ALL ABOUT ELECTRIC VEHICLE INOVATION

Mobil Listrik, Sepeda Motor Listrik, Sepeda listrik Ebike

ALL EBIKE INOVATION

DIY ebike kits konversi

BOGI POWER MOTOR BIKE

SUPER POWER MOTOR HUB, 48V 3000W

OPTIMIST E BIKE

48V 1500W, REAR HUB BLDC MOTOR

C ONE E-BIKE

With BLDC EBIKE KITS KONVERSI

BOGI POWER CAR

With Natural view

SATELIT TV MODIFICATION

All different tips n trik about satelites TV

ALL ABOUT ELECTRIC INOVATION

With Unlimite Creativited

E-bike

Sepeda Listrik Kits konversi

Rabu, 22 Agustus 2012

DAFTAR CHANNEL YANG MENYIARKAN LIGA INGGRIS

DAFTAR CHANNEL TELEVISI YANG MENYIARKAN LIGA INGGRIS



Liga Inggris atau Barclays Premier League adalah liga terfavorit bersama liga BBVA Spanyol. Namun liga spanyol dapat disaksikan dengan mudah di trans TV dan Trans 7.  Namun untuk liga inggris sendiri terkadang kita kurang nyaman dalam menyaksikan, karena global TV dan MNCTV sudah dipastikan mengacak siarannya. Seandainya bisa membuka acakannya pasti anda bosan n kurang asyik ketika menonton, karena iklannya banyak,, terkadang ketika sebuah iklan rokok lewat, layar televisi hanya tersisa ¾ saja hehehe. Selain itu biss nya MNC grub itu rajin banget yang rolling alias berganti-ganti.

 Barclay Primier League di MNC Grup

 Berikut adalah daftar channel luar negeri yang menjadi oficial broadcaster Barclay Premier League baik secara FTA mau secara biss yang aman.



*untuk format HD bisa disaksikan di channel HTV 1, HTV4, HTV9 danThe Thao
*untuk komentator bahasa inggris dan siaran terbaik direkomendasikan menyaksikan di channel PTV Sports.

PTV SPORTS

* biss key tidak dipublikasikan di sini ya!!!!  :-) ......



Semoga Bermanfaat

Selasa, 21 Agustus 2012

KOMPETISI MOBIL LISTRIK INDONESIA

Tidak terasa kompetisi mobil listrik Indonesia KMLI yang ke 4 tahun 2012 sudah akan diselenggarakan.
Ngomong-ngomong KMLI, siapa saja sih mobil-mobil yang pernah mengukir prestasi di event tahunan ini.
Berikut perkembangan dari tahun ke tahunnya.


KMLI 2009.
KMLI 2009 terdapat 4 mobil yang mendominasi, E-gorex, EVRT, MPL UNY, dan Bmech 01. Keempat mobil tersebut sedah menggunakan motor jenis BLDC yang dipasangkan secara on wheel. Keempat mobil ini mampu menorehkan prestasi di semua sesi perlombaan, hanya saja pada uji tanjakan mobil EV manika dari PNJ jakarta mampu mencuri kemenangan dengan power 937,35watt nya. Dalam uji akselerasi mobil MPL UNY dan E gorex bersaing ketat, dalam 30 meter kedua mobil tersebut mampu menorehkan waktu 5,6 detik dan kedua mobil itu sama-sama menang. Di uji kecepatan EVRT dan Bmech bersaing ketat di lap putaran akhir, yang akhirnya dimenangkan oleh EVRT dengan catatan waktu 12 menit 53 detik.



Hasil KMLI 2009

            KMLI 2010 tak kalah menariknya dengan KMLI 2009. Kali ini kompetisi didominasi oleh 5 mobil yaitu Bogi power CAR, Ngomex, EVRT, Bmech, dan Speeder 2. Jika tahun 2009 EV maniak menorehkan daya 937,35watt sebagai juara 1 tanjakan, kali ini bogi power CAR menorehkan daya 1195,74watt sebagai juara 1 tanjakan.
            Tahun 2010 ini uji kecepatan diselenggarakan secara time trial, sehingga kurang menarik untuk disaksikan. Hasilnya Bmech mampu finish tercepat dan  memperbaiki prestasi di uji kecepatan dibanding tahun lalu yang puas finish di posisi no 2.  Bmech menorehkan waktu 13 menit 42 detik, secara catatan waktu lebih lambat daripada EVRT tahun sebelumnya yang menembus 12 menit.  Diikuti bogi power CAR di waktu 13 menit 49 detik dan Speeder di 13 menit 52 detik.
Sial bagi EVRT dan bogi power Car. EVRT harus berjalan pelan karena mengalami kerusakan motor, sedangkan bogi power CAR harus merelakan melepas gelar juara 2 kecepatan karena terkena sanksi hukuman karena mengganti gear. Beruntung bagi Speeder yang naik menjadi posisi 2, dan Ngomex di posisi 3.


Hasil KMLI 2010


KMLI 2011 adalah kompetisi paling menarik. Hampir semua mobil memiliki kemampuan merata, dan tidak ada yang terlihat mendominasi. Dominasi power mulai terlihat saat bogi power Car memenangkan uji tanjakan. Jika di tahun sebelumnya menorehkan 1195,74watt, kali ini bogi power Car menorehkan 1310,10watt. Diikuti All new rex dan UNY Evo di kisaran 800watt.
Uji akselerasi dan pengereman tidak dinilai resmi oleh tim juri kali ini, karena terjadi kesalahan alat ukur yang digunakan oleh panitia. Namun secara catatan peserta uji akselerasi kali ini lebih cepat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Bogi power mampu menorehkan waktu 5,16 detik/30 meter, diikuti all new rex dan UNY Evo.
Uji kecepatan KMLI 2011 adalah sesi yang paling seru. Jumlah kecelakaan juga terbanyak. Dimulai dari tejungkalnya polman di lap pertama hingga tabrakannya Uny Evo dengan Bmech. Uji kecepatan KMLI 2011 dimenangkan oleh PML 2 dari Polines dengan catatan waktu 12 menit 36 detik, diikuti bogi power Car dengan torehan waktu 12 menit 45 detik lalu diikuti titen gx 3 dengan waktu 12 menit 49 detik.


Hasil KMLI 2011


KMLI 2012 kira0kira seperti apa ya?.. kalau prediksi dan kemungkinannya::

mobil Rahwana Power car, Fecar, Speeder3, Uny Evo dan titen Gx4 kemungkinan akan bersaing ketat. Uji tanjakan kemungkinan akan didominasi oleh Fecar dan Rahwana power car. sedangkan uji kecepatan Speeder akan bersaing dengan PML3 polines dan Titen Gx4.

hasilnya.... cuma prediksinya lho:::

uji tanjakan == 1. Fecar, 2.Rahwana power car, 3. EVRT
Uji akselerasi == 1. Rahwana Power car, 2. Speeder, 3. Fecar
uji pengereman == 1. Rahwana power car, 2 Bmech, Blue warrior
uji kecepatan == 1. Speeder3, PML3, Titen Gx4
uji efisiensi == 1. Speeder3, PML3, titen Gx4

Juara umum == 1. Rahwana Power Car, 2. Speeder3, 3.titen Gx4 

Rabu, 01 Agustus 2012

PARABOLA DI MATA MEREKA


KESALAHAN PERSEPSI TIAP KALANGAN DALAM MENILAI TV SATELIT


Judulnya mungkin sedikit menggelitik, Namun itu benar adanya.
Kalangan yang pertama adalah Civitas akademik. Civitas akademik yang dimaksud disini terfokus adalah civitas akademi di bidang penalaran yang khususnya berkecimpung dalam penelitian. Civitas tersebut meliputi mahasiswa, dosen, praktisi lapangan dari LIPI, maupun Juri-juri wakil dari DIKTI yang sudah terpercaya ilmunya. To the poin aja berikut adalah pendapat-pendapat tentang TV satelit dimata mereka semua:


1.    Dalam menikmati TV satelit seseorang harus mendaftar di TV berlanganan (dosen)

Fakta: Dalam dunia TV satelit ada Pay TV (Tv berbayar) dan ada juga FTA TV (free to air). Untuk menikmati Pay TV memang secara prosedur harus mendaftar TV berlangganan, Namun untuk FTA tidak perlu, karena itu memang Free.

2.    Apabila kita menerima satelit  dari luar angkasa, maka kita harus memiliki legalitas dari depkominfo terlebih dahulu (hampir semua praktisi akademis)

Fakta: dalam undang-undang no 11 tahun 2008 Depkominfo tidak dijelaskan mengenai FTA TV satelit. Jadi selama kita menggunakan sinyal Tv satelit untuk keperluan menonton televisi tidak masalah/ legal. Namun kalau untuk disalahgunakan untuk pencemaran nama baik, penyebaran informasi sesat, dan hal yg tidak sesuai lainnya, itu baru dapat dikatakan ilegal

3.    Seorang doctor dari Univ Brawijaya Dr. D******N mengatakan bahwa apabila menerima sinyal satelit, katakanlah dari telkom 1 108 derajat BT, maka kita sudah melakukan tidakan ilegal. (Juri yang berpengalaman)

Fakta: satelit telkom 1 adalah satelit milik Indonesia dan beam sinyalnya juga mayoritas di wilayah Indonesia. jadi satelit telkom 1 memang dikhususkan untuk dinikmati warga negara Indonesia, mungkin termasuk timor leste juga. Selain itu kalau hanya menerima sinyal saja tidak masalah, bahkan sinyal pay TV telkomvision pun juga tidak masalah. Karena dalam kontek diatas yang dimaksud adalah “sinyal” saja bukan siaran televisi.

4.    Apabila kita menerima sinyal satelit negara lain dan menonton siarannya, maka kita dinyatakan sebagai pembajakan. (dosen & praktisi akademis)

Fakta: siaran televisi secara internasional dapat digolongkan menjadi dua, yaitu FTA dan non FTA. Siaran FTA pada umumnya memiliki format video MPEG2 dan dapat disaksikan oleh televisi negara manapun. Siaran non FTA biasanya diproteksi videonya agar tidak dapat disaksikan secara bebas. Jadi apabila kita menyaksikan siaran FTA dari negara manapun itu bukan merupakan pembajakan siaran. Namun, apabila kita melakukan coding/penerjemah encrypsi video untuk disaksikan itu baru dikatakan ilegal.

5.    Parabola memiliki satu titik fokus, jadi tidak bisa menggunakan lebih dari 2 titik fokus. / “dalam bahasa forsat multy LNB”. (mahasiswa jurusan matematika & fisika)

Fakta: secara teori memang betul pendapat itu. Namun, pada aplikasinya sudah dijual LNB double, LNB 4, bahkan beberapa inovator TV satelit sudah banyak yang menbuat 5 LNB sekaligus bahkan 6 LNB juga. Hal ini bukan merupakan rahasia lagi, namun memang sudah banyak diaplikasikan.

6.    TV satelit dapat disaksikan secara online dengan koneksi Internet, Namun apabila menyaksikan secara langsung dengan menerima sinyal dari satelit maka itu adalah ilegal (mahasiswa peneliti dari Fakultas Teknik)

Fakta: Tv satelit dapat disaksikan secara online memang betul, tergantung server internet tersebut menyediakan channelnya atau tidak. Tapi secara direct satelit tanpa harus mahal-mahal bayar kuota internet juga lebih bisa lagi. Kalau mengatakan ilegal mungkin penjelasan-penjelasan dia atas sudah banyak mewakili.
  
7.    TV satelit tidak cocok untuk diaplikasikan karena memerlukan antena parabola besar dan memakan tempat yang luas, karena belum tentu masyarakat memiliki halaman yang luas. (Dosen / Juri)



Fakta: antena parabola jarang sekali dipasang di halaman, kabanyakan antena dipasang diatas genteng atau di balkon. Jadi bukan alasan lagi tidak memiliki halaman yang luas.

Kalangan yang kedua adalah praktisi lapangan. Praktisi lapangan meliputi bisnisman, wartawan, pejabat, dan masyarakat berperan lainnya. Berikut adalah gambaran pendapat mereka tentang dunia forsat:

1.    Satelit di luar angkasa itu bergerak mengelilingi bumi, sehingga untuk mendapatkan sinyalnya arah antena parabola harus ikut bergerak sesuai gerakan satelit (wartawan).

Fakta: Satelit untuk TV satelit pada umumnya adalah geo stasioner. Yaitu memiliki orbit pada garis katulistiwa dan memiliki kecepatan orbit yang sama dengan kecepatan rotasi bumi, jadi gerakan rotasi bumi akan selalu sama dengan gerakan rotasi satelit karena kecepatan gerak benda di luar angkasa konstan. Jadi apabila sebuah satelit Palapa berada di 113, bujur timur maka satelit tersebut akan selalu berada di koordinat tersebut. Sehingga antena parabola tidak perlu bergerak mengikuti kemana arah larinya satelit.


2.    Apabila kita dapat menerima siaran televisi luar negeri alangkah baiknya kita membuat share TV berlangganan sendiri dan menerima biaya bulanan dari para konsumen (bisnisman)

Fakta: mungkin yang dimaksud dari pendapat itu adalah kita membuat Tv berlangganan sendiri. Teknologi ini bisa dilakukan dengan menggunakan sistem ccam, card sharing, dengan sistem fly. Sudah banyak orang-orang melakukan ini, seperti menjual paket salah satu Tv berlangganan dengan harga yang murah. Namun hal ini sangat jelas sekali merupakan pelanggaran. Karena sistem ini semacam meng-kloning paket TV berlangganan. Selain itu penjualan biss key juga tergolong ilegal. Bahkan menyelanggarakan acara nonton bareng dengan channel siaran TV yang belum mendapatkan ijin di lokal Indonesia juga ilegal ini.



3.    Apabila kita berhasil trackking dan mendapatkan banyak siaran televisi luar negeri, maka sistem/ usaha/ alat/ yang kita gunakan layak untuk dipatenkan (pejabat)

Fakta: mungkin ini adalah pendapat yang cukup aneh. Mungkin pejabat itu belum tahu kalo alat-alat seperangkat penerima sinyal satelit sudah dijual bebas sejak dahulu kala, dan mekanik/montir2 yang ahli di bidang ini juga sudah cukup banyak. komunitas FORSAT tentu sudah terbiasa menggunakan alat-alat TV satelit

4.    TV satelit adalah TV digital, Dalam menikmati siaran TV digital harus konek  internet terlebih dahulu (seseorang)

Fakta: kalo untuk Fly, memang benar harus konek internet. Namun kalo hanya sekedar menonton siaran FTA tidak harus konek internet. Secara umum internet digunakan hanya untuk melihat jadwal siaran televisi / mengupdate berita siaran televisi dari grub / forum yang membahas Tv satelit. Bukan untuk jalur transfer siaran channel TV

Kalangan yang ketiga adalah kalangan masyarakat awam. Masyarakat awam disini meliputi seluruh kalangan selain yang sudah disebutkan diatas.

1.    TV satelit dapat dinikmati hanya dengan memiliki receiver saja. (seseorang)

Fakta: sangat mustahil apabila receiver tanpa antena parabola dapat menerima sinyal satelit dan menyaksikan siarannya.

2.    Antena parabola terkesan besar ribet sehingga kurang nyaman dalam pemakaian (seseorang)

Fakta: antena parabola sekali pasang untuk dinikmati. Apabila tidak ada kerusakan jarang untuk disentuh lagi. Jadi kurang nyamannya dimana ya??.. yang kedua apabila seseorang yang sering utak-atik buat trackking malah justru jarang mengeluh karena ribet pemakaian, Namun malah kenikmatan tersendiri yang ia dapatkan.

3.    TV satelit hanya cocok untuk kalangan orang berduit (masyarakat)

Fakta: mungkin iya sih, karena TV satelit memerlukan biaya minimal 500ribuan untuk seperangkatnya. Tapi untuk biaya segitu tidak harus orang-yang berduit banget.

4.    Kalau memiliki TV satelit, nanti waktunya hanya habis dalam menonton TV saja dan lupa untuk bekerja. (tetangga rumah)

Fakta: pada kenyataannya seseorang yang hobby trackking atau utak atik malah justru tidak pernah menikmati siaran televisinya, bahkan dari 500an channel televisi yang didapatkan ia tidak tahu yang ditonton itu yang mana. Namun kalo dikatakan waktunya habis buat trackking mungkin itu benar. 

5.    TV satelit sering mengalami error dan gangguan, channel-channel sering hilang dan hanya bisa dinikmati 1 sampai 2 tahun setelah pemasangan (pengguna TV satelit tetangga rumah)

Fakta: memang betul, hal itu pada umunya terjadi karena pergantian frekuensi TP, bergesernya arah dish parabola, rusaknya salah satu sistem LNB, dsb. Namun itu sebenarnya bukanlah masalah yang berarti.

6.    TV satelit tidak bisa untuk menonton acara sepak bola

Fakta: kalo menonton bola di channel TV Indonesia itu benar, seperti EPL, Serie A, piala eropa memang selalu diacak (dibuat non FTA). Namun di channel luar negeri banyak yang menyiarkan siaran bola secara FTA. Seperti PTV sport, VTV, saudi sport, dll. Tinggal kita aktif memantau saja di grub komunitas forsat.



Lalu, Bagaimana pendapat tentang TV satelit dimata FORSAT??...
sudah dipastikan tidak ada kesalah pahaman.
salam forsat..........

kurang lebihnya saya mohon maaf, gambar-gambar diatas hanyalah ilustrasi dan bukan gambaran sebenarnya

Semoga bermanfaat


Jumat, 27 Juli 2012

PERBEDAAN PRIME FOKUS DAN OFFSET FOKUS


PERBEDAAN PRIME FOKUS DAN OFFSET FOKUS



1.    Apa itu prime fokus dan offset fokus?

Prime fokus dan offset fokus dalam dunia Tv satelit istilah ini banyak digunakan. Kedua istilah ini sering dijumpai pada LNB dan Dish. Ada dish Prime fokus dan adapula LNB offset fokus. Prime fokus adalah posisi titik fokus yang terdapat pada titik pusat / dot center parabola, sedangkan offset fokus adalah titik fokus yang terletak pada bagian lain dari center parabola.

2.    Apa perbedaan dish prime fokus dan offset fokus?

Dish prime fokus biasa kita temui di sekitar kita. Antena parabola pada umunya mesh ataupun solid adalah jenis prime fokus.

 Dish Jenis Prime Fokus

Dish offset fokus adalah dish yang tempat penempatan LNB nya berada di samping. Kita bisa temui pada antena parabola diatas tempat ATM (parabola Visat), atau dish parabola Tv berlangganan.


 Contoh dish jenis offset

Dish Prime fokus dan offset fokus secara persamaan parabola sebenarnya sama saja. Pada offset fokus hanyalah memotong beberapa bagian dari full parabolic tanpa merubah posisi titik fokusnya, sehingga titik fokus seolah terlihat seperti di pinggir. Grafik parabola yang melalui titik A, B dan C yang disajikan pada gambar berikut adalah ilustrasinya. apabila bagian B - C dipotong, maka yang tersinya hanyalah bagia A - B saja. Jadi kelengkungan tersebut masih sesuai kelengkungan parabola, dan terlihat seperti titik fokusnya disamping.



dish offset fokus tipe 1


Namun adapula jenis offset fokus yang kedua, yaitu offset fokus tanpa mengurangi bagian dari parabolic itu sendiri. Hal ini sering digunakan untuk sistem multy LNB. Seperti pemasangan 2 LNB pada umumnya, satelit palapa diterima oleh LNB yang terletak pada prime fokus, sedangkan  telkom diterima oleh LNB yang offset.



Offset fokus tipe 2


 
3.    Apa perbedaan LNB prime fokus dan offset fokus?
Secara rangkaian elektronik jenis LNB prime fokus dan offset fokus adalah sama. Namun sering kita jumpai pada LNB KU band sering terdapat peruntukan dish nya apakan jenis prime fokus ataupun offset fokus. Perbedaannya hanya terletak pada Scalar ring LN itu sendiri. LNB prime fokus memiliki Scalar ring yang datar, namun pada offset fokus menggunakan scalar ring yang mengerucut atau yang sering disebut Conical scalar ring.

Scalar ring jenis prime fokus
 Scalar ring jenis offset fokus, (Conical Scalar ring)


4.    Apakah LNB Prime fokus dapat digunakan pada dish offset fokus?, dan apakah LNB offset fokus dapat digunakan pada dish prime fokus?

Bisa. Langkah yang harus dilakukan adalah menyesuaikan scalar ring nya sesuai dengan dish yang digunakan. Apabila ingin memodifikasi LNB offset fokus pada dish prime fokus, maka buatlah scalar ring yang datar. Apabila ingin memodifikasi LNB prime fokus pada dish offset, maka buatlah scalar ring yang mengerucut/ conical scalar ring.
Berikut adalah contoh penerapan LNB KU band jenis prime fokus pada dish offset.



Persentase Sinyal satelit NSS6 pun juga tidak kalah besar dibanding ketika menggunakan LNB offset merk hansen



5.    Mengapa pada posisi offset fokus kualitas sinyal lebih rendah daripada prime fokus?

Hal ini biasanya terjadi pada dish prime fokus yang dipasangkan LNB di samping.  sehingga penempatannya terlihat offset. Coba perhatikan gambar berikut:



Parabola yang melalui titik C - A - B menerima sinyal datang yang tidak sejajar dengan sumbu utama, kemudian membentuk titik fokus di f2. Dalam kondisi seperti ini hanya bagian A- B saja yang sinar datangnya dipantulkan menuju titik fokusnya, sedangkan bagian C- A tidak terpakai. Hal inilah yang menyebabkan pemasangan LNB offside pada dish prime fokus mengalami penurunan sinyal dibanding pososi prime fokusnya.

6.    Mengapa untuk tipe offset pada Indovision, telkomvision, aora, dan Tv berlangganan lainnya tetap memiliki sinyal yang besar padahal dish yang dipakai berukuran kecil



Jawabnya adalah frekuensi sinyal yang dipancarkan oleh satelit Tv berlangganan tersebut memang sudah besar. Selain itu penggunaan jenis dish serta jenis LNB yang digunakan memang sudah cocok peruntukannya.  Dish offset dan LNB yang jenis offside juga. Kecuali pada Telkomvision yang menggunakan conical scalar ring karena menggunakan LNB C band jenis prime fokus. 


SEMOGA BERMANFAAT



Rabu, 18 Juli 2012

GALERI FOTO
























Selasa, 17 Juli 2012

CONICAL SCALAR RING


FUNGSI 4 LINGKARAN PADA DUDUKAN LNB

apa sih fungsi angka pada LNB?, kok bisa sih jarak titik fokus dibagi diameter dikali seratus = angka pada LNB?..
saya ngak tau jawaban pastinya.. hehehe

tapi mudah-mudahan penjelasan berikut dapat membantu menambah wawasan dalam dunia TV satelit. kita ketahui dudukan LNB terdapat 4 buah lingkaran yang berjarak sekitar 1,5 cm antar lingkarannya. namun kok kok cuma 3 lingkaran dalam dudukan LNB yang biasa kita lihat?.. lingkaran ke 4 berada sekaligus bersama LNB. keempat ring itu memiliki fungsi tersendiri.



to the poin aja fungsinya adalah melemahkan sinyal-sinyal yang dapat menganggu sinyal utama. dengan kata lain kontruksi tersebut melemahkan sinyal yang tidak diharapkan. perlu kita ketahui salah satu keistimewaan parabola adalah "mengumpulkan sinar datang yang searah sumbu utama (konvergen) dan melemahkan sinar datang yang tidak searah sumbu utama (divergen)" maka dari alasan itulah sistem gelombang frekuensi TV satelit menggunakan kontruksi antena penerima sinyal yang berbentuk parabola. Bukan setengah bola!

lalu, apa akibat kalau pada titik fokus sebuah parabola mendapat gangguan dari sinyal yang tidak diharapkan?.. jawabnya sinyal utama akan melemah. Kualitas sinyal yang terbaca oleh receiver akan menurun. kalo ngak percaya silahkan buktikan pada sinyal KU-band pada dish kecil dengan memasangkan wajan/plat yg memantulkan sinyal di sekitar dish, dan arahkan arah titik fokusnya pada LNB tersebut maka sinyal utama akan terganggu.

hal ini tentunya berkaitan dengan angka pada LNB yang menentukan kedalaman LNB. Angka2 pada LNB bukan untuk menyetel titik fokus, walau terkadang masih banyak yang sering salah mengartikan. Angka-angka tersebut digunakan untuk menyetel arah iluminasi / sorotan LNB sesuai dish yang digunakan.
coba perhatikan perumpamaan berikut:
pada dish 6 feet dengan titik fokus 67,5 cm dan diameter 180cm maka kedalaman LNB terletak pada  kedalaman
=F/D*100
=67,5/180*100
=0.375*100= 37

sorotan LNB adalah sebagai berikut:




tapi apabila kita memotong tepian dish parabola sehinga diameternya berkurang apa yang terjadi?.. misal dameternya berkurang menjadi 150cm
angka LNB= 67.,5/150*100 = 45



maka sorotan LNB adala sebagai berikut:



untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar berikut:


 Nilai F/D atau sorotan LNB ditunjukkan dalam teta 0. (maklum ngak bisa mbuat symbol teta)



lalu apabila menggunakan dish yang hampir datar seperti dish Indovision, aora, telkomvision bagaimana?. Misal titik fokus pada jarak 58cm dari pusat dish, diameter 97cm. kedalaman LNB= 58/97*100 = 59,7. Padahal angka pada LNB maksimum pada 45. Maka pada dish kecil tersebut biasanya menggunakan dudukan LNB yang seperti kerucut yang disebut conical scalar ring. Dengan alat tersebut sorotan LNB dapat mengcover sinyal secara maksimal pada dish yang berukuran kecil.

berikut contoh gambar conical scalar ring:





 lebih jelasnya eprhatikan gambar berikut: sudut teta yang semakin kecil menyebabkan semakin mengerucutnya sorotan LNB. maka dari itu dibutuhkan bantuan scalar ring yang berbentuk mengerucut.



Pada LNB KU band jenis prime fokus dan jenis offset fokus yang membedakan hanyalah kontruksi scalar ringnnya. LNB KU jenis prime fokus memiliki scalar ring yang datar, sedangkan LNB KU offset fokus memiliki scalar ring yang bertingkat seperti kerucut. Pengaruh terhadap sinyalnya juga cukup significan.
Berikut adalah perbandingan sinyal sebuah LNB dengan menggunakan scalar ring yang tepat dan penggunakan scalar ring yang tidak tepat.

 sinyal KU band satelit NSS6 dengan penggunaan scalar ring yang salah,
sinyal berkisar 53% sampai 56 %





Peggunaan Scalar ring yang tepat
sinyal meningkat hingga 75% ~ 78%