Jumat, 27 Juli 2018

CARA MEMPERBAIKI CHARGER SEPEDA LISTRIK

CARA MEMPERBAIKI CHARGER SEPEDA LISTRIK


Charger sepeda listrik pada umumnya adalah menggunakan sistem swiching mode. Dalam skematic charger secara umum hanya dibagi menjadi 2 bagian. Yaitu bagian block DC dan bagian block AC. Kedua jalur ini dipisahkan oleh trafo swiching. Dalam kesempatan kali ini kita akan fokus membahas ke arah block AC terlebih dahulu, karena untuk block DC pengecekan dan perbaikannya cukup mudah.


Ciri ciri charger rusak di blok AC:

1.    Tidak hidup sama sekali
2.    Jika terhubung ke listrik PLN langsung trip / jeglek
3.    Tercium bau gosong dari luar charger.
4.    Secara internal terlihat:
Ø  Mosfet meledak
Ø  IC terbakar
Ø  Jalur PCB ada yang putus
Ø  Ada bagian blok yang terbakar.

Sedangkan ciri-ciri kerusakan charger di jalur DC adalah:

1.    lampu hijau terus meski colok ke aki,
2.    lampu kedip2 flow atau berpola,
3.    Tidak keluar listrik sama sekali,
4.    Tidak respon apa2 saat tancep ke aki.



CONTOH PERBAIKAN UNTUK KERUSAKAN BLOCK AC.

Gejala eksternal yang terjadi: apabila dicolok ke listrik PLN langsung jeglek/ trip.

Langkah perbaikannya sebagai berikut:

1.    Buka cover body charger



2.    Meskipun kita sudah melihat beberapa komponen yang gosong, kita tidak boleh hanya mengganti komponen yang gosong saja. Harus dilakukan pengecekan se-jalur semuanya. Karena bisa jadi ada komponen lain yang rusak lagi. Namun sebelum itu kita pahami dulu skema wiring diagram rangkaian AC block switching dengan IC UC3842 swiching.
beberapa komponen yang gosong dalam charger
skematic block AC charger


3.    Ukur dioda fast recovery. Dioda ini tidak boleh putus ataupun konslet.

Cara pengecekannya sederhana cukup gunakan ohmeter untuk mengetahui konektivitasnya. Dioda tidak boleh terkoneksi di 2 arah sisi, karena dioda hanya bisa terkoneksi dari 1 arah saja.
pengecekan dioda

4.    Pengecekan resistor pengatur Amper. 0.2 Ohm.

Ini adalah resistor hambatan kecil dengan nilai 100-500 mili ohm. Toleransi resistor ini harus sangat kecil, dan resistor ini sering rusak juga.

pengecekan resistor kontrol Amper.


5.    Pengecekan mosfet.

Pengecekan mosfet sama seperti pengecekan pada umumnya. Setiap kaki tidak boleh konslet. Seri ini biasanya 8N60, untuk charger imitasi cina biasanya 6N60 , rekomendasi apabila diganti bisa diperkuat menjadi 8N60 atau 10N60.

pengecekan mosfet


6.    Melepas IC KA3842 , atau UC3842 swiching.

Apabila terjadi masalah di block AC, sudah pasti IC ini juga kena. Maka dari itu dalam perbaikan charger IC ini diganti lebih bagus.




7.    Pengecekan resistor 1K dan 100 ohm.

Kedua resistor hanyalah R untuk hambatan gate mosfet. Pengecekan cukup menggunakan ohmmeter multimeter.



8.    Lepas semua komponen yang bermasalah



9.    Siapkan komponen penggantinya


Dalam kesempatan contoh kali ini kita mengganti komponen:
ü  Dioda fast recovery, ganti semua
ü  Mosfet ganti ke 8N60
ü  IC KA384 ganti baru
ü  Resistor 1K dan 100Ohm ganti
ü  Resistor kontrol amper diganti 0.5 Ohm, tujuan ini supaya amper charger turun dan charger bisa lebih awet.
Perlu diingat charger yang sudah cacat rusak tentu tidak akan bisa sembuh normal kembali seperti baru.

10.  Pasangkan komponen-komponen penggantinya.


pemasangan IC baru

resistor 0.5 Ohm, 100Ohm dan 1K





11. Uji charger, jangan lupa tutup dulu bagian block AC untuk antisipasi dari terjadi komponen yang akan meledak lagi.

Charger telah normal kembali dengan komponen baru.

12. Rakit kembali ke dalam body charger, dan charger sudah siap digunakan.




13. Lakukan test dengan WH meter untuk memantau amper charger yang dihasilkan.

Pada umumnya amper charger sepeda listrik adalah 2A. Dengan mengganti nilai resistor kontrol amper dari 0.2 ohm ke 0.5 ohm akan berpengaruh dengan amper outoput, namun itu bertujuan supaya charger tetap awet. Hendaklah resistor yang dipilih memiliki toleransi yang kecil.
Ø  0.2 ohm = 1.8-2A
Ø  0.3 ohm = 1.3-1.6A
Ø  0.4 ohm = 1.0-1.3A
Ø  0.5 Ohm = 0.8-1.0A



PERBAIKAN UNTUK BLOCK DC.

Gejala eksternal paling umum: lampu charger hidup normal, tidak membuat listrik PLN menjadi jeglek namun ketika dicolok ke aki, charger tidak respon.
Sebenarnya charger tidak respon itu adalahkarena ada jalur yang terputus dari supplay charger + dan -. Apabila yang terputus adalah di unit kendaraan , maka ini bukan ranah perbaikan charger tentu. Jadi kali ini kita fokus pada jalur yang rusak atau terputus di dalam charger.

Sebelum ke arah panduan pengecekan, mari kita simak cara kerja sederhama skema block DC pada charger.



LANGKAH PENGECEKAN:

1.    Cek dioda pengaman 1 dan 2. Dioda ini tidak boleh short ataupun putus.
Jika dioda short maka gejala eksternal yang terlihat adalah lampu charger kedip-kedip secara cepat.
2.    Cek fuse resistor, apabila fuse resistor mati maka jalur B- sudah terputus.
3.    Cek transistor BT 151, pengecekan cukup diujicoba menggunakan transistor yang baru.
4.    Untuk charger kelas bagus full automatic, biasanya selain ada transistor BT 151 juga terdapat mosfet untuk proteksi keamanan charger.
5.    Apabila terjadi kerusakan di osilator, maka gejala yang terlihat adalah lampu charger berkedip secara flow meski tidak terhubung ke baterai.

Keterangan:
1.    Trafo swiching
2.    Dioda 5A
3.    Dioda 2A
4.    Fuse resistor
5.    Transistor BT151
6.    Komparator LM324
7.    kapasitor

SEMOGA BERMANFAAT.


0 comments:

Posting Komentar