Senin, 29 Oktober 2018

KMLI KOMPETISI MOBIL LISTRIK 2017. LAPORANNYA JALANNYA KOMPETISI DAN HASIL PEMENANGNYA.


KMLI KOMPETISI MOBIL LISTRIK 2017. HASIL KOMPETISI.


Salam Go green. Mari kita ulas kembali tentang Kompetisi mobil listrik Indonesia tahun 2017 yang diselenggarakan di Politeknik Negeri Bandung. Semoga artikel ini bisa menjadi referensi untuk road to KMLI 2018 yang akan diselenggarakan di bulan November tahun 2018.


UJI KUALIFIKASI

Hari pertama adalah uji kualifikasi. Test pengujian dilakukan di siang hari dan cuaca sangat cerah. Beberapa mobil mampu melintas dengan catatan waktu terbaiknya. Sistem metode pemilihan starting grid di KMLI sejak 2017 ini adalah, mobil dengan kelas tercepat akan dikelompokkan pada mobil-mobil yang kelas tercepat juga. Jadi semua finalis memilih melakukan uji kualifikasi dengan waktu terbaiknya. 

Hasil uji kualifikasi 8 besar terbaik adalah:

1.    Pole position: Weimana Universitas Udayana.  1 menit 11 detik.
2.    Posisi 2: PML Polines +5.0 detik
3.    Posisi 3: INACOS telkom University +5.68 detik
4.    Posisi 4: Kaliurang Unisi, UII.  + 5.78 detik
5.    Posisi 5: EL Machete telkom University. +10.56 detik
6.    Posisi 6: Yacaranda UGM. + 11.07
7.    Posisi 7: STTNAS Speeder. +13.43 detik
8.    Posisi 8 : HABE Poltek Tegal. +14.97 detik

Sedangkan di urutan setelahnya hingga urutan No 17 berada di kelas race kloter 2, dan urutan race kloter 3 adalah peringkat 18 sampai 23.

UJI HARI KE 2. Daya tanjak, Akselerasi, pengereman, dan slalom.

            Jalannya uji daya tanjak masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Untuk yang belum membaca jalan kompetisi KMLI di tahun 2015 dan 2016, bisa klik disini:

Mobil dari Telkom University melibas uji daya tanjak

Dan akhirnya untuk kesekian kalinya mobil listrik STTNAS speder menjadi juara tidak tertumbangkan di uji daya tanjak tahun 2017 ini. Peringkat ke 2 diikuti mobil listrik dari Unsri Indralaya dan AURORA dari Politeknik 17 Agustus Surabaya. Lalu untuk poin daya persaningan seru terjadi antara mobil listrik WEIMANA Udayana dan SAKERA Poltera madura yang bersaing ketat di poin 7,1. Weimana dengan kontroller KLS nya dan poltera madura dengan motor super hi grade nya. Nilai mereka mengalami kenaikan daripada tahun sebelumnya yang 6.8

mobil Potachi HABE dari Poltek Tegal


Aurora Politag. peserta baru yang langsung meraih performa bagus di uji daya tanjak


UJI PENGEREMAN.

            Uji pengereman di KMLI 2017 itu sudah menggunakan regulasi baru, dimana hasil pengereman terbaik diambil dari percobaan akselerasi yang terbaik. Jadi strategy melakukan pengereman sebelum garis finish tidak efektif dilakukan. Para tim dituntut melakukan strategy terbaiknya. Pada pengujian yang kloter pertama mobil kaliurang UNISI dan Poltek HABE Tegal unggul bagus di poin pengereman. Namun karena di uji yang ke 2 hasil akselerasinya lebih bagus, maka poin pengereman di uji yang pertama menjadi gugur. Sungguh sesuatu strategy yang cukup sulit di uji pengereman kali ini.  
            Hasil uji pengereman hanya bisa diketahui setelah olah data dari panitia dan tim juri, dan secara mengejutkan mobil STTNAS speeder dan mobil INACOS telkom keluar menjadi juara 1 dan 2 di katagori pengereman.

Kaliurang UNISI

Mobil PML polines bersiap start di Uji akselerasi dan pengereman



UJI AKSELERASI DAN SLALOM

            Ke 2 uji akselerasi dan slalom ini didominasi oleh mobil kecil dan ringan. Weimana udayana, Sakera Poltera, Titen GX Unej dan PML polines bersaing ketat. Uji akselerasi mereka silih berganti menjadi waktu tercepat drag race dengan nilai akselerasi 4.2 m/s^2 . salah satu mobil dimensi bobot besar yang mampu bersaing di uji akselerasi dengan poin di atas 4 adalah mobil STTNAS speeder. Untuk mobil yang lain berapa di bawah poin 3.6 m/s^2.
Hasil uji akselerasi pun diperoleh oleh Titen GX Unej juara 1, Sakera Speed juara 2 dan Weimana Udayana juara 3.

sakera speed dan titen GX



weimana Udayana , tampil bagus di hari pertama

            Uji slalom, masih sama didominasi oleh trio mobil super ringan ini, namun kali ini underdog tim adalah PML polines juga tampil apik di uji slalom. Apabila tahun 2016 hanya ada 3 mobil yang mampu dibawah 6 detik. Di tahun 2017 ini sudah banyak sekali mobil yang dibawah 6 detik, dan persaingan waktu pun hinggal 2 digit di belakang koma. Weimana Udayana adalah mobil yang selalu tampil mulus melibas halang rintang di lintasan slalom. Perolehan waktu 5.1 detik mengantarkan Weimana udayana menjadi juara 1 katagori slalom. Secara mengejutkan peringkat ke 2 slalom ini diraih oleh 2 tim, yaitu PML polines dan Titen GX jember sangat kebetulan sekali poin detik mereka sama nilainya yaitu 5.311 detik, 3 digit second di belakang koma pun sama. Akhirnya juri memutuskan mereka sama-sama meraih juara 2 slalom. Sedangkan juara slalom tahun sebelumnya Poltera Sakera madura harus puas di peringkat 3 dengan nilai 5.5 detik.

sakera Poltera, juara slalom di tahun sebelumnya

UJI RACE DAN EFISIENSI.

            Hari ke 3 kompetisi adalah acara yang paling seru dan ditunggu-tunggu. Race full 10 lap di lintasan sirkuit polban menjadi saksi serunya balapan ini. Race pagi hari yang pertama adalah justru kelas utama 8 besar mobil terbaik saat torehan di kualifikasi. Kecuali untuk mobil El machete telkom harus dipindah ke race kloter 2, karena pada race kloter 1 sudah ada mobil rekan 1 tim nya yaitu Inacos telkom.
Susunan starting grid:
1.    Weimana Udayana
2.    PML Polines
3.    Telkom Inacos
4.    Kaliurang Unisi
5.    Yacaranda UGM
6.    STTNAS speeder
7.    Poltek habe



Saat bendera start dimulai semua mobil langsung memacu tancak gas untuk melakukan start terbaiknya. Tikungan pertama hanya posisi 1, 2 dan 3 saja yang masih kokoh mempertahankan posisinya. Sedangkan kaliurang Unisi start dari posisi 4 langsung turun ke peringkat 7. Sementara start yang bagus ditunjukkan oleh STTNAS yang langsung menyalip 2 mobil sekaligus sebelum tikungan pertama. Dan pada saat sektor track lurus barat, perubahan urutan langsung terjadi PML Polines turun 2 posisi setelah tersalip oleh Telkom Inacos dan STTNAS speeder.

udayana memulai start langsung tancap gas full

            Memasuki tikungan ke 7, hal tak terduga terjadi sang pimpinan balapan Udayana Weimana mengalami kecelakaan menabrak dengan keras pembatas sirkuit di R7, mobil mengalami kerusakan di bagian roda depan kanannya. Posisi urutan di lap 1 pun adalah 1 Telkom Inacos, 2 Sttnas speeder, 3 weimana Udayana yang perlahan turun karena kehilangan speed, 4 PML Polines, 5 kaliurang Unisi, 6. Poltek habe tegal dan terakhir Yacaranda UGM.


            Tengah balapan race 1 cukup seru terjadi, leader grub terdiri dari 2 mobil yang saling menempel ketat yaitu mobil inacos telkom dan Sttnas speeder. Sementara jauh dibelakangnya kaliurang Unisi UII telah berhasil menyalip PML 4 polines. Performa kurang bagus ditunjukkan oleh PML 4 polines yang sehingga semakin tertinggal oleh kaliurang Unisi dan ditempel ketat oleh Poltek Habe tegal, namun sayang Poltek Habe tegal mengalami kerusakan sehingga tidak bisa melanjutkan balapan.

STTNAS speeder menempel ketat Inacos telkom

            Menjelang detik detik last lap persaingan dramatis terjadi. Hal yang mendebarkan paling ditunggu oleh penonton adalah kapan posisi 1 dan 2 terjadi beatle saling serang. Dan ternyata benar, di last lap mobil listrik STTNAS melakukan best overtake terhadap mobil telkom inacos dan mengambil alih posisi juara 1 balapan. Hal mengejutkan lain ditunjukkan oleh mobil PML polines yang menjelang akhir balapan mobilnya kembali bagus dan pelan-pelan menempel mobil kaliurang Unisi. Dan tepat 1 tikungan terakhir, last secktor mobil listrik PML 4 menyalip mobil kaliurang Unisi, namun menjelang garis finish mobil kaliurang Unisi tancap gas untuk kembali merebut posisi ke 3. Dan akhirnya di garis finish sangat tipis sekali. Polines finish di urutan ke 3 hanya selisih beberapa centi di depan mobil kaliurang Unisi. Pertandingan yang sangat seru sekali. 

sesaat sebelum STTNAS berhasil menyalip



Hasil akhir podium uji race adalah:
     1.    Sttnas Speeder
     2.    Inacos Telkom University
     3.    PML 4 Polines

HASIL AKHIR KOMPETISI MOBIL LISTRIK INDONESIA 2017


Katagori daya tanjak:

1.    STTNAS speeder
2.    Unsri Indralaya
3.    Aurora Politag.

Katagori uji akselerasi:

1.    Titen GX Unej Jember
2.    Sakera Speed Poltera
3.    Weimana Udayana

Katagori pengereman

1.    Sttnas Speeder
2.    Telkom University
3.    Mentilen UBB

Katagori Slalom

1.    Weimana Udayana
2.    Titen GX Jember & PML Polines
3.    Sakera Poltera

Katagor uji race kecepatan:

1.    Sttnas Speeder
2.    Inacos Telkom University
3.    PML 4 Polines

Katagori uji efisinesi

1.    PML 4 POLINES
2.    Titen GX jember
3.    Sakera Poltera


EL Machete meninggalkan jauh lawan-lawan di kloter race 2

duo mobil telkom University menorehkan prestasi yang membanggakan

tim STTNAS merayakan kemenangan Juara umum 1

driver dari Amtenar PENS, satu satunya driver wanita

mobil Listrik dari Polindra Indramayu

derby jawa timur, Madura VS Jember

mobil tuan rumah Polban mencoba tampil apik di race kloter 3

MOlikom Madiun dan TEDC bandung
2 mobil yang menggunakan jenis motor berbeda sendiri.
MOlikom = disc motor BLDC
TEDC = ebike planetary motor

Duo mobil telkom University merayakan kemenangan

Selo kuning pun juga turun mencoba sirkuit KMLI

ARTIKEL TERKAIT.


SEMOGA BERMANFAAT


0 comments:

Posting Komentar