ALL ABOUT ELECTRIC VEHICLE INOVATION

Mobil Listrik, Sepeda Motor Listrik, Sepeda listrik Ebike

ALL EBIKE INOVATION

DIY ebike kits konversi

BOGI POWER MOTOR BIKE

SUPER POWER MOTOR HUB, 48V 3000W

OPTIMIST E BIKE

48V 1500W, REAR HUB BLDC MOTOR

C ONE E-BIKE

With BLDC EBIKE KITS KONVERSI

BOGI POWER CAR

With Natural view

SATELIT TV MODIFICATION

All different tips n trik about satelites TV

ALL ABOUT ELECTRIC INOVATION

With Unlimite Creativited

E-bike

Sepeda Listrik Kits konversi

Sabtu, 28 Juli 2018

CARA CEPAT PENGECEKAN DAN PERBAIKAN KERUSAKAN MOTOR LISTRIK. Tips perbaikan sepeda listrik, sepeda motor listrik.


CARA CEPAT PENGECEKAN DAN PERBAIKAN KERUSAKAN MOTOR LISTRIK.

Tips perbaikan sepeda listrik, sepeda motor listrik.


       Kesempatan kali ini kita akan membahas tentang cara cepat pengecekan kerusakan sebuah sepeda listrik ataupun sepeda motor listrik. Dimana cara ini akan kita ulas secara sederhana dan harapannya akan mudah dilakukan oleh semua user kendaraan listrik. Langkah pengecekan ini bisa dibilang do it your self, atau dignosis sendiri yang tidak perlu repot-repot membawakan ke tukang servis. Namun sebelum itu untuk melihat tips perbaikan secara lebih detail dan luas bisa klik disini:

CARAMEMPERBAIKI KERUSAKAN SEPEDA LISTRIK DAN MOTOR LISTRIK



       Pada dasarnya skema motor listrik itu mudah sekali. Hanya terdiri dari Baterai-kontroller-handlegas-dinamo saja maka sudah bisa aktif work berputar. Sedangkan indicator baterai, DC converter, speedometer, lampu2 kelistrikan dan lainnya adalah fitur aksesoris saja. Tanpa fitur aksesoris sebuah dinamo motor listrik masih mampu berputar normal.

skema dasar kelistrikan motor listrik




CARA CEPAT DIAGNOSIS MOTOR LISTRIK.

       Berikut adalah langkah cepat dalam self diagnosis sebuah rangkaian set dinamo motor listrik. Dalam langkah pengecekan ini pastikan semua jalur kelistrikan terhubung dan kunci kontack dalam posisi ON. Dan setelah itu lakukanlah panduan berikut:

1.    Lepas semua kabel fitur di kontroller

             Kabel fitur pada kontroller adalah pin socket aksesoris sebenarnya tidak digunakan tidak masalah. Seperti kabel rem, speedometer, cruise, switch maju-mundur, dsb. Hendaklah lepaskan dulu kabel-kabel tersebut supaya pengecekan tidak pengaruhi faktor fitur tersebut.


Cukup sisakan kabel berikut:

ü  baterai power B+ dan B-
ü  power On kunci kontack
ü  phase motor
ü  hall sensor motor (untuk BLDC)
ü  throttle / handle gas

2.    Pengecekan kabel B+ dan power On di kontroller

             Kabel power On pada kontroller adalah kabel yang terhubung dari kunci kontack. Pada umumnya pada sebuah kontroller memiliki 3 kabel untuk suplay baterai yaitu B+ (biasanya merah besar), B- (biasanya hitam besar) dan power on (biasanya merah kecil). Dalam langkah kali ini yang perlu di cek adalah beda potensial volt pada kabel merah kecil (power On) dan merah besar (B+) terhadap ground / negatif baterai.

contoh pengecekan dan perbaikan pada kontroller dari merk sepeda listrik Richey.


hasil cek, B+ dan power On adalah 50V.
pada kontroller richey 48V          

   Hasil cek voltase di poin kabel power On harus sesuai dengan tegangan kerja kontroller. Misal dalam 48V maka hasil cek harus 45-55V , jika 36 maka hasil cek harus 33-40V, jika 24V maka hasil cek harus 22-28V. Jika tidak sesuai dengan rentang volt tersebut maka aki  baterai bermasalah atau jalur perkabelan di aki bermasalah. Selesaikan dulu poin masalah baterai baru bisa lanjut ke step ke 3.

contoh langsung perbaikan
gejala kasus di jalur aki/baterai.

3.    Pengecekan 5V suplay di kontroller

             Poin ke 3 ini dilakukan jika sudah lolos uji yang poin ke 2 tadi, yaitu power ON sudah dalam kondisi volt yang ideal. Pengecekan 5V suplay ini dilakukan di kabel warna merah dari hall sensor motor dan kabel warna merah dari socket handle gas. Setiap kendaraan memiliki kontroller yang berbeda beda, socket dan warna yang beda-beda hendaklah menyesuaikan 5V ada di titik mana.

pada umumnya merah 5V, hitam ground, dan sisanya signal data. 

hasil cek, 4.2V.

             Hasil cek voltase ideal dari pengujian 5V suplay adalah 4V sampai 5V. Apabila hasil cek dibawah 4V atau diatas 5V maka dipastikan kontroller mengalami kerusakan. Inti tepatnya kerusakan adalah di IC regulator penurun tegangan.

4.    Pengecekan signal data throttle/handle gas

             Poin ke 4 ini dilakukan setelah poin ke 3 lolos uji. Pada handle gas pada umumnya terdapat 3 socket utama untuk throttle signal: 5V suplay, ground dan signal data. Dalam poin pengecekan kali ini adalah pengecekan kabel signal data throttle gas. Pengujian ini dilakukan dalam kondisi socket handle gas terpasang dengan baik.

cek voltase di kabel ground dan signal data.

Ø  Ukur beda potensial signal data terhadap negatif saat handle gas dalam kondisi belum diputar. Ideal hasil adalah 0.8V +- 0.2V, jika hasil belum diputar sudah di atas angka 1.5V atau diatas 2V maka sensor handle gas rusak, atau socekting tidak pas.
Ø  Lalu putar handle gas pelan-pelan cek perubahan angka volt dari 0.8V berubah naik atau tidak. Jika berubah naik ke 4.2V maka lanjut pengecekan ke poin selanjutnya. Jika angka volt tidak berubah, maka handle gas rusak, kabel putus, Atau socketing handle gas tidak sesuai.

selanjutnya untuk perbaikan handle gas ada disini:
MEMPERBAIKI HANDLE GAS SEPEDA LISTRIK

5.    Pengecekan sensor dinamo (hanya untuk dinamo BLDC)

             Poin ke 5 ini adalah yang terakhir, syarat untuk bagian ini adalah pengecekan dari 1 sampai 4 diatas sudah lolos uji terlebih dahulu. Kabel hall sensor motor ada 5 kabel. Merah 5V -hitam ground- kuning,hijau, biru adalah signal data. Pengecekan adalah mengukur voltase di ke 3 kabel signal data dan dilakukan 1 per 1. Dimulai dari kabel kuning terlebih dahulu, berapa nilai volt nya lalu sambil putar dinamo secara manual pakai tangan. Hasil cek voltase harus barubah ubah dari 0,5V (+-) dan naik ke 5V (+-) lalu turun lagi ke 0.5V, selalu berubah ubah sesuai putaran dinamo.

kabel socket hall sensor

uji cek voltase signal hall sensor

             Jika hasil pengecekan nilai volt dapat berubah ubah, maka lanjut dilakukan cara yang sama untuk menguji kabel sensor yang warna hijau dan biru. Jika terdapat salah satu kabel yang dia tidak mau berubah ubah. Misal stabil di 0V terus atau stabil di 5V terus. Maka dipastikan sensor bagian kabel warna tersebut rusak.
Cek disini untuk perbaikan sensor dinamo BLDC:
CARA MEMPERBAIKI MOTOR BLDC

6.    Test pengematan running dinamo.

Apabila sudah lolos uji poin 1 sampai 5, maka saatnya sekarang aktifkan throttle gas dan putar dinamo secara elektrik. Dan dalam posisi ini sebaiknya awalan gerak dibantu dahulu menggnakan tangan. Jika dinamo berputar normal maka selesai masalah. Namun apabila dinamo tidak respon sama sekali, maka sudah dipastikan kontroller rusak. Jika dinamo diputar manual dengan tangan terasa berat dan patah-patah maka benar kontroller rusak mosfetnya.
selengkapnya perbaikan mosfet kontroller ada disini:

contoh uji putran motor yang halus dan pola phase benar.


Jika dinamo mau respon berputar, namun putaran dirasa tidak normal, berdengung, kasar atau pincang. Maka lakukanlah pengacakan kabel phase motor. Selengkapnya cara cek kabel phase ada disini: Pengecekan kabel phase motor listrik BLDC.



Ya itulah tadi dasar teknik untuk cara cepat diagnosis motor listrik sendiri. Berawal dari data dasar pengecekan diatas akan menentukan langkah perbaikan selanjutnya yang lebih tepat sasaran. Jangan sampai sepeda listrik atau sepeda motor listrikmu mangkrak karena rusak tidak bisa diperbaiki. Apabila ada kesulitan tuliskan komen dibawah kita akan diskusi bersama.

SEMOGA BERMANFAAT


Jumat, 27 Juli 2018

CARA MEMPERBAIKI CHARGER SEPEDA LISTRIK

CARA MEMPERBAIKI CHARGER SEPEDA LISTRIK


Charger sepeda listrik pada umumnya adalah menggunakan sistem swiching mode. Dalam skematic charger secara umum hanya dibagi menjadi 2 bagian. Yaitu bagian block DC dan bagian block AC. Kedua jalur ini dipisahkan oleh trafo swiching. Dalam kesempatan kali ini kita akan fokus membahas ke arah block AC terlebih dahulu, karena untuk block DC pengecekan dan perbaikannya cukup mudah.


Ciri ciri charger rusak di blok AC:

1.    Tidak hidup sama sekali
2.    Jika terhubung ke listrik PLN langsung trip / jeglek
3.    Tercium bau gosong dari luar charger.
4.    Secara internal terlihat:
Ø  Mosfet meledak
Ø  IC terbakar
Ø  Jalur PCB ada yang putus
Ø  Ada bagian blok yang terbakar.

Sedangkan ciri-ciri kerusakan charger di jalur DC adalah:

1.    lampu hijau terus meski colok ke aki,
2.    lampu kedip2 flow atau berpola,
3.    Tidak keluar listrik sama sekali,
4.    Tidak respon apa2 saat tancep ke aki.



CONTOH PERBAIKAN UNTUK KERUSAKAN BLOCK AC.

Gejala eksternal yang terjadi: apabila dicolok ke listrik PLN langsung jeglek/ trip.

Langkah perbaikannya sebagai berikut:

1.    Buka cover body charger



2.    Meskipun kita sudah melihat beberapa komponen yang gosong, kita tidak boleh hanya mengganti komponen yang gosong saja. Harus dilakukan pengecekan se-jalur semuanya. Karena bisa jadi ada komponen lain yang rusak lagi. Namun sebelum itu kita pahami dulu skema wiring diagram rangkaian AC block switching dengan IC UC3842 swiching.
beberapa komponen yang gosong dalam charger
skematic block AC charger


3.    Ukur dioda fast recovery. Dioda ini tidak boleh putus ataupun konslet.

Cara pengecekannya sederhana cukup gunakan ohmeter untuk mengetahui konektivitasnya. Dioda tidak boleh terkoneksi di 2 arah sisi, karena dioda hanya bisa terkoneksi dari 1 arah saja.
pengecekan dioda

4.    Pengecekan resistor pengatur Amper. 0.2 Ohm.

Ini adalah resistor hambatan kecil dengan nilai 100-500 mili ohm. Toleransi resistor ini harus sangat kecil, dan resistor ini sering rusak juga.

pengecekan resistor kontrol Amper.


5.    Pengecekan mosfet.

Pengecekan mosfet sama seperti pengecekan pada umumnya. Setiap kaki tidak boleh konslet. Seri ini biasanya 8N60, untuk charger imitasi cina biasanya 6N60 , rekomendasi apabila diganti bisa diperkuat menjadi 8N60 atau 10N60.

pengecekan mosfet


6.    Melepas IC KA3842 , atau UC3842 swiching.

Apabila terjadi masalah di block AC, sudah pasti IC ini juga kena. Maka dari itu dalam perbaikan charger IC ini diganti lebih bagus.




7.    Pengecekan resistor 1K dan 100 ohm.

Kedua resistor hanyalah R untuk hambatan gate mosfet. Pengecekan cukup menggunakan ohmmeter multimeter.



8.    Lepas semua komponen yang bermasalah



9.    Siapkan komponen penggantinya


Dalam kesempatan contoh kali ini kita mengganti komponen:
ü  Dioda fast recovery, ganti semua
ü  Mosfet ganti ke 8N60
ü  IC KA384 ganti baru
ü  Resistor 1K dan 100Ohm ganti
ü  Resistor kontrol amper diganti 0.5 Ohm, tujuan ini supaya amper charger turun dan charger bisa lebih awet.
Perlu diingat charger yang sudah cacat rusak tentu tidak akan bisa sembuh normal kembali seperti baru.

10.  Pasangkan komponen-komponen penggantinya.


pemasangan IC baru

resistor 0.5 Ohm, 100Ohm dan 1K





11. Uji charger, jangan lupa tutup dulu bagian block AC untuk antisipasi dari terjadi komponen yang akan meledak lagi.

Charger telah normal kembali dengan komponen baru.

12. Rakit kembali ke dalam body charger, dan charger sudah siap digunakan.




13. Lakukan test dengan WH meter untuk memantau amper charger yang dihasilkan.

Pada umumnya amper charger sepeda listrik adalah 2A. Dengan mengganti nilai resistor kontrol amper dari 0.2 ohm ke 0.5 ohm akan berpengaruh dengan amper outoput, namun itu bertujuan supaya charger tetap awet. Hendaklah resistor yang dipilih memiliki toleransi yang kecil.
Ø  0.2 ohm = 1.8-2A
Ø  0.3 ohm = 1.3-1.6A
Ø  0.4 ohm = 1.0-1.3A
Ø  0.5 Ohm = 0.8-1.0A



PERBAIKAN UNTUK BLOCK DC.

Gejala eksternal paling umum: lampu charger hidup normal, tidak membuat listrik PLN menjadi jeglek namun ketika dicolok ke aki, charger tidak respon.
Sebenarnya charger tidak respon itu adalahkarena ada jalur yang terputus dari supplay charger + dan -. Apabila yang terputus adalah di unit kendaraan , maka ini bukan ranah perbaikan charger tentu. Jadi kali ini kita fokus pada jalur yang rusak atau terputus di dalam charger.

Sebelum ke arah panduan pengecekan, mari kita simak cara kerja sederhama skema block DC pada charger.



LANGKAH PENGECEKAN:

1.    Cek dioda pengaman 1 dan 2. Dioda ini tidak boleh short ataupun putus.
Jika dioda short maka gejala eksternal yang terlihat adalah lampu charger kedip-kedip secara cepat.
2.    Cek fuse resistor, apabila fuse resistor mati maka jalur B- sudah terputus.
3.    Cek transistor BT 151, pengecekan cukup diujicoba menggunakan transistor yang baru.
4.    Untuk charger kelas bagus full automatic, biasanya selain ada transistor BT 151 juga terdapat mosfet untuk proteksi keamanan charger.
5.    Apabila terjadi kerusakan di osilator, maka gejala yang terlihat adalah lampu charger berkedip secara flow meski tidak terhubung ke baterai.

Keterangan:
1.    Trafo swiching
2.    Dioda 5A
3.    Dioda 2A
4.    Fuse resistor
5.    Transistor BT151
6.    Komparator LM324
7.    kapasitor

SEMOGA BERMANFAAT.