ALL ABOUT ELECTRIC VEHICLE INOVATION

Mobil Listrik, Sepeda Motor Listrik, Sepeda listrik Ebike

ALL EBIKE INOVATION

DIY ebike kits konversi

BOGI POWER MOTOR BIKE

SUPER POWER MOTOR HUB, 48V 3000W

OPTIMIST E BIKE

48V 1500W, REAR HUB BLDC MOTOR

C ONE E-BIKE

With BLDC EBIKE KITS KONVERSI

BOGI POWER CAR

With Natural view

SATELIT TV MODIFICATION

All different tips n trik about satelites TV

ALL ABOUT ELECTRIC INOVATION

With Unlimite Creativited

E-bike

Sepeda Listrik Kits konversi

Sabtu, 12 Agustus 2017

10 TIPS UNTUK RENTALAN KENDARAAN LISTRIK TRAIL , SCOOPY, OTOPAD, DAN KENDARAAN WAHANA LAINNYA.

10 TIPS UNTUK RENTALAN KENDARAAN LISTRIK

TRAIL , SCOOPY, OTOPAD, DAN KENDARAAN WAHANA LAINNYA.


       Rentalan kendaraan listrik untuk wahana wisata, adalah sebuah ladang wirausaha yang sering dijumpai di beberapa alun-alun, tempat wisata , taman-taman dan spot-spot menarik lainnya.banyak temen-teman kendaraan listrik rentalan yang semula hanya memiliki beberapa kendaraan, lalu kini telah sukses dan memiliki belasan bahkan puluhan kendaraan. Namun juga banyak pula yang tidak berkembang dan berujung kecewa. Lalu apa saja sih tips tips nya supaya ketika kita memiliki rentalan bisa terus berkembang. Artikel berikut mudah-mudahan bermanfaat bagi seluruh pemilik rentalan di Indonesia dan untuk temen-temen yang akan membuat rentalan baru.



1.    LOKASI YANG STRATEGIS

Ini adalah dasar yang paling utama. Lokasi adalah awal dari rentalan kendaraan listrik. Beberapa aspek perimbangan lokasi antara lain:
Pastikan lokasi tersebut memang diijinkan untuk wahana rentalan, dan sudah mendapatkan ijin dari pemerintah kota/ daerah setempat.
Medan track terbagus adalah aspal, lalu ke 2 adalah jalan semen atau paving. Sebisa mungkin hindari medan jalan tanah atau rumput. Karena ketika musim hujan tentu akan repot sekali.
Untuk rentalan kendaraan sewa untuk aktivitas keliling kota seperti sewa sepeda motor listrik, sewa sepeda kayuh listrik, pastikan medan jalanan kota jangan terlalu banyak tanjakan dan jalan kasar. Lalu untuk jarak tempuh juga perlu diperhatikan.



jangan sampai salah tempat dan kena garuk satpol PP



2.    TARIF BIAYA RENTAL YANG EKONOMIS

Setiap daerah memiliki daya ekonomi masing-masing. Misal di wahana alun-alun tiap kota, Ada yang 5000 per putaran dirasa mahal namun adapulah yang 20.000 dirasa murah. Ada kota yang tidak mempermasalahkan perubahan tarif, misal weekend naik dari hari biasa normal. Namun ada juga yang naik hanya 500 rupiah saja sudah mempermasalahkan. Penentuan tarif biaya ini adalah hal penting dalam kelangsungan usaha rentalan.

menentapkan harga yang ekonomis adalah hal yang utama


3.    MEMILIKI TUKANG AHLI SERVIS PRIBADI

Masih banyak temen-temen rentalan diberbagai kota yang melaiakan aspek ini. Tidak memiliki mekanik servis pribadi atau minimal tukang servis langganan. Tenaga ahli di bidang mekanikal dan kelistrikan sangatlah penting untuk sebuah rentalan kendaraan listrik. Berawal dari kerusakan kecil, jika tidak segera diperbaiki akan mulai berubah menjadi masalah lain yang lebih besar. Disinilah arti pentingnnya mekanik untuk menservis ketika masalah kecil muncul. Jika masalah kecil segera diservis maka masalah besar bisa dicegah.

memiliki mekanik ahli servis sangat membantu

   

4.    PERAWATAN / MAINTENANCE SERVIS SECARA BERKALA

Ibarat sebuah kendaraan umum yang digunakan untuk angkutan penumpang atau angkutan barang, yang harus ada UJI KIR setiap 6 bulan sekali. Kendaraan rentalan pun harusnya juga sama. Karena menyangkut keselamatan penumpang /  penyewa. Nah disini lah arti penting servis berkala / maintenance. Banyak para pemilik rentalan pasif akan hal ini. Kelalaian - kelaian kecil masih saja ada yang dibirkan seperti: Rantai kotor dibiarkan ,  rem macet / gepok diabaikan, dinamo seret / macet tetep dipaksa pakai, dan lain.

perawatan motor, rantai dan gir harus rutin. 

Berikut adalah aspek penting yang dilakukan ketika servis berkala:

ü  Pengecekan tingkan kekencangan rantai
ü  Pengecekan persisi sistem rem, pastikan tidak macet / gepok.
ü  Pembersihan rantai, gir dari debu. Dan pengecekan kelayakan gir.
ü  Tune up dinamo *khusus untuk brushed DC
ü  Pengecekan socketing, apakah ada yang kendor ataupun meleleh, terbakar.
ü  Pemeriksaan kom steer bearing
ü  Cek kelistrikan general aksesoris, lampu, klakson dan panel.
ü  Jika perlu melakukan uji efisiensi energy dengan alat Joule meter secara berkala untuk tune up supaya aki bisa lebih awet.



5.    MEMILIKI SUKU CADANGAN SPAREPART UNTUK BACKUP

Ketika memiliki 10 kendaraan untuk direntalkan, maka sparepart ya jangan di pas untuk 10 saja, harus ada backup. Arti penting komponen cadangan adalah ketika ada 1 unit kendaraan troble maka kita akan kelamaan menservis sparepart yang rusak ataupun kelamaan order komponen dahulu. Tapi cukup replace sparepart yang rusak dengan cadangan penggantinya.



Banyak temen-temen rentalan di berbagai kota ketika menjelang lebaran atau libur panjang selalu terburu-buru membutuhkan komponen secara dadakan hanya karena sparepart sedang rusak dan tidak memiliki cadangan stock komponen. Dan komponen yang terpasang sedang rusak kendaraan jadi off, sangat disayangkan.

memiliki cadangan backup akan lebih aman ketika liburan dan ramai pelanggan


6.    MENGETAHUI KAPASITAS DAN KUALITAS KENDARAAN LISTRIK YANG DIGUNAKAN

Kendaraan listrik dengan kualitas bagus maka gunakanlah dengan bagus pula. Kendaraan listrik kelas low kualitas ya gunakanlah secara low kualitas. Artinya apa, jangan memaksakan diluar batas kemampuannya. Sebagai contoh misal skuter otopad mr jacki atau fantacy mini: kendaraan itu cocoknya adalah untuk beban anak-anak saja, masa pakai per hari ideal 3-4 jam lah. Jangan terus digeber sampai aki habis di 5 jam lebih, tidak kuat dinamo brushed DC dan kontrollernya.
 Jika ingin lebih dari 5 jam dipakai dalam 1 hari, maka gunakanlah teknologi kendaraan listrik yang sudah BLDC.




7.     MEMBERIKAN INOVASI MODIF SECARA KHUSUS SESUAI KONDISI LAPANGAN.

Ini adalah kreativitas untuk memberikan efek manfaat lebih khususnya bagian keawetan. Beberapa kreativitas yang sudah sering digunakan oleh temen-temen rentalan antara lain.
ü  handle gas di limit / amper dilimit supaya aki awet.
ü  dikasih MCB supaya kalau main gas terlalu besar jadi jeglek mati.
ü  dikasih timer untuk durasi mainnya.
ü  Amper dibatasi melalu sensing current pada kontroller
ü  Upgrade kontroller dengan ketahanan lebih kuat, atau memperbanyak jumlah mosfet.
ü  Dipasang sound engine, untuk menambah daya tarik konsumen.

modifikasi 5 deret mosfet & MBR

socket pada dinamo sering meleleh,
 modifikasi dengan XT60 socket adalah hal yang tepat.


8.    MEMILIKI PERSEDIAAN BANYAK UNTUK BAHAN-BAHAN YANG SERING DIGANTI.

Semua komponen pada kendaraan listrik itu tidak abadi. Pasti ada masa pakainya. Poin No 8 ini lebih membedakan dengan poin No 5 adalah kearah suku cadang bahan. Seperti hal nya mosfet, mosfet di kendaraan listrik brushed DC itu ibarat sebuah busi nya, jadi memang secara berkala wajar untuk diganti. Selain itu perlu kita persepsikan bahwa aki baterai juga tergolong bahan. Masa pakai aki yang bagus dalam perawatan adalah 3 tahun, jadi ketika aki sudah menjelang akan habis masa pakainya kita harus sudah siap aki penggantinya. Bahan lain ada seperti sensor handle gas, sendor dinamo, gir, rantai dsb.

mosfet ibarat busi bagi kontroler brushed DC, jadi secara berkala memang sering ganti.
ciri ciri mosfet rusak adalah = kendaraan akan jalan sendiri begitu konek baterai


9.    SISIHKAN PENDAPATAN UNTUK TABUNGAN BATERAI

Baterai aki adalah bahan bakar utama ibarat bensin pada kendaraan BBM. Jadi artinya membeli aki itu setara membeli bensin dalam 3 tahun dijadikan 1 waktu. Kadang masih banyak yang merasa kaget ketika mengetahui harga aki per biji yang 450rb an, dalam 2 biji atau 24V sudah 900rb. Tapi angka 900rb itu jauh lebih murah daripada beli bensin selama 3 tahun. Maka sisihkan lah per hari 1000 rupiah atau per minggu 5.000 rupiah untuk dana investasi aki.





10. SALING SHARE BERSAMA TEMAN SESAMA KOMUNITAS

Saling berbagi tips dan trik, saling berbagi pengalaman, saling bercerita tentang kendaraan listrik adalah sarana edukasi yang bagus dalam peran berkembangnnya kendaraan listrik di Indonesia. Disini kita berjuang melangkah go green gerakan kendaraan listrik Indonesia. Jangan hanya karena semata mata bisnis sentris saja. Edukasi dan wawasan tentang dunia kendaraan listrik harus selalu kita kembangkan.





SEMOGA BERMANFAAT






Jumat, 11 Agustus 2017

SKEMA WIRING DIAGRAM KONTROLLER BRUSHED DC.

SKEMA WIRING DIAGRAM KONTROLLER BRUSHED DC.


       Kontroller brushed DC adalah kontroller yang umumnya untuk memutar dinamo DC  2 kabel dengan permanen magnet. Kontroller ini biasa dijumpai di kendaraan listrik mini seperti Trail listrik, Otopad listrik, scoopy mini, dsb. Dalam kesempatan kali ini kita akan kupas tuntas bedah kontroller brushed DC dari pabrikan YIYUN tech. Karena kontroller brushed DC dengan pabrikan inilah yang paling banyak umum dijumpai di lapangan. Selain itu peluang sembuhnya untuk diservis cukup tinggi kontroller dari brand ini. Mari kita simak pembahasan wiring diagramnya.




1.    Block power mosfet, MBR dioda dan Motor.

Penjelasan:
Pada input B+ 24V hanya dicabang menjadi 4 cabang. Ke Motor +, Charger + ,  key lock + ,  dan sisanya untuk menerima bias dari MBR dioda dan distabilkan oleh capasitor.

Keterangan:
1. kapasitor 50V 470uF
2. Mosfet
3. MBR dioda
4. Shunt resistor


  
wiring kelistrikan power utama mosfet, MBR dan motor.


2.    Block power suplay 15V dan 5V

Key lock atau power lock adalah kunci dari ON-OFF nya kontroller ini. Suplay key lock memiliki nilai B+ dan akan mensuplay ke beberapa titik: bateray indicator, suplay lampu rem, bahkan juga untuk exteded power.
Suplay 15V dan 5V sendiri cukup mudah. Hanya dengan IC regulator 7515 dan 7805 saja.

keterangan:

1. DIODA pengaman 5V
2. kapasitor 50V 47uF
4. IC regulator 7815
5. IC regulator 7805
6. Resistor 10K
7. dobel resistor 15K



Skema jalur diagram


3.    Skema Gate mosfet

Gate mosfet kontroller ini cukup sederhana sekali. Hanya menggunakan 2 buah transistor. 1 transistor untuk mensuplay gate ON, sedangkan 1 lainnya untuk pembuang bias saat gate off. Sistem ini bisa kita katakan kurang sempurna dalam PWM, jadi tak heran banyak kontroller brushed DC mengalami kerusakan mosfet.

Skema dobel transistor PNP dan NPN untuk drive mosfet.


4.    Cara kerja di Sistem input throttle signal dan brake signal

Input throttle disini diolah langsung oleh IC LM339, dengan berbasis comparator pembandung tegangan saja, sangat sederhana.
Sedangkan untuk input brake benar-benar tidak ada kaitannya dengan IC utama. Cukup dengan menshotkan dengan ground kabel signal data throttle maka dinamo sudah off. Dan untuk menghidupkan lampu rem cukup hanya menghubungkan kabel lampu rem dengan ground. Kelemahan sistem ini adalah jika dioda short rusak maka sudah otomatis handle gas akan mengalami kerusakan. Bahkan juga micro IC komparator terkena imbasnya. 




Skema handle gas dan sistem rem


5.    Block IC komparator LM339-OMP


Ini adalah inti poin dari kontroller brushed DC. Basis cara kerjanya adalah komparator tegangan dengan IC LM339. Jika Vin - lebih kecil dari Vin + maka V out akan bernilai mendekati 5V. Begitupula sebaliknya, jika Vin - lebih besar daripada Vin + maka pada Vout akan bernilai mendekati 0V. IC LM339 dalam kontroller kontroller ini adalah jenis Quad comparator. Dimana ke 4 fitur komparator digunakan untuk.

kode urutan kaki.

jalur tiap kaki IC LM 339

posisi IC LM 339 pada board kontroller.

 4 fitur komparator digunakan untuk.

Ø  Mendeteksi upper voltage error.
Ø  Mendeteksi under voltage error.
Sistem pengaman under voltage error dan upper voltage error hanya sebatas data olahan saja. Tidak mematikan micro dan rangkaian lainnya. Jadi ketika terjadi voltage yang berlebih pada kontroller maka wajar saja jika IC regulator akan rusak seketika. Dan ketika terjadi polaritas terbalik wajar saja jika kapasitor akan langsung rusak. Karena sistem pengaman pada kontroller kelas brushed DC memang tidak sebagus BLDC.
Ø  Mengkonversi input besaran signal handle gas, menjadi sebuat besaran tegangan pada input drive mosfet. Di dalam rangkaian kontroller ini tidak ditemukan PWM mosfet secara frekuensi. Cukup wajar jika kontroller model ini bisa memutar dinamo jenis series wound.
Ø  Sebagai sensing current. Mengolah data dari sensor amper yang masuk, bertujuan untuk membatasi arus pada motor.



SEMOGA BERMANFAAT




Kamis, 03 Agustus 2017

TIPS AGAR BATERAI LITHIUM ANDA AWET


TIPS AGAR BATERAI LITHIUM ANDA AWET


Baterai lithium seperti yang kita ketahui memiliki harga yang tidak ringan di kantong. Sangat tidak enak jika baterai yang sudah dibeli dengan harga tinggi lalu memiliki keawetan yang rendah. Selain dari faktor kualitas baterai itu sendiri, keawetan juga terletak pada user penggunanya juga. Berikut adalah yang perlu kita perhatikan agar baterai lithium terjaga keawetannya. Ulasan berikut adalah bersumber dari salah satu suhu master Baterai, Pak Junardi Harsono dari Jakarta.



1.    Perhatikan batas maximal output ampere sesaat dan continue dari BMS anda, jangan dipaksa melebihi batas ambang karna memperpendek umur BMS dan cell battery anda.


Sebagai contoh Lithium 48V 20A maximal digunakan untuk motor BLDC dan controller 48V 500Watt dalam bentuk motor bike. Atau 800W jika dalam bentuk ebike. Versi ebike adalah sepeda kayuh listrik dan versi motorbike adalah motor listrik. Berikut adalah tabel batas ambang atas pada BMS dan kemampuan daya maksimum motor yang dianjurkan.



Ø  BMS 15A = 250W - 350W
Ø  BMS 20A = 500-800W
Ø  BMS 30A = 1000W
Ø  BMS 50A = 1500W-2000W

motorbike = Sepeda motor listrik

ebike = sepeda kayuh listrik



2.    Diamkan dahulu 1 jam setelah pemakaian sebelum di charge kembali (cold charging)

3.    Diamkan dahulu 1 jam setelah charge sebelum dipakai kembali (cold discharge)


cold charge and discharger


4.    Usahakan pemakaian continue ampere secara maximal hanya 70% dari kapasitas total Ah. = 0.7C


Poin ke 4 ini cukup mudah dipahami. Misal contoh kita memiliki baterai kapasitas 12Ah, maka dalam pemakaian kontinyu kita setidaknya hanya memakai 70% dari 12A yaitu sekitar 7A. Ingat Ah (amperhour) dengan A (amperage) beda lho ya. Ah adalah satuan kapasitas baterai sedangkan A adalah satuan amper yang mengalir pada saat berlangsung. Jadi baterai 12Ah belum tentu A yang mengalir adalah 12A, karena A mengalir sesuai kebutuhan beban. Jika kita jalan pelan-pelan mungkin A tidak sampai 5A, namun kita jika ngebut maka A bisa lebih dari 15A, atau bahkan akan mentok sesuai batas kemampuan BMS atau kontroller.



Lalu yang berikutnya, angka aman pemakaian lithium memang 1C, meski pabrik dan datasheet mengatakan bisa 3C atau 5C, bahkan 10C. yang cukup kita yakini 1C saja.. ini akan lebih aman..

5.    Sesekali menarik gas dalam dalam diperbolehkan namun bila sering melakukannya maka BMS akan cepat rusak karna mengeluarkan output maximal.


Alasannya adalah, akselerasi mendadak memang membutuhkan energy lebih besar daripada saat top speed. Hasil uji dengan WH meter pada sepeda motor TREKKO FLASH ketika melaju top speed 50km/jam membutuhkan amper sebesar 25A, namun ketika akselerasi mendadak dari berhenti membutuhkan amper 30A. Hal ini juga korelasi singkron dengan hasil uji pada ebike 1000W. Saat top speed 63km/jam membutuhkan amper sebesar 30A, namun saat akselerasi mendadak dari berhenti membutuhkan amper sebesar 45A. Sudah terlihat bukan bahwa saat membuka gas pol saat awalan memang lebih boros/membutuhkan tenaga? 


akselerasi mendadak membutuhkan Amper lebih besar daripada saat top speed.


6.    Perhatikan factor suhu sekitar anda, 

hal ini lebih diperhatikan lagi kepada user yang menggunakan casing handmade buatan sendiri, atau yang tanpa casing, atau casing dengan bahan mika/Plastik (seperti model frog). kalau casing model alumunium lebih bagus kemampuan menangkal radiasi panas eksternal  



7.    Perhatikan beban penumpang dan barang yg akan dibawa oleh kendaraan listrik anda, 

beban maximal 150Kg lebih dari itu kinerja BMS akan berat sekali dan membuat BMS akan cut off dan cell cell battery lithium juga akan terkena impact buruk sehingga BMS dan beberapa cell battery akan mudah rusak.


Ø  misal bentuk Ebike bobot sepeda saja cocoknya < 30kg. Dengan penumpang 1 orang.
Ø  misal bentuk Motorbike bobot molis saja cocoknya <90kg, dengan beban maksimal 2 orang boncengan.
Ø  misal bentuk gokart / rickshaw beban kendaraan saja <180kg, jika misal bobot berlebih dan jumlah motor lebih dari 1 , maka alangkah baiknya jumlah kapasitas baterai dan spesifiasi BMS menyesuaikan.

8.    Pastikan battery lithium anda memiliki sirkulasi pendinginan yang sempurna dan baik namun tetap aman dari resiko terkena air/lembab.


kendaraan listrik yang bagus adalah yang dapat dipakai normal saat hujan

9.    Usahakan posisi battery lithium anda steady, aman dan tidak terlalu banyak guncangan karna akan merusak sambungan sambungan solder/ikatan/contactor yg mana bila lepas maka battery lithium anda akan gagal berfungsi.



10. Perhatikan karakter dari masing masing cell battery yg digunakan, battery lithium memiliki karakter yang berbeda-beda. Misal untuk LAPTOP, POWER BANK, UPS, dan Electric Vehicle.


Poin ini memang agak sulit kita pahami khususnya bagi masyarakat awam. Maka dari itulah pembelajaran sebelum membeli baterai dilakukan. Pastikan baterai yang kita beli memiliki datasheet yang benar, spesifikasi yang benar, kualitas terjamin, dan layanan garansi. Dengan kita tau betul karakter baterai yang akan dibeli maka kelak dalam pemakaian akan nyaman dan bermanfaat.

pahami dan teliti sebelum membeli


11. BMS sangat mudah rusak karna factor over current supply, sering cut off dan cell battery yg tidak mumpuni/tidak kuat juga karna factor over heat/cuaca panas.


12. Jangan pernah menggunakan cell battery lithium tanpa menggunakan BMS karna walaupun torsi tenaga daya besar luar biasa yg dapat diperoleh, namun saat charging akan memperoleh resiko meledak yg juga jauh lebih cepat dan besar.


13. Lebih baik sedikit sedikit melakukan charging, daripada sekali charging langsung lama atau di full kan mentok langsung ful banget.


Alasannya adalah: jika melakukan cas dari baterai kosong hingga full, maka durasi charging akan lama, durasi yg lama ini akan menyebabkan tingkat panas yang tinggi.

Yang kedua, user dengan tipe ini cendurung ketika melakukan charging selalu belum merasa puas jika belum full total. Potensi over-charging lebih besar pada tipe user ini. Kelemaham user yang tipe ini adalah pasti sering mengalami kehabisan baterai di tengah jalan. kelemahan yang ke 2 adalah user ini adalah potensi meninggalkan baterai molis/selis dalam kondisi kosong kapasitas (lupa nge-cas).

Namun beda cerita kalau yang sedikit dikit charging, baru dipakae sebentar keliling komplek, Cuma untuk ke warung, baterai sisa 40% lalu cas sebentar pula, 30 menit cas , baterai jadi terisi meski tidak 100%. Lalu dipakai jalan2 lagi lalu di cas sebentar lagi. Proses charging yang sebentar cederung lebih adem. User dengan gaya pemakaian seperti ini cenderung tidak akan mengalami yang namanya kehabisan baterai, dan juga tidak akan mengalami yg namanya overcharging.  
Ingat, yang dimaksud lifecycle bukan jumlah charging!. 600X lifecycle bukan berarti 600X charging, namun yang dimaksud adalah 600X dari kapasitas full dipakai hingga habis. – full – habis – full – habis.

SEMOGA BERMANFAAT