Minggu, 10 Januari 2016

TENTANG SEPUTAR MOTOR BLDC KENDARAAN LISTRIK

TANYA JAWAB SEPUTAR BLDC HUB MOTOR
PADA KENDARAAN LISTRIK

1.    Apa yang membedakan bldc watt kecil dan watt besar?
                    Dari sekian faktor penentu watt/daya yang paling berpengaruh adalah: lebar magnet (kekuatan magnet permanent), resistansi kumparan dan besarnya kekuatan induksi.


                    Kekuatan magnet yang semakin besar akan membuat request daya tolak semakin besar, selinier dengan itu motor akan request arus listrik yang lebih besar lagi dari baterai dan kontroller, maka demikian watt akan meningkat.
                    Resistansi kumparan yang semakin rendah dalam  rumus hukum ohm I=V/R, maka semakin rendah nilai R maka akan menjadikan I (amper) semakin besar. Semakin besar amper tentunya akan menyebabkan watt meningkat pula.


                    Besarnya kekuatan induksi adalah korelasi dari 2 pernyataan diatas, semakin besar daya dan arus listrik yang mengalir ke kumparan maka induksi akan semakin besar pula. Motor BLDC yang request arus dalam jumlah kecil sudah pasti itu adalah motor BLDC denga spesifikasi watt yang kecil, begitupula sebaliknya.

2.    Top speed dan torsi motor bldc itu tergantung pada apa saja?
Speed motor BLDC paling dipengaruhi oleh jumlah poles pair & struktur kumparan, resistansi kumparan, dan clock voltase 3 phase motor. Sedangkan torsi dipengaruhi oleh lebar magnet, kemampuan kontroller, dan jumlah pole pair & struktur kumparan.


Ø  Speed:
Jumlah pole pair = semakin sedikit jumlah pole pair maka semakin cepat putaran rpm motor BLDC.
Dalam jumlah pole pair yang sama maka BLDC yang memiliki resistansi kumparan lebih rendah akan memiliki top speed rpm yang lebih tinggi.
Dalam resistansi kumparan dan pole pair yang sama BLDC yang diberikan Voltase yang lebih tinggi akan memiliki top speed yang lebih tinggi. Hal ini juga sesuai hukum ohm I=V/R , apabila R tetap namun V semakin besar, maka I akan semakin besar pula, sehingga bisa dikatakan daya motor BLDC juga akan meningkat.


Ø  Torsi
Strutur kumparan sangat berpengaruh terhadap torsi, tipe kumparan segitiga delta dan kumparan tipe star tentunya memiliki torsi yang berbeda.
Jumlah pole pair = semakin banyak jumlah pole pair akan memili torsi yang semakin besar.
Lebar magnet = semakin lebar dan semakin kuat daya induksi magnet maka semakin besar pula torsi motor BLDC
Yang terakhir adalah kemampuan kontroller, untuk memenuhi kebutuhan torsi yang besar diperlukan Amper yang besar pula, maka kontroller harus support dan mampu mengalirkan arus yang besar.

3.    Bagaimana kalau motor bldc menggunakan kontroller yang lebih besar atau lebih kecil daripada kapasitasnya?
Efek menggunakan kontroller yang lebih besar: ini justru sesuatu yang bagus dan rekomended. Torsi akan meningkat, kontroller lebih awet, dan top speed sama saja, karena top speed adalah karakter dari motor BLDC.
Efek menggunakan kontroller yang lebih kecil: ini tidak rekomended, karena kontroller akan cepat panas dan riskan terhadap kerusakan MOSET.



4.    Bagaimana kalau motor BLDC menggunakan voltase yang lebih tinggi atau yang lebih rendah dari spesifikasinya?


                    Penggunaan voltase yang lebih tinggi: over voltage maksimum pada motor BLDC adalah +12, (misal motor BLDC 48V overvoltage nya adalah 60V). Efek dari overvoltage akan menyebabkan rpm top speed akan meningkat namun torsi akan berkurang. Selain itu overvoltage akan menyebabkan internal head yang lebih tinggi (karena struktur kumparan, dan posisi hall sensor yang berbeda), hal ini juga menyebabkan turunnya nilai efisiensi BLDC. Dan penggunaan tegangan yang lebih rendah akan mengakibatkan yang sebaliknya dari ulasan diatas.


5.    Apa yang membedakan kontroller watt besar dengan kontroller watt kecil?
                    Secara prisip dasar kontroller BLDC sama saja, hanya spesifikasi MOSFET dan jumlah MOSFET yang membedakan, meski banyak hal lain yang membedakan juga seperti besarnya kapasitor, settitng curent limiter, dll. Namun hanya MOSFET yang paling bepengaruh.
                    Kontroller watt yang kecil misal 350W hanya menggunakan FET IRF P75N75 dan tidak dipararel. Kontroller 500W menggunakan FET yang dipararel 2 pada setiap channel, kontroller 8000W menggunakan FET IRF 4110 yang dipararel 6 setiap jalurnya.





6.    Apa efek ketika kita menggunakan baterai yang lebih besar kapasitasnya?
Asal masih dalam tegangan yang sama itu justru lebih bagus. Misal bawannya adalah 12V 12Ah lalu diganti 12V 20Ah. Hal ini akan menambah jarak tempuh kendaraan dan menambah keawetan umur aki. Hanya saja bobot kendaraan akan bertambah






7.    Bagaimana cara membuat BLDC memiliki kecepatan lebih tinggi dalam watt yang sama?
                  Ada 2 opsional yang bisa digunakan, Namun keduanya ini menyebabkan nilai efisiensi berkurang.
                Cara yang pertama adalah penggunaan overvoltage seperti ulasan diatas. Komponen yang dibutuhkan ada aki/baterai tambahan untuk meningkatkan tegangan dan yang kedua adalah kontroller yang support tegangan tersebut. 


overclock speed BLDC TREKO FLASH 500W

        Opsi yang kedua adalah menggunakan transmisi overdrive. Transmisi overdriver akan membantu meningkatkan top speed, tapi dengan syarat kontroller harus lebih besar daripada spesifikasi motor. Opsi ini alangkah baiknya melakukan penggantian kabel 3 phase motor dengan kabel yang lebih besar/kuat dialiri amper yang besar. Karena kontiyu amper dengan transmisi overdrive lebih besar.

8.    Persepsi apa yang perlu dihindari dalam BLDC?
                    Hingga saat ini beberapa kesalah user dalam BLDC ada 2. Yaitu yang pertama membalik putaran BLDC dengan mengacak kombinasi hall sensor. Yang kedua hal konyol sering dilakukan adalah apabila BLDC tidak mau berputar sering melakukan pengukuran tegangan yang keluar di 3 phase menggunakan multimeter.



                    Pengacakan kombinasi hall sensor akan menjadikan 6 peluang sebagai berikut: 3 pola motor tidak berputar / ngancing, 1 pola motor akan berputar mundur dengan kasar, 1 pola motor berputar muncur dengan speed yang tinggi, dan 1 pola motor berputar maju dengan lembut. Bebepara user sering mengira bahwa yang beputar mundur dengan speed yang tinggi itu adalah cara membalik putara BLDC, ini salah! Karena apabila diukur amper yang mengalir sangat tinggi dan apabila diaplikasikan akan riskan merusak kontroller.
                    Pengukuran tegangan pada 3 phase motor dengan multimeter ketika motor BLDC tidak mau berputar juga merupakan hal konyol yang sia-sia karena sudah pasti tidak muncul tegangan. Ketika motor BLDC berputar pun 3 phase motor akan mengeluarkan tegangan yang bergantian dari + dan – secara cepat, sehingga hanya efektif diukur dengan osiloscop. 



                  Persepsi yang harus diketahui berikutnya adalah: apabila melakukan inovasi membuat kendaraan listrik rakitan pastikan ilmu di bidang elektronika dan mekanika mumpuni, minimal mengetahui konsep dasar Arus dan Volt, dan karakteristik Baterai. Seara mekanik minimal mengetahui sistem kaki-kaki, Front Whell Aligment, dan kekuatan material. Jangan sampai menimbul ketidaktahuan tersebut menimbulkan kerusakan / ketidak awetan sepele yang menyebabkan kecewa dalam dunia per-molisan.


Semakin kecil konsumsi arus maka semakin awet baterai


9.    Bagaimana cara membalik putaran motor BLDC?
Beberapa kontroller memang sudah ada fitur untuk maju dan mundur. Inti dari membalik putaran BLDC adalah pada permainan pola output 3 phase motor, bagaimana supaya + berubah menjadi – dan begitupula sebaliknya. Detail bagaimana caranya bisa lihat disini: cara membalik putaranBLDC


Skema pada IC 7404



10. Apakah bisa kita merakit membuat kontroller BLDC dengan mikrokontroller?
Bisa, mikrokontroller yang digunakan bisa ATMEGA 8, 16, atau 32 atau lebih khususnya bisa pakai IC motorola BLDC driver. Hanya saja kualitas kontroller buatan sendiri tidak sebagus buatan pabrikan, sangat terasa perbedaannya ketika dalam posisi awalan start. Kontroller buatan sendiri terkadang masih banyak error.

kontroller rakitan


11. Apakah mungkin kita membuat motor BLDC sendiri?
Cukup dengan meniru BLDC yang sudah ada sudah pasti kita bisa mendesain motor BLDC sendiri dan dengan watt yang kita inginkan. Cukup menyediakan magnet permanen, besi lunak sebagai angker kumparan, kawat email, dan dudukan hub motor. Dan  tentunya sebuah bengkel produksi yang mumpuni.

12. Apabila kita ingin membuat kendaraan rakitan sendiri bagaimana menentukan spesifikasi motor BLDC yang ingin kita gunakan?
2 faktor yang harus diperhatikan: yaitu top speed yang kita inginkan dan yang kedua bobot kendaraan kita.
untuk kecepatan 40km/jam kita dapat gunakan motor BLDC 500W. Untuk kecepatan 55-60km/jam kita dapat gunakan motor BLDC 1KW atau 2KW. Untuk kecepatan 65-75km/jam bisa kita gunakan motor BLDC 3KW.
Sedangkan  mengenai bobot dapat kita gunakan rumus 100Kg/motor: untuk 1 Motor BLDC menopang 100Kg beban. 



13. Bagaimana membuat motor BLDC sekaligus menjadi altenator pengisian untuk baterai?
Bisa, tidak perlu repot karena beberapa kontroller sudah ada fitur KERS (kinetic energy recovery system) atau REGEN





27 comments:

  1. Pak saya mau tanya, saya punya sepeda listrik yang motornya hanya menggunakan 2 kabel (merah dan hitam) dan sepeda saya tsb rusak pada bagian controllernya.. Setelah saya belikan controllernya ternyata adanya hanya untuk motor 3 phase saja, pertanyaan saya, gimana caranya agar rangkaian tersebut bisa jalan untuk motor saya yang hanya ada 2 kabel tsb? Mohon penjelasannya pak.. Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu adalah motor BRushed DC.
      tidak perlu khawatir.
      di Bogi Power ELectric menjual kontroler 2 kabel.

      bisa dilihat di:
      http://www.bogipower.com/2015/04/kontroller-brushed-dc.html

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Mas ada tutorial membuat kontroller BLDC nggak yang sederhana ... mau belajar buat kontroller sendiri :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. dulu saya punya koleksi banyak,
      tp sekarang lupa save dimana.
      search saja gan, banyak di google artikel2 yg membahas

      Hapus
  4. Berati motor BLDC itu motor 3 phase ya?

    BalasHapus
  5. pak mau tanya,,, kiria2 klo motor BLDC harddisk itu brp torsinya, makasih... pada 5400 to 7200 rpm 12 volt...

    BalasHapus
    Balasan
    1. yaelah, tanya beginian saja lewat komen bro..
      loe kan bisa via WA atau FB,, atau grub WA UKMP ya boleh.. hahaha

      Hapus
  6. Mas mo tanya,..motor BLDC saya 2 KW 48VDC saya ukur pakai tacho kok cuma 370 Rpm, padahal di-speknya Rpm-nya 710 Rpm. Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. kmaren pak Dosennya sudah hubungi saya.
      sudah kelar kan problemnya

      Hapus
  7. mas mau tanya soal control motornya.. saya pesan tapi yang buatan sendiri bisa ngak??

    BalasHapus
  8. Gan, disini ada yang punya adaptor buat nyalain motor bldc bekas harddisk ga? Dinamonya 4 phase, gimana tu caranya buat nyalainnya.. Makasi sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. adaptor?. power suplay begitu.
      kita pikir power suplay dari 5V hingga 50V untuk saat ini mudah didapat.

      Hapus
  9. Maksudnya driver buat nyalain dinamo bekas Hardisk yang kabelnya 4 itu lo gan, biasa disebut dinamo 4 phase

    BalasHapus
    Balasan
    1. oh.. wah kalau itu tidak tau ini. kita hanya tau untuk kendaraan listrik saja

      Hapus
  10. mas..saya punya sepeda listrik.nah waktu ini velg nya pecah,trs tk bawa ke tukang las almunium bisa jd bagus velg nya pulih utuh lg,skr kendalanya hbs di las dinamo nya yg di velg itu jalan ya gk sempurna.trs tk cek ternyata magnit yg nempel di tromol itu bnyak yg mati,alias hilang mgnet nya,gmn solusi nya maas,,tlng penjelasanya.mksh

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul, itu efek radiasi panas las yang membuat efek kemagnetan hilang

      solusi sementara magnet bisa diganti, coba search saja rongsokan dinamo2 bldc hub yg rusak, lalu diambil magnetnya

      Hapus
  11. mau tanya. ada tidak ya bldc 48v 350w yang ringan? kalau bisa di bawah 2 kg atau mungkin dibawah 1 kg. bisa beli dimana ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. ada. namanya kits ebike mini.

      info chat ke CS bogipower bisa.

      BOGI POWER ELECTRIC

      Phone/ SMS / WA: 085729002927

      BBM : D08FAC8C

      email : ian.brilian@gmail.com

      Hapus
  12. Pak saya mau tanya tentang point no 12
    Apakah untuk mencapai 40km/jam dengan motor 500 untuk bobot kendaraan100 kg pedal gas nya sudah di tekan penuh?

    Jika memang menggunakan gas penuh Manakah yang lebih efisien penggunaan daya baterai jika menggunakan motor 750 Watt dengan bobot 100kg untuk mencapai kecepatan 40km/jam?😃

    BalasHapus
    Balasan
    1. penjelasannya begini:
      angka 40km/jam itu adalah permisalan top speed pada spesifikasi dinamo. tiap dinamo meski watt sama belum tentu top speed sama. ada merk ada kualitas tentunya. jadi bisa dikatakan top speed dapat diraih saat gas full.

      jawaban ke 2:
      energy itu kekal ya. jadi misal 750W maen gas tidak full pada 40km/jam, maka energy yang dibutuhkan adalah 500W
      misal pakae motor 3000W pun, jika hanya jalan 40km/jam, maka energy yang dialirkan cuma 500W saja.
      bisa dibilang efisiensi sama saja.

      Hapus
  13. top habis ulasannya. trims om sdh menambah wawasan ilmu semoga Allah SWT membalas kebaikan om...amiin YRA

    BalasHapus
  14. Supaya makin tambah wawasan sepeda listrik, kiranya berkenan memberikan tutorial cara gulung dinamo 51 coil 3 phase bldc 350w 48v yg baik. Terutama dari jumlah lilitan, arah lilitan, diameter kawat. Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. ada itu, kita punya data nya.
      memang tidak kita sampaikan di artikel karena terlalu tinggi bahasan materi nya. kasihan orang awam yang nanti sulit memahami.

      untuk bagaiamana cara model gulungan 51 kumparan dengan model 120 derajat, bisa didiskusikan di forum FB saja gan.

      link grub FB: https://www.facebook.com/groups/molis.indonesia

      Hapus