ALL ABOUT ELECTRIC VEHICLE INOVATION

Mobil Listrik, Sepeda Motor Listrik, Sepeda listrik Ebike

ALL EBIKE INOVATION

DIY ebike kits konversi

BOGI POWER MOTOR BIKE

SUPER POWER MOTOR HUB, 48V 3000W

OPTIMIST E BIKE

48V 1500W, REAR HUB BLDC MOTOR

C ONE E-BIKE

With BLDC EBIKE KITS KONVERSI

BOGI POWER CAR

With Natural view

SATELIT TV MODIFICATION

All different tips n trik about satelites TV

ALL ABOUT ELECTRIC INOVATION

With Unlimite Creativited

E-bike

Sepeda Listrik Kits konversi

Tampilkan postingan dengan label baterai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label baterai. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 Januari 2022

MENGAPA HARGA AKI SEPEDA LISTRIK MAHAL?


MENGAPA HARGA AKI SEPEDA LISTRIK MAHAL?


Aki atau baterai lead acid adalah komponen utama pada kendaraan  yang berfungsi untuk menyimpan energy. Tanpa aki sebuah sepeda listrik, motor listrik tentu tidak dapat beroprasi digunakan untuk perjalanan. Maka tak heran jika banyak beberapa sepeda listrik yang mangkrak karena aki nya rusak/ soak. Sebenarnya tinggal membeli baterai aki baru selesai masalah kan?. Namun yang menjadi masalah adalah harga aki yang saat ini masih dirasa mahal oleh masyarakat Indonesia.



Pertanyaan tentang "Harga aki nya kok mahal ya??" itu adalah pertanyaan yang paling umum sekali keluar, namun dengan jawaban yang masih bingung mau dijawab apa. Maka dari itu kami melakukan survey di grub forum komunitas motor listrik Indonesia, untuk menyimpulkan pendapat-pendapat dan ulasan kenapa harga aki itu mahal. Mari kita simak hasil ulasannya.
Untuk yang belum tau daftar harga aki kendaraan listrik tahun 2018, bisa klik disini: DAFTAR HARGA AKI UPDATE 2018


1.    Kurangnya sosialisasi kepada calon user dari beberapa dealer/ seller.

Sangat sedikit sekali calon user motor listrik atau sepeda listrik baru yang mendapatkan edukasi dan sosialisasi tentang harga aki. Kalau tentang cara merawat aki yang benar OK lah beberapa sudah memberikan tips tips nya. Namun banyak seller ataupun dealer yang memang sengaja tidak menginfokan harga aki per biji itu kepada calon user motor listrik. Mereka hanya menjual utuh sebuah sepeda listrik atau sepeda motor listrik saja dengan harga total, tanpa memberitahukan kelak ketika ganti aki harga aki nya berapa. Sehingga yang terjadi apa?, ketika kelak di masa depan aki di kendaraan tersebut sudah habis masa pakainya dan user harus ganti aki baru, jadi kaget harga pasti. Dan itu merupakan sebuah kekecewaan "Mengapa harga aki mahal"




Maka dari itu hendaklah sosialisasi sejak awal kepada calon pengguna tentang harga aki adalah hal yang tepat. Seller dan dealer jangan fokus pada bisnis dan penjualan saja, tapi berikanlah sosialisasi tentang harga-harga sparepart supaya konsumen user kelak sudah mempersiapkan tabungan untuk aki baterai.

2.    Karena sekali beli langsung 3 biji atau 4 biji ketika terjadi ganti baru semua.

Sebuah sepeda listrik yang berspesifikasi 48V 12Ah, maka kebutuhan aki tersebut  adalah 4 biji 12V 12Ah. Misal aki yang lama sudah habis masa pakai semua maka ketika ganti baru wajib 4 biji supaya menjadi 48V 12Ah. Tidak bisa dicicil 12V dahulu lalu dipakai sementara. Tidak bisa dicicil 1Ah dulu, 2Ah dulu. Harus full lengkap sesuai spesifikasi baru bisa digunakan. Hal inilah yang dirasakan oleh masyarakat menjadi seolah olah mahal. Tidak seperti bensin yang boleh dicicil tidak harus full tangki.

dalam sebuah motor listrik umumnya menggunakan 3 aki atau 4 aki.


Hal ini bisa diperumpamakan dengan shampo botol VS shampo sachet. Shampo sachet dirasa lebih murah, karena dengan nominal uang sedikut langsung dapat, daripada shampo botol yang harga nominal tinggi. Padahal jika dihitung per mili liter justru yang sachet yang mahal.
Contoh komparasi ini akan lebih detail dibahas di poin ke 3 dan 4 tentang motor listrik VS motor bensin

3.    Karena membelinya tidak bisa kredit atau secara berkala

Banyak beberapa kalangan mengatakan kalau sebuah hal yang mahal jika bisa dikredit akan lebih murah. Saat ini untuk aki belum ada jasa layanan kreditnya. Di bukalapak, tokopedia, dan beberapa marketplace online belum banyak yang menjual aki dengan penawaran kredit.
Padahal dengan masa pakai aki yang berkualitas bisa mencapai 3-5 tahun an. Jika 3 tahun lalu dibagi kredit per bulan tentu akan dirasa lebih hemat oleh kalangan masyarakat yang sering kredit. Namun pembelian aki secara cash dan tanpa bunga kredit itu lebih enak tanpa hutang berjangka.
Solusi paling baik dalam langkah ini adalah, membeli aki basicnya adalah investasi. sisihkah tabungan untuk rencana pembelian aki di masa depan supaya tidak terasa mendadak ketika membeli aki.
membeli aki basicnya adalah investasi


4.    Karena membelinya ketika mendadak, tanpa ada pengertahuan info harga.

Ini yang paling sering sekali terjadi. Banyak beberapa contoh yang terjadi dan selalu ada setiap waktu. Berikut langsung kita berikan contoh-contoh ceritanya langsung.

Ø  Contoh yang pertama adalah user yang baru kali pertama pakai, memiliki sepeda listrik/ sepeda motor listrik dari dealer. Seiring berjalannya waktu sepeda motor listrik awet selalu dipakai. Dan akhirnya tiba di tahun ke 4 masa pakai aki nya sudah habis, drop, tidak bisa dipakai. Lalu ke toko untuk beli aki sepeda listriknya, setelah mengetahui harga aki terbaru maka langsung kaget harga. Ini lah penyebab terasa mahal lagi. hal ini selinier dengan poin ke 1 diatas yang tentang seller/ dealer tidak sosialisasi harga aki sebelumnya.


Ø  Contoh yang kedua. Banyak sekali ditemukan seller-seller motor listrik seken di forum, grub, OLX, iklan kecil yang menjual sebuah sepeda motor listrik / sepeda listrik seken, tapi MINUS aki, alias tanpa aki baterai. Menjual harga miring murah tapi tanpa aki. Lalu si seller tidak menginfokan harga aki baru itu berapa. Setelah buyer membeli tentu buyer akan mencari aki ke toko2 dan seller aki tentu. Dan di titik itulah sang buyer jadi kaget dengan harga aki. Maka dari itu kami himbau kepada calon pembeli motor listrik seken, mari belajar mengumpulkan wawasan referensi terlebih dahulu lebih baik.


beberapa iklan penjualan seken,
dengan minus aki.


Ø  Contoh yang ketiga Salah perawatan aki karena overcharging. Aki yang salah perawatan, suka digunakan ngebut, akselerasi mendadak, sekali perjalanan langsung jauh, menguras kapasitas aki sampai habis, dan sebagainya adalah perbuatan yang membuat umur aki pendek. Namun yang paling fatal efeknya adalah durasi masa charging yang over. Melakukan charging sekali waktu dalam durasi yang lama adalah perbuatan yang membuat aki rusak seketika. Aki yang yang sudah melembung adalah mati total tidak tertolong. Umur aki yang pendek dibawah 2 tahun, dibawah 1 tahun, maka itu akan menjadikan mendadak harus ganti aki dan terasa mahal.


Ø  Contoh yang ke empat adalah sepeda motor listrik/ sepeda listrik yang mangkrak dalam waktu lama. Sepeda listrik tidak rusak namun pemiliknya jarang menggunakan. Padahal apabila mangkrak dalam waktu lebih dari 6 bulan tanpa dilakukan charging dan pakai sama sekali, itu aki baterai akan soak rusak dengan sendirinya. Padahal pula biasanya pemilik memangkrakkan kendaraan sampai tahun an. Sudah pasti aki akan rusak secara sia sia. Dan ketika ingin mengaktifkan lagi sepeda motor listriknya pemilik terpaksa beli aki baru, dan disitulah akan terasa mahalnya.
Maka dari itu hendaklah jika memarkirkan sepeda motor listrik/ sepeda listrik dan jarang dipakai, setiap 1 bulan sekali dicharging, lebih bagus lagi dipakai jalan-jalan juga. Supaya aki bekerja dan tidak rusak karena self destruction.



5.    Karena kompare perbandingan dengan motor bensin.

Komparasi yang pertama adalah harga aki sepeda motor, banyak user awam yang mengira kalau aki sepeda motor bensin itu sama dengan aki sepeda listrik. Padahal itu beda jauh, dan karakternya berbeda. Aki sepeda motor bensin jika dipakai untuk motor listrik maka hanya 3 bulan saja masa pakainya. Sedangkan aki khusus kendaraaan listrik bisa dipakai diatas 3 tahun lebih. Namun secara harga tentu aki khusus kendaraan listrik jauh lebih mahal daripada aki stater motor bensin.



Sebuah aki chilwee yang original itu memiliki usia masa pakai rata-rata adalah 3-5 tahun. Apabila harga aki dalam 48V 12Ah adalah 1.9jt an, itu tentu lebih murah secara nominal dibandingkan dengan bensin yang dibeli selama 3 tahun tadi. Komparasi yang kedua adalah tentang subsidi dari pemerintah. Bahan bakar minyak saat ini masih di subsidi, sedangkan aki  tidak bersubsidi. Jika aki adalah komponen yang bersubsidi katakanlah 50% subsidi, maka harga aki 48V 12Ah hanya sekitar 800rb an, maka lebih hemat listrik bukan?.
 komparasi lebih detail untuk motor listrik VS bensin bisa dilihat disini:

6.    Karena bahan baku timbal yang sudah mahal

Bahan baku harga timbal dunia saat ini adalah sekitar Rp. 35,04 Miliar per metrix Ton. Harga timbal dunia memang berubah-ubah sesuai index. Maka dari itu tak heran jika beberapa pabrik sangat bergantung pada harga timbal dunia. Sejak tahun 2017 dan ke 2018 harga timbal dunia fluktuatif mengalami kenaikan dan penurunan. Namun pada dasarnya jika harga timbal naik, harga aki seken juga naik di kolektor seken / pengempul. Maka dari itu untuk menghemat harga aki, jangan buang aki lama kita. Tapi jual kembali ke kolektor aki seken.


7.    Karena termasuk barang import dan volume berat besar.

Indonesia memang sudah memiliki beberapa pabrik baterai lokal. Seperti ABC baterai dan PT Nippres baterai. Namun untuk ranah baterai kendaraan listrik saat ini belum ada pabrik lokal. Harus import dari pabrik luar negeri. Ada beberapa poin yang menjadikan faktor import itu menjadi mahal. Poin tersebut adalah:

Ø  Tergantung dengan nilai KURS mata uang
Ø  Terkena biaya import dan logistik cargo
Ø  Perijinan import baterai, karena tergolong zat kimia
Ø  Pajak bea cukai

aki saat ini masih ketergantungan import.


8.    Jumlah permintaan dan jumlah seller yang menyediakan belum memadai.

Sistem ekonomi berlaku disini. Dimana antara permintaan dengan penawaran harus seimbang. Saat ini di Indonesia masih belum merata distrubusi seller-seller aki dan permintaan konsumen. Di Indonesia timur misal jumlah user kendaraan listrik banyak, namun seller aki masih minim. Maka di daerah tersebut harga aki menjadi tinggi. Sedangkan di jawa kondisi menjadi terbalik, jumlah seller aki memadai sedangkan permintaan tidak terlalu banyak.

Kurva Equibrilium harga aki.



SEMOGA BERMAFAAT

Senin, 10 Agustus 2020

MEMILIH BATERAI UNTUK SEPEDA LISTRIK 2020


MEMILIH BATERAI UNTUK SEPEDA LISTRIK 2020

          Baterai adalah komponen utama dalam sepeda listrik yang menjadi penyuplai energy listrik. Bisa dikatakan baterai adalah adalah bahan bakar untuk kendaraan listrik. Maka tidak heran jika harga aki / baterai cukup mahal. Tapi perlu diketahui  harga aki tentu lebih murah daripada membeli bensin untuk keperluan 2 tahun yang dibeli dalam satu waktu. 


          Titik terhemat tersebut bisa kita rasakan apabila aki yang kita pakai memiliki masa pakai yang lama, lebih dari 3 tahun. Hal ini tentu akan terasa boros tidak hemat jika kita salah memilih aki, yang masa pakainya pendek. Berikut adalah tips dari electric art Bogipower dalam merangkum cara memilih aki berdasarkan umur masa pakai dan performanya.

1.    Aki basah (Floaded LEAD ACID)

Aki basah sering kita temui pada aki sepeda motor atau mobil. Aki ini memiliki ketergantungan tinggi akan altenator / pengisian mesin. Karakter aki tidak boleh dilakukan beban konstan dalam waktu lama. Bisa kita bayangkan jika sebuah sepeda motor bensin melakukan stater tangan selama 30 menit non stop dan mesin tidak hidup, pasti aki nya akan tekor kan?. Padahal perlu kita ketahui beban amper untuk menjalankan sebuah sepeda motor listrik dalam kecepatan 30km/jam adalah setara amper untuk melakukan starting aki pada motor bensin. Bisa disimpulkan aki basah akan cepat rusak untuk keperluan motor listrik.


Selain itu aki basah juga mengandung cairan dan penguapan yang bisa mengakibatkan korosif, hal ini juga kurang sesuai dengan ranah kendaraan listrik.
Secara harga memang murah, dalam 48V 12Ah sekitar 600rb an, namun masa pakainya hanya 3 bulan. Apakah itu hemat?

2.    Aki kering untuk sepeda motor / mobil

Hampir sama dengan poin sebelumnya, hanya saja aki kering ini adalah yang sudah sealed tidak memerlukan tambahan air aki lagi. Namun secara aplikasi ranahnya adalah untuk stater mesin bensin. Aki ini memiliki karakter mampu mengeluarkan nilai CCA cold cracking current yang besar, namun tidak untuk kontinyu current yang besar. Bisa dibuktikan dengan cara yang sama dengan poin pertama, lakukan stater mesin selama 30 menit non stop, dan lakukan secara berulang ulang, pasti aki akan tekor.


Secara harga aki ini hampir sama dengan aki basah, selisih lebih tinggi sedikit. Dalam  persamaan 48V 12Ah sekitar 700rb an. Dan masa pakainya sekitar 5 bulan.

3.    Aki kering (aki UPS, Solar panel, dsb)

Ini adalah aki kering atau golongan SLA (solid lead acid) yang umumnya pabrik membuat aki ini dengan tujuan aplikasi untuk lampu penerangan, UPS, solar panel baterai, lampu emergency, dan sebagainya. Karakter disini umumnya adalah 20Hr. Selebihnya tentang apa itu Hr rate, bisa klik disini:




Aki ranah ini umumnya merk TOYO, MF, VMP, dsb.
Aki dengan spesifikasi 20 Hr adalah aki yang secara ideal akan awet digunakan jika aki dalam pemakaian tidak dihabiskan kurang dari 20 jam. Jika aki dihabiskan kurang dari 20 jam maka aki akan cepat rusak.

Contoh perhitungan seperti ini: Misal ada aki 12V 20Ah 20Hr maka arus ideal aki tersebut adalah 20Ah/20Hr = 1A. Maka aki boleh dikonsumsi arus kontinyu ideal supaya awet adalah 1A saja. Padahal perlu diketahui sebuah sepeda listrik 350W memerlukan amper kontinyu antara 7A sampai 12A ketika berjalan.

jika initial curent cuma 3.6A, 
ini masih dibawah kebutuhan sepeda listrik 350W yang 7A.



Secara umum harga aki ini dalam 48V 12Ah sekitar 1jt an, atau per biji cell sekitar 290rb an. Masa pakai aki ini jika digunakan untuk motor listrik adalah 10 bulan sampai 1 tahun an.

4.    Aki sepeda listrik kelas 10Hr

Masih sama seperti faktor Hr rate apabila 10Hr tentu akan lebih bagus daripada 20Hr. Pada aki 10Hr pada umumnya memiliki initian current atau amper kontinyu ideal adalah 3.6A. Masih sedikit kurang ideal untuk motor 350W dengan kontinyu amper 7A sampai 12Ah. Sepeda listrik dengan kualitas aki imitasi cina yang biasanya menggunakan aki spesifikasi ini. Pada tahun 2020 sudah mulai muncul beberapa merk seperti KIJO, SOLANA, SMT sanmoto, Tianneng


aki merk SMT power


aki merk TIANNENG


KIJO  / SOLANA


Aki merk ini biasanya adalah 6DZM12 , atau 6DZM14 atau 6DZM20. Tapi dari pabrikan cina yang kurang terkenal.
Secara harga pada tahun 2018 ini dalam 12V 12Ah sekitar 350rb-400rb an. Dengan umur masa pakai untuk sepeda listrik sekitar 1-2 tahun.

5.    Baterai lipo softpack

Baterai ini secara umum tidak dibuatk khusus oleh pabrik untuk aplikasi kendaraan listrik. Baterai lipo softpack biasa digunakan untuk solar panel, UPS ataupun power suplay. Karena casing softpack tidak dirancang kuat untuk getaran sebuah kendaraan listrik. Kelebihan jenis ini adalah bobot yang ringan, cell mampu disusun sesuai selera berapa volt dan Amperhour kapasitas.
contoh baterai Lipo pada unit kendaraan listrik


 Secara harga baterai ini per cell sekitar 25rb an per 3.7V 3Ah. Atau dalam persamaan 48V 12Ah maka biaya merakit baterai ini sekitar 2.4jt an. Untuk umur masa pakai baterai ini sekitar 2 tahun sampai 2.5 tahun an. Dengan asumsi baterai tidak boleh kerja keras mengeluarkan amper besar. Karena kelemahan baterai pack yang terdiri dari cell lipo adalah radiasi panas tidak bisa tersalurkan keluar dengan baik.
mengingat produk ini kualitasnya kurang bagus dan safety, di tahun 2020 sudah jarang ditemui produk ini. 

6.    Aki khusus kendaraan listrik kualitas standar 5Hr

Masih mengacu pada HR rate kali ini kita kan membahas aki dengan kekuatan Hr. Yang artinya aki dipakai kerja keras bahkan 5 jam dihabiskan pun aki tetap awet. Pada 12Ah atau 20Ah aki ini memiliki initial curent 7A, cukup ideal untuk keperluan motor listrik dengan daya 350W ataupun 500W. Bisa dikatakan ini adalah aki yang paling ekonomis ideal dalam kendaraan listrik kelas sepeda listrik dan sepeda motor listrik.



Merk aki yang terkenal pada ranah ini adalah Chilwee, buatan pabrik Chowei power Co.LTD. Pabrik membuat aki ini memang sejak awal dibuat diperuntukkan untuk apikasi kendaraan listrik. Seri yang sering dijumpai adalah 6DZM12 dan 6DZM20. Untuk informasi harga aki ini sekitar 450rb an dalam 12V 12Ah dengan masa pakai lebih 3-5 tahun. Dan untuk 20Ah sekitar 575-600rb an harganya per biji 12V.


7.    Aki khusus kendaraan listrik kelas bagus 2Hr

Ini adalah technologi penyempurnaan dari 5HR aki. Tahun 2018 aki dengan technologi graphene telah masuk Indonesia dan dijual dengan harga selisih diatas versi aki 5Hr. Aki graphene memiliki kapasitas yang lebih besar dan masa pakai yang lebih lama.

BG baterai , dengan technologi Graphene.


Secara harga dalam 12V 13.3Ah sekitar 540rb an dan untuk 12V 22.3Ah sekitar 800rb an. Dengan masa pakai bisa untuk 4-6 tahun.

8.    Baterai lithium 1-2C


BATERAI LITHIUM KELAS IMITACI, NON BRANDED CELL, LITHIUM BEKAS PJU, BEKAS LAPTOP - ADMIN TIDAK MEMASUKKAN KARENA TIDAK REKOMENDED

Baterai lithium adalah golongan baterai yang terkenal unggul bagian bobot ringan. Baterai lithium memiliki bobot sekitar 25% dibandingkan golongan aki Lead Acid, namun harganya 2.5X lebih mahal. Jika aki SLA dalam 48V 12Ah memiliki bobot 17.8kg maka lithium dalam kapasitas yang sama hanya berbobot 4kg saja. Pada umumnya baterai ini digunakan untuk kendaraan yang secara ruang tidak memungkinkan untuk dipasangkan aki SLA, karena faktor ruang yang sempit. Seperti misal kendaraan bentuk sepeda MTB listrik.
Jika dalam aki SLA istilahnya adalah HR rate, jika di baterai lithium adalah C rate. C rate adalah kemampuan baterai awet dipakai dalam continyu sebesar C rate tersebut. Misal kode 2C pada lithium spec 12Ah. Maka baterai lithium tersebut memiliki initial current 24A atau 2X dari kapasitas Ah, luar biasa performnya bukan?.

contoh cell standar 2C baterai lithium.

contoh cell yang sudah terkemas dalam baterai pack
terpasang pada sepeda lipat.


Namun Apabila untuk sepeda motor listrik dengan power 350W atau 500W baterai lithium masih kurang ideal. Kenapa kurang ideal?, bukankah C rate telah melebihi kebutuhan initial curent motor listrik?. Jawabannya adalah karena selama ruang masih muat untuk aki SLA kebih baik menggunakan aki SLA saja. Karena faktor analisa harga lithium 2.5X lebih mahal daripada SLA, sedangkan umur masa pakai relatif hampir sama. Jadi sementara lithium cocok untuk kendaraan kecil sepeda kayuh listrik atau yang tidak memungkinkan ruang untuk aki SLA.

contoh sepeda MTB listrik dengan baterai lithium.

Secara harga per cell sekitar 50-60rb an dalam 3.7V 2.6Ah. atau dalam 48V 12Ah harga baterai pack lithium sekitar 3.5jt an. Umur masa pakai baterai lithium adalah 3-5 tahun.

9.    Baterai lithium 3-5C atau diatasnya

Poin ini masih sama seperti poin sebelumnya, yaitu tentang baterai lithium. 5C adalah baterai mampu bekerja pada amper kontinyu sebesar 5X dari kapasitasnya dan tanpa mengalami kerusakan. Baterai ini cocok untuk keperluan motor listrik yang sering kerja keras mengeluarkan amper besar. Secara keawetan bisa sampai 5 tahun lebih apabila diperlakukan normal atau hanya untuk motor listrik aktivitas santai. Namun harga baterai ini tentu sangat mahal. Dalam per cell 3.7V 2.2Ah sekitar 70rb an, dan dalam 48V 12Ah sekitar 4.8jt an.
Samsung 22P dan 25R, contoh cell silinder 18650 dengan kekuatan 5C

Cell yang terkenal memiliki kualitas 5C ini antara lain samsung 22P, 25R , 30Q.
untuk baterai lithium kita tidak begitu membahas banyak, selengkapnya tentang baterai lithium bisa klik disini:

Dari 9 poin analisa tips memilih baterai diatas, jika kita rangkum menjadi sebuah tabel maka menjadi seperti ini:





SEMOGA BERMANFAAT


Kamis, 18 Juli 2019

JURUS AMPUH MEMBUAT AKI SEPEDA LISTRIK AWET LAMA

JURUS AMPUH MEMBUAT AKI SEPEDA LISTRIK AWET LAMA

"Lebih baik sedikit pakai lalu sebentar charger, daripada lama pakai hingga kosong lalu lama pula yang men-charger"

                 Inilah topik yang akan kita bahas pada kesempatan berikut. Aki adalah komponen utama pada kendaraan listrik, maka dari itu kerusakan aki adalah sebuah kerusakan yang sangat mempengaruhi kinerja kendaraan listrik. Banyak user yang telah membuktikan bisa memakai aki hingga 3-4 tahun, namun ada banyak pula user yagn menggunakan klurang dari 1 tahun sudah tekor aki nya. Mengapa demikian?, mari kita bahas berikut.

1.    Memakai motor listrik jangan disamakan dengan motor bensin

           Motor bensin pada brosur atau pada data spesifikasi tertuliskan misal bisa top speed 90km/jam atau 100km/jam, bagi pengguna motor bensin sah sah saja user pemakai memacu motor hingga kecepatan 90km/jam atau top speed dan sering dilakukan. Yang terjadi paling paling hanya bensin cepat habis, jika bensin habis tinggal isi ulang di pom bensin. 
motor bensin ketika habis bahan bakar cukup ganti bensin yang baru,
sedangkan kendaraan listrik jika ingin sama maka harus menggantik aki baru setekah dipakae

           Namun beda cerita kalau pada motor listrik, sebuah motor listrik jika dipacu untuk melaju top speed maka baterai / aki akan mengeluarkan energy maksimum yang dimiliki. Dan perlu kita ketahui aki itu memiliki umur / life cycle, . Tingkat pengeluaran energy pada baterai sering disebut Deep of dishcharger (DOD), dalam satuan %, jika aki berkapasitas 12Ah lalu mengeluarkan 12Ah maka itu adalah 100% DOD, jika yang dikeluarkan adalah 6Ah maka itu adalah 50% DOD, mudah dipahami bukan? .  Sebuah aki kering direkomendasikan hanya 30% DOD saja.


DOD dan SOC
DOD = kedalaman Discharger
SOC = sisa kapasitas baterai



Jika kita terlalu sering memacu amper energy DOD yang besar maka life cycle umur pun akan semakin pendek. Perhatikan grafik datasheet karakter baterai dari salah satu pabrikan baterai kendaraan listrik.

pemakaian DOD yang semakin besar akan semakin memperpendek umur baterai



           Jadi sekarang sudah tau bukan, untuk apa kita ngebut? Untuk apa laju kencang?. Mulai sekarang mari kita harus bijak dalam memutar handle gas. Ingat  energy  itu kekal, jika laju kecepatan semakin tinggi maka adapula energy yang disedot dari baterai semakin besar pula. Maka pikirkanlah aki / baterai dahulu sebelum kita mengambil keputusan untuk ngebut.


2.    Memakai motor listrik lebih hemat daripada bensin?, Belum tentu

Kata siapa motor listrik lebih hemat daripada bensin?, coba banyangkan jika hanya dalam waktu 1 tahun aki sudah rusak. Harga aki adalah 450rb / biji, jika 48V maka butuh 4 biji dan total biaya adalah Rp.1.800.000.


Ø  jika dalam 1 tahun 12 bulan maka per bulan = Rp.133.000
Ø  jika 1 bulan terdapat 4 minggu maka per minggu = Rp.33.333
Ø  jika kita punya motor bensin, saat ini Rp.33.333 bisa dapat 4,7 liter dan bisa digunakan untuk aktivitas 1 minggu lebih. Kecepatan bisa lari kenceng, dan jarak tempuh juga bisa jauh tanpa khawatir kehabisan baterai.

aki khusus sepeda motor listrik itu harganya sampai Rp.450.000 / biji


          Dari hitungan inilah kita bisa ambil kesimpulan, motor listrik itu bisa dikatakan hemat daripada bensin jika kita bisa menjamin usia baterai lebih dari 3 tahun.

3.    Jarak tempuh yang teruji bisa jauh, sebuah kebanggaan atau malapetaka?

Cerita pribadi: Banyak orang bertanya kepada saya ,
Ø  P: "mas motor jenengan bisa beraka km sekali cas?".
Ø  J: Saya pun menjawab "secara teoritis hitungan bisa 60-80km, kalau praktek hanya dulu ketika di kompetisi saja, teruji 52km"
Ø  P: Berarti dari Magelang ke Semarang bisa ya,
Ø   J: wah ya kalau ke semarang mending naek motor bensin saja lah
Ø  P: lho kenapa ndak naek motor listrik saja, kan hemat tidak beli bensin
Ø  J: (-------- hanya senyum :-D ----------- ) 
Ø  J: masih sayang gue sama baterai


          Mencoba sebuah kendaraan listrik hingga jarak tempuh yang sangat jauh            dalam sekali jalan itu adalah sebuah perbuatan yang menguras kapasitas        baterai secara paksa. Baterai yang dikuras energynya hingga habis itu adalah sebuah malapetaka bagi baterai tersebut.


          Jaman sekarang jangan mudah percaya dengan isu cas baterai harus habis total dulu. Teori itu hanya berlaku pada baterai jenis NiCD yang memiliki memory effect saja. Solid Lead Acid dan lithium baterai jaman sekarang tidak dianjurkan hingga mengalami kehabisan total. Hal ini terbukti dengan beberapa kontroller motor listrik memiliki fitur under voltage protection yang bertujuan mengamankan baterai agar tidak kehabisan total. Begitupula dengan BMS baterai lithium yang memiliki proteksi lebih detail pula.

lower voltage proteksion,
sebagai bukti bahwa baterai tidak boleh kehabisan total


          Jadi kesimpulannya, meski pada brosur atau hasil hitungan mengatakan bisa menempuh jarak tertentu maka janganlah kita praktekkan untuk sekali jalan. Cukup untuk kita jadikan acuan saja, lebih baik baik menempuh 30 km dalam waktu akumulai 1 minggu daripada menempuh 30km hanya dalam sekali jalan.

pemakaian jarak dekat-dekat akan lebih menjamin keawetan baterai

Selain jarak tempuh, memiliki motor listrik yang mampu lewati tanjakan dan akselerasi kencang, kebangaan atau malapetaka?


Jawabannya adalah sebuah kerugian memiliki motor listrik dengan tarikan yang dirasa powerfull. Maka dari itu jangan bangga melakukan hal akselerasi mendadak atau melibas sebuah tanjakan yang terjal. Lebih baik melewati jalan lain yang lebih landai. Akselerasi mendadak juga cukup digunakan untuk saat-saat tertentu saja. Melakukan hal tersebut adalah sebuah perbuatan yang mempercepat rusaknya aki / baterai.

melakukan akselerasi mendadak = proses mempercepat rusaknya aki

4.    Jurus ampuh: lebih baik pakae sedikit lalu cas sebentar

           Jika ada yang mengatakan: aki kalau belum habis jangan di cas dulu nanti cepet rusak, percayalah itu HOAX untuk kendaraan listrik. Logikanya begini:
Ø  Jika aki Cuma dipake sebentar maka kapasitasnya sisa nya masih banyak kan?
Ø  Lalu proses charger jika kapasitas aki masih banyak, kira-kira lama tidak proses charging nya?, Cuma sebentar kan?. 20 menitan paling udah penuh
Ø  Proses charger yang sebentar VS proses charger yang lama lebih adem yang mana? Lebih adem yang sebentar kan?, Cuma 20 menit, paling lama 40 menit lah tidak akan membuat baterai dan charger kerja keras.
Ø  Sekarang bayangkan jika dari habis total yang butuh 6 hingga 8 jam charging, lebih panas mana coba?
Ø  Lalu nungguin cas kalau 8 jam itu lama ngak? Ujung-ujung nya Cuma ditinggal tidur dan besok pagi nya aki sudah melembung semua. Aki akalau sudah melembung itu artinya rusak total, alias minta ganti baru. Jadi mahal kan?


aki melembung = rusak seketika

Kesimpulan yang bisa kita ambil dari hal ini adalah: aki melembung bukan terjadi hanya dari overcharging saja, namun juga berasal dari kelalaian user pemakai.
Penyebab aki melembung adalah durasi charging yang lama dimulai aki yang  kosong total lalu terjadi overcharging

Jika kita melakukan charging tidak dari aki kosong, maka resiko aki melembung lebih terminimalisir, karena charger lebih berpeluang untuk mendeteksi penuhnya aki. Dan tips selanjutnya adalah "jangan berambisi kalau cas harus bener2 full 100%" tidak harus itu, ketika cas tidak harus sampai benar-benar full. Banyak user belum merasa puas kalau belum penuh betul, padahal itu salah, yang betul hanya 90% atau 95% sudah cukup itu.



sekumpulan aki rusak karena kurang bijak si pemakai

5.    Charger automatic, jangan salahkan charger jika automatic tidak berfungsi

           Charger automatic akan berhenti melakukan charging jika aki sudah penuh. Nah kalau aki tidak bisa penuh bagaimana?.  Maka dari itu jangan semata mata menyalahkan charger, potensi kenapa charger tidak bisa off adalah jenis aki yang memang tidak bisa penuh. Aki yang tiak bisa penuh akan di cas terus oleh charger, aki yang di cas terus menerus akan panas, cairan electroclit akan menguap dan mendorong sisi sealed baterai, dan jadilah aki melembung atau aki kehabisan cairan.

automatic charger hanya berfungsi normal kepada aki yang kondisi normal pula

           Seperti pada ulasan nomor 4, aki yang di cas dari kosong total cenderung tidak bisa dideteksi penuh oleh charger. Namun aki yang di cas dari posisi tidak terlalu habis akan mudah dideteksi penuh oleh charger. Namun keputusan bijak sesuai poin 4 tetaplah "jangan berambisi kalau cas harus bener2 sampai full 100%"

6.    Gunakanlah kualitas aki / baterai lithium yang kualitasnya terjamin.

           Poin ke 6 ini adalah yang terakhir namun juga merupakan aspek penting. Jika kita sudah melakukan 5 poin diatas alangkah baiknya dari jenis baterai yang kita gunakan adalah baterai yang benar-benar tepat. Berikut adalah tips nya.

Chilwee adalah aki standar untuk motor listrik

Ø  Jangan menggunakan aki starter motor bensin (aki basah, aki kering, calsium, hibrid)

Aki sepeda motor sudah dirancang bukan untuk kendaraan listrik. Alih alih kejar harga murah namun jadi mahal boros. Umur aki untuk sepeda motor jika dipakai di kendaraan listrik hanya bisa bertahan 4-5 bulan saja. Hemat dari mana coba?
aki motor bensin jangan dipakae untuk kendaraan listrik

Jadi gunakanlah aki yang benar-benar jenis deepcycle dan memang untuk kendaraan listrik

Ø  Perhatikan nilai HR pada aki

           Pada aki sering tertulis nilai volt (V), amperhour (Ah) dan hour (hr) 12V. Misal 12Ah / 20hr hal ini mengartikan: jika baterai tersebut dipakai habis dalam waktu 20 jam maka kapasitasnya adalah 12Ah, namun jika dipakai habis kurang dari 20 jam maka aki tersebut kurang dari 12Ah.

            Dengar arti kata lain yang mudah dipahami, 12V 12Ah 20hr artinya aki tersebut awet dipakai jika kapastitas dihabiskan minimal dalam waktu 20jam atau lebih. Sudah terlihat bukan jika aki 20hr lalu dihabiskan dalam waktu sekali jalan dan Cuma 2 jam?, cepet rusak aki nya.
           Jadi kesimpulannya pilihlah aki yang memiliki nilai HR sekecil mungkin.


Berikut adalah contoh dari datasheet pabrik aki untuk kendaraan listrik. Pada kapasitas 12V 20Ah /2hr.

Ø  Awas, jangan pilih produk imitasi

Produk KW atau produk imitasi memang selalu saja ada. Itulah alangkah baiknya pintar pintar dalam memilih merk dan memilih seller penjual nya. Jangan sampai alih-alih kejar murah cari harga aki yang 250rb an tapi masa pakai tidak sampai 1 tahun. Dan jika untuk lithium jangan sampai alih-alih kejar murah pakai baterai bekas tapi kedepannya akan ribet gonta-ganti cell yang drop.

Untuk tips saja berikut adalah urutas merk kualitas aki untuk kendaraan listrik dari yang terendah hingga tertinggi:
1.    Merk MF
2.    Merk TOYO
3.    Merk 6-DZM-12 KW / cina-cina an
4. merk VMP
5. Merk YUASA VRLA seri deep cycle    
6. Merk Chilwee Original seri DZM
7.    Merk Chilwee seri Graphene
Chilwee VRLA + saat ini masih yang terbaik untuk kapasitas dibawah 30Ah

Untuk daftar kelas lithium bisa klik disini:

 7. Tips tambahan versi Bogi Power Electric.

                 Tips tambahan ini adalah menggunakan instrument panel untuk mengetahui konsumsi energy. Alat ukur ini bisa berupa Ampermeter ataupun wattage meter. Misal jika amper yang mengalir adalah 50A tapi kecepatan laju 20km/jam, maka bisa disempulkan itu adalah kondisi yang boros, namun jika amper yang mengalir adalah 7A dan kecepatan laju adalah 20km/jam maka itu adalah kondisi yang hemat. Sebagai acuan dapat melihat tabel berikut:

tabel acuan speed kecepatan berbanding Amper
tabel Acuan ini berlaku pada unit kendaraan berbentuk sepeda motor listrik roda 2
bebam bobot kendaraan 75-120kg.

watthour meter 7 in 1

amoer meter dengan sunt resistor tergolong responsif dalam menilai arus

dengan adanya ampermeter yang mudah dipantau, maka efisiensi energy mudah dipantau juga



SEMOGA BERMANFAAT


Salam Go Green.