turun ke kaki gunung jadi tujuan utama.
"Aku si cepat. Tanpa sadar kutinggalkan sahabatku yang kelelahan mati di gunung."

Sumber : Merdeka.Com

Minggu, 06 Juli 2014

PASANG TV SATELIT PARABOLA

Layanan Paket Instalasi Parabola
Untuk wilayah Yogyakarta, Sleman, Klaten, Bantul, Gunung kidul, Kulon Progo, dan sekitarnya


BOGI POWER ELECTRIC
Jl kapulaga 255, Nologaten, caturtunggal
Depok, Sleman, YOGYAKARTA.
CP: 085729002927


Update Brusur: Juli 2014

      
         Juga melayani penjualan eceran tiap komponen: 
                     ü  LNB C band.
ü  LNB dual output (untuk 2 TV)
ü  LNB 4 OUTPUT (untuk 4 TV)
ü  RECEIVER MPEG 2: Matrix Burger, Matrix Sosis, dll
ü   RECEIVER MPEG 4 / HD: Matrix HD Ethernet New, Starlink V HD,                   Matrix Turbo III HD, dll
Tersedia juga  Aktuator parabola dan Positioner Parabola

  Untuk wilayah luar Kota Yogyakarta juga dapat membeli Online eceran tiap komponen parabola. Kecuali Dish piringan semuanya dapat dikirim ke seluruh Indonesia. 

LNB C band
Receiver Matrix HD Prolink Ethernet New
Support HDMI
Fitur USB untuk rekaman


Aktuator dan Positioner parabola
antena Parabola 8 feet, sinyal OK
7 Feet Venus


Galeri hasil Inovasi TV satelit:
Inovasi 5 LNB
inovasi Double Aktuator
Inovasi CPUTV-SAT
Inovasi Output ke Leptop
Spesial Siaran Bola



    Info lebih lanjut:
CP = 085729002729


BOGI POWER ELECTRIC
Jl kapulaga 255, Nologaten, caturtunggal
Depok, Sleman, YOGYAKARTA.